
Hari ini hari pertama Santi masuk sekolah Tsanawiyah. Seperti biasa Santi berangkat ke sekolah pagi-pagi, tapi kali ini dia naik angkot karena sekolahnya cukup jauh dari rumahnya. Dengan penuh semangat, walaupun agak sedikit gugup dan gak pede dia melangkahkan kakinya menuju gerbang sekolah. Setibanya di gerbang sekolah MTs YLPI, dengan muka gembira Santi melangkah masuk ke dalam sekolahnya yang baru. “Mudah-mudahan hari pertama di sekolah tidak ada temen yang jail,” kata Santi dalam hati.
“Bismillahirrahmanirrahiim...!” ucap Santi lagi.
Santi Rosalia Kuswandi adalah anak dari pasangan Pak Kuswandi dan Bu Eka Miasih. Santi merupakan anak ke 5 dari lima bersaudara, artinya Santi anak bungsu. Santi itu pribadi yang cukup ceria di rumah, tapi ketika di tempat baru dia akan jadi pemalu dan pendiam. Santi anak cewek satu-satunya di keluarga itu, makanya dia agak sedikit manja, karena semua kakaknya dan kedua orang tuanya selalu memanjakannya. Walaupun Santi itu anak yang selalu dimanja, bukan berarti dia tidak punya kemampuan prestasi di sekolah. Bapaknya Santi Pak Kuswandi selalu menerapkan disiplin untuk urusan belajar. Jadi untuk urusan di sekolah Santi bisa bersaing dengan teman-temannya dengan baik. Ketika dia di Sekolah Dasar, Santi termasuk siswi yang berprestasi, dan selalu mendapatkan nilai yang lumayan bagus. Santi itu mempunyai hobi menari, jadi setiap pentas akhir tahun di sekolahnya, hampir dipastikan dia selalu tampil di panggung untuk memperlihatkan kemampuan menarinya.
Sambil melangkah ke area sekolahnya yang baru, Santi melihat sekelilingnya siapa tau di sekolah barunya itu Santi ketemu dengan teman SD nya. “Aahh, tidak ada yang aku kenal nih, mungkin belum ketemu kali, mudah-mudahanan aja nanti ketemu jadi aku ada teman yang kenal!” gumam Santi.
“Di sekolah Tsanawiyah kira-kira banyak yang pintar-pintar tidak ya...?” Santi ngomong sendiri. “Mudah-mudahan saja aku bisa menyesuaikan dengan cepat di sekolah yang baru ini,”...ucapnya lagi. Santi pun berbaur dengan murid-murid yang lain, walaupun mereka semua belum saling kenal.
__ADS_1
...# # #...
Di tempat lain Jaswari juga mau berangkat sekolah, dia juga sama akan masuk Tsanawiyah. Masuk ke MTs YLPI adalah pilihannya sendiri, jadi ketika dia bisa diterima di Tsanawiyah ini adalah hal yang sangat menggembirakan. Jaswari berangkat sekolah di hari pertama, bareng sama tetangganya yang bernama Sugeng. Kebetulan Sugeng juga sekolah di sana. Mereka berdua berangkat ke sekolah naik angkot. Karena rumah mereka berdua dengan sekolah Tsanawiyah lumayan jauh.
Jaswari Saputra Jakanudin adalah anak dari pasangan Pak Jakanudin dan Bu Hindun. Jaswari ini adalah anak tunggal dari keluarga tersebut. Mungkin karena Jaswari anak tunggal, jadi Jaswari orangnya sedikit pemalu dan pendiam. Ketika berkumpul bersama keluarganya juga dia jarang berbicara banyak. Walaupun dia pendiam, Jaswari orangnya baik kok, penurut dan penyayang terutama kepada keluarganya.
Begitupun dengan Sugeng, tidak beda jauh dengan sifat Jaswari, dia juga orangnya pemalu. Nama lengkapnya Sugeng Dwi Purnama, dia anak kedua dari tiga bersaudara. Dilahirkan di lingkungan keluarga yang sederhana. Sugeng masuk ke MTs YLPI ini adalah kemauannya sendiri, sama seperti Jaswari. Mereka memutuskan berangkat bersama supaya nanti disekolah, bisa ada teman ngobrol.
Akhirnya mereka berdua pun naik angkot, "Gimana nih Jas hari pertama masuk sekolah, aku mah deg-degan nih tapi seneng banget sih." kata Sugeng di dalam angkot. "Sama Geng aku juga deg-degan, tapi kan kita berangkat berdua jadi berkurang sih dikit," jelas Jaswari. "Iya kamu betul Jas, untung kamu daftar ke sini jadi aku ada temannya," jawab Sugeng sambil tersenyum. Dan tak lama kemudian angkot yang dinaiki mereka sudah sampai di depan sekolah. Lalu mereka pun turun dan langsung menuju ke gerbang sekolah. Di sekolah Tsanawiyah sudah ramai sekali dengan siswa-siswi baru, mereka juga baru datang termasuk Santi. Ketika itu Santi dan Jaswari juga Sugeng belum kenal satu sama lain. Mereka bertiga sama-sama siswa baru di Mts YLPI. Dan Santi maupun Jaswari tidak tau kalau nantinya mereka berdua akan menjadi teman sekelas.
__ADS_1
Suasana sekolah di hari pertama sangat riuh sekali. Para siswa baru, ada yang diantar sama orang tuanya, ada juga yang berangkat sendiri. Ketika terdengar bunyi bel, siswa-siswi baru berkumpul dan berbaris di lapangan. Di hari pertama masuk sekolah para siswa baru, dapat pengarahan dari Bapak Kepala Sekolah. Saat itu Bapak Kepala Sekolah memberitahukan bahwa kegiatan Pesantren Kilat atau sanlat akan berlangsung satu Minggu ke depan. "Assalamualaikum anak-anakku semuanya," sapa Pak Sukma Kepala Sekolah MTs YLPI. "Waalaikumussalam Paaak.." jawab siswa-siswi serempak. "Selamat datang di MTs YLPI yaa....semoga kalian semua bisa belajar dengan baik dan semangat." tutur Pak Sukma. "Seperti sekolah pada umumnya, kegiatan untuk anak-anak yang baru masuk, akan diadakan Pesantren Kilat selama satu Minggu. Semoga kalian bisa mengikutinya dengan baik yaa!!" jelas Pak Sukma panjang lebar. "Baik Pak." suara anak-anak dengan kompak menjawab penjelasan Pak Sukma. "Baik, setelah ini akan ada pengumuman pembagian kelas, jadi kalian dengarkan dengan baik yaa!!" tutur Pak Sukma lagi. "Iyaaa Paaak." jawab siswa-siswi semua dengan semangat.
Semua siswa-siswi yang berada di lapangan sangat senang, karena mereka semua bisa masuk dan menjadi siswa di MTs YLPI. Setelah itu salah satu Guru maju ke tengah lapangan mengumumkan pembagian kelas bagi para siswa baru dan siswa lama. Dan semua siswa MTs YLPI pun menuju ke kelasnya masing-masing setelah mendengar pengumuman yang diumumkan Pak Usman. Pak Usman ini adalah Guru yang tadi menyampaikan pengumuman di lapangan dan dia Guru Matematika.
Santi pun masuk ke kelasnya, dia dapat kelas paling pojok yaitu kelas 1A. Begitupun dengan Jaswari dan Sugeng, mereka menuju ke kelas mereka. Ternyata Jaswari dapat kelas 1A juga, sekelas dengan Santi. Tapi sayang Sugeng gak sekelas dengan Jaswari, dia dapat kelas 1 B jadi mereka berpisah ketika masuk kelas. Untungnya kelas Jaswari dan Sugeng bersebelahan, jadi nanti kalau istirahat masih bisa main dan ketemu. "Yaah Jas, kita gak sekelas nih," keluh Sugeng. "Ya nih kita gak sekelas, tapi gak apa-apa kan masih bisa ketemu pas istirahat Geng," jelas Jaswari. "Ouh iya juga ya, ya udah nanti jangan lupa istirahat ketemu di depan kelas ya!!" tutur Sugeng. "Oke nanti kita ketemu pas istirahat di depan kelas kamu ya, nanti aku ke kelas kamu," jawab Jaswari. "Oke siap Jas, aku tunggu ya pas istirahat, ya udah aku ke kelas dulu ya," kata Sugeng sambil menuju ke kelasnya. "Siip deh, aku juga mau ke kelas, daah," Jaswari sedikit berteriak sambil mengacungkan jempolnya ke arah Sugeng.
Ketika Jaswari masuk kelas, Santi udah berada di dalam kelas. Santi duduk dengan teman barunya, yang baru Santi kenal pas tadi berbaris di lapangan. "Alhamdulillah aku dapat kelas 1 A, tapi kayaknya gak ada yang kenal nih, gak apa-apa deh nanti juga dapat teman baru dan mudah-mudahan aku bisa beradaptasi dengan cepat," lirih Santi yang udah duduk di kursi paling depan.
semoga kalian suka karyaku ini.
__ADS_1
sampai ketemu lagi di episode selanjutnya.
bersambung......