WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )

WANITA BERCADAR ( ISTRI DAN IBU TERBAIK )
66


__ADS_3

Reyhan akan mulai rapat bersama Riko dan yang lainnya.


Reyhan bingung karna satu kursi gak ada orangnya.


"Vanessa kemana?" tanya Reyhan pada Riko yang baru mulai duduk.


"Vanessa mengundurkan diri hari ini, tadi saya lupa bilang," ucap Riko


"Kenapa?" tanya Reyhan


"Dia menjalani program bayi tabung, dan alhamdulillah berhasil, karna sudah 8 tahun dia menikah dan ini pertama kalinya hamil jadinya dia mengundurkan diri untuk jaga kesehatan," ucap Riko


Reyhan langsung memikirkan sesuatu.


"Ya sudah, sekarang mulai rapatnya," ucap Reyhan setelah berfikir.


 


Di rumah sebelah, Riana sedang melamun di teras rumah.


Selama ini aku tidak pernah mencintai Mas Dion, sehingga aku tidak melayaninya dengan baik, mungkin semua perlakuan kasarnya selama ini di mulai dari diriku sendiri batin Riana


Annisa yang baru keluar dari tokonya melihat ke arah Riana yang melamun.


Annisa dan Reyhan menikah juga karna perjodohan, tapi hidup mereka sangat baik karna mereka belajar untuk saling mencintai, kalau saja aku tidak tenggelam dalam masa lalu pasti aku juga bisa mencintai Mas Dion batin Riana


Annisa berjalan mendekat.

__ADS_1


"Kenapa?" tanya Annisa


Riana tersadar dari lamunannya dan langsung tersenyum ke arah Annisa yang sudah berdiri di depannya.


"Sebenarnya kemarin saya mendengar Nisa meminta Reyhan berpoligami, apakah Nisa siap dipoligami?" ucap Riana


"Sebenarnya tidak, Nisa bukan wanita sempurna yang tidak akan merasa iri jika Mas Reyhan bersama yang lainnya, pernah waktu itu Nisa liat kalian bersama di minimarket, hati Nisa sakit dan sedih tapi setelah Mas Reyhan jelasin sudah gak lagi," ucap Annisa


"Setelah melihat keadaan Mbak Riana sekarang, sepertinya Nisa siap jika Mas Reyhan menikah lagi dengan Mbak Riana, tapi Mas Reyhan menolak," tambah Annisa


"Saya juga gak ingin jadi istri kedua, karna saya juga masih punya sifat iri, jadi tolong jangan memaksa Reyhan buat menikah lagi," ucap Riana sambil tersenyum tipis di depan Annisa


Walaupun hingga sekarang aku masih gak bisa melupakan kisah kami dulu, tapi bukan berarti aku mau jadi orang ketiga di rumah tangga kalian yang manis ini batin Riana


"Kamu beruntung punya suami seperti Reyhan, suatu saat semoga saat saya menikah lagi, saya juga punya keluarga seperti kalian," ucap Riana agak sedih


"Maaf ya waktu itu bukan sengaja menguping, tapi pas ambil barang yang kelupaan gak sengaja dengar," kata Riana


"Iya gak apa,"


*


 


Keesokan harinya, Annisa bangun tidur dan langsung mencium pipi Reyhan.


Reyhan ikut terbangun dan langsung tersenyum ke arah Annisa.

__ADS_1


Reyhan menghadap ke arah Annisa sambil membelai rambut Annisa.


 "Ayo mandi bersama," ucap Reyhan


Annisa kaget mendengarnya.


"Bukankah mandi bersama pasangan pahalanya sangat besar, kita sudah lama menikah tapi belum pernah mandi bersama," ucap Reyhan sambil tangannya mulai membelai wajah Annisa


Annisa mengangguk dan langsung bangkit.


"Ummi siapin handuk dulu, Abi mau mandi air panas?" tanya Annisa


"Gak usah," jawab Reyhan yang ikut bangkit dari tidurnya.


Annisa dan Reyhan masuk ke kamar mandi.


Padahal sudah lama menikah tapi karna ini pertama kalinya mandi bersama jadinya grogi batin Annisa


Reyhan melihat Annisa yang mulai grogi dengan mengepalkan tangannya.


"Ummi ini hanya mandi bersama, jangan grogi," ucap Reyhan


Annisa hanya mengangguk.


Mereka pun mulai mandi, setelah selesai Annisa membantu mengeringkan rambut Reyhan.


Reyhan terus tersenyum ke arah Annisa.

__ADS_1


__ADS_2