9 Permintaan Cinta

9 Permintaan Cinta
epilog


__ADS_3

rintik hujan semakin deras, angin pun mulai riuh. bahkan gubuk kecil ini seakan tidak kuat lagi menahan terpaan badai yang semakin mengamuk. baju yang basah malah membuat hawa dingin semakin menusuk. gadis itu terus meringkuk di sudut gubuk, menahan setiap sentuhan angin yang menusuk-nusuk tubuhnya, bahkan rintik hujan pun mulai mengejarnya hingga perlahan bajunya semakin basah.


di dalam gubuk pun tak lagi menjadi jaminan untuknya agar terlindungi dari derasnya badai. gadis itu semakin mengeratkan pelukannya pada kedua kakinya, berharap rasa sakit itu segera berakhir.


"Zia apa kamu baik-baik saja"


pria itu masih berusaha mencari orang lewat disana berharap akan ada yang menolong mereka, namun disela itu ia menunggu jawaban dari Zia yang tak kunjung ia dapatkan.


"Zia?"


pria itu berbalik dan mendapati gadis bernama Zia itu tengah meringkuk kesakitan


ada apa dengannya?


pria itu mendekatinya


"Zia? Apa kamu sakit?"


masih tidak ada jawaban

__ADS_1


"Zia ada apa, apa kamu sakit?"


kali ini pria itu memegang kedua bahu Zia.


darah?


"astaga Zia tangan kamu berdarah?"


kali ini Zia mengangkat kepalanya dan melihat pria itu dengan lesu sebelum ia jatuh lunglai dalam pelukan pria itu.


Saya harus bagaimana? Ah tidak ada jalan lain. 


"Zia kuatlah"


Pria itu merobek bajunya dan membalut lengan Zia yang luka, dia terlihat begitu kesakitan dan lemah.


"Zia kamu itu dokter, jadi kamu harus kuat, hmm"


Hanya dibalas dengan ringisan Zia. Dia terlihat semakin pucat, pria itu sangat khawatir kepada Zia saat ini. Dia bahkan berfikir untuk menggendong Zia dan segera mencari dokter, tapi badai ini terlalu kuat untuk di taklukkan. Dia hanya menatap Zia dengan frustasi.

__ADS_1


"Maaf ya zi"


Pria itu menarik Zia kedalam pelukannya, berharap Zia bisa lebih hangat dalam pelukannya tanpa dia sadari bahkan dia sendiripun tengah kedinginan saat ini.


Tak selang lama tiba-tiba


"Hei apa yang kalian lakukan.......!!!!!???"


mereka tidak menyangka kejadian hari itu merubah segalanya.


bukan hanya merubah status bahkan hati.


kehidupan rumah tangga ternyata lebih sulit jika melibatkan hati di dalam nya. bahkan yang sudah di sadari masih saja terasa menyakitkan bila dihadapi. raziq dengan cintanya tidak mampu menyadari itu menjadi luka untuk Zia bahkan juga keluarganya. kapan cinta berpaling tidak ada yang tau. kisah masa lalu selalu mengikatnya dan membuat hatinya tidak mampu untuk jujur.


Zia dengan kepolosannya membuatnya bucin tingkat dewa. dia yang terikat dengan raziq dari lahir hingga dewasa dan mungkin hingga ke surga. niat tulusnya tidak pernah terbaca dan hidupnya tidak ada yang tau selain maira sahabatnya, sahabat baiknya.


semuanya berjalan baik-baik saja bagi mereka berdua. mereka hidup dengan perjanjian selama pernikahan itu. hingga kehadiran pacar raziq sedikit mengusik kenyamanan Zia. dan tiket bulan madu yang diberikan ummi memberikan cerita yang berbeda di kehidupan keduanya. kejadian itu mulai melibatkan rasa. hingga akhirnya status pernikahan mereka yang terbongkar membuat semuanya porak poranda, tentu saja pacar raziq murka dan membuat raziq harus memilih. memilih terdengar begitu mudah tapi cukup menyakitkan untuk raziq.


***************

__ADS_1


aku cuma mau berbagi fantasi dengan kalian semua. semoga cerita ini bis diterima dengan baik.


__ADS_2