Akhir Cinta Pertamaku

Akhir Cinta Pertamaku
5. Main ke Rumah Jaswari


__ADS_3

Hari ini seperti biasanya kelas rame banget, karena sudah semuanya datang ke sekolah. Begitupun dengan Santi, dia lagi duduk dibangkunya, sedang Tila tadi pamit ke Santi mau ke asrama sebentar soalnya ada buku Tila yang tertinggal. Ketika Santi sedang asyik membaca buku, Budi datang menghampirinya.


“San, nanti pulang sekolah ada acara gak?” tanya Budi. “Kenapa nanya begitu Bud, kayaknya sih gak ada tuh” jawab Santi. “Bagus kalau begitu, hari ini kita main ke rumah Jaswari yuk sama yang lain..kita kan belum pernah ke rumah dia, gimana kamu mau gak San..” kata Budi menjelaskan. “Emang siapa saja yang ikut ke sana Bud?” Santi merespon ajakan Budi. “Adalah banyak, temen-temen sekelas pastinya..” Budi antusias menjawabnya. “Tapi yang cewek juga ada kan yang ikutan Bud, nanti kalau aku ikut sendirian ceweknya mah.. gak mau aaahh, malu tau” jelas Santi. “Ada kok ceweknya, tenang saja...Nurul, Laras, Tini pada ikut kok, tuuh tanya saja sama orangnya” Budi menjelaskan sambil menunjuk teman-teman yang mau ikut ke rumah Jaswari. “Iya San, ikut saja yuk, nanti kita seru-seruan di sana..” seru Nurul, Laras dan Tini menjawab kompak. “Oke deh aku ikut sama kalian ke rumah Jaswari” kata Santi sambil tersenyum manis. “Nah begitu dooong...” jawab mereka hampir berbarengan. “Sip deh, pasti seru nih...!!” kata Budi tersenyum lega.


Bel masuk berbunyi, anak-anak langsung duduk di tempat duduknya masing-masing. Begitupun Jaswari dan Budi, mereka duduk hampir berbarengan. “Jas, hari ini aku dan teman-teman mau main ke rumahmu bolehkan..?” tanya Budi. “Tentu bolehlah, aku seneng kalian mau main ke rumahku..!” ucap Jaswari sumringah. “Emangnya siapa aja yang mau ikut ke rumahku..?” tanya Jaswari. “Ada..sekitar 6 atau 7 oranglah..gak apa-apakan..?” kata Budi. “Ouh...iya gak apa-apa, malah seru kalau banyak yang ikut mah..” ucap Jaswari senang. “Nanti juga kamu tau siapa aja yang ikut ke rumahmu pas pulang sekolah..” ucap Budi bikin penasaran Jaswari. “Hehehee...kamu bisa aja Bud, pake main tebak-tebakan segala..” Jaswari tertawa mendengar perkataan Budi.


Jaswari dan Budi menyudahi obrolan mereka, karena Pak Guru sudah masuk kelas. Hati ini pelajaran pertama adalah pelajaran Fisika, gurunya adalah Pak Targanda. Anak-anak pun menyiapkan buku pelajarannya, Pak Targanda pun menyuruh membuka buku paket Bab 2 dan pelajaran pun dimulai.

__ADS_1


Pelajaran hari ini pun berjalan lancar sampai pelajaran terakhir. Hari ini pelajaran terakhir adalah Quran hadits, Gurunya adalah Pak Jaji. Pelajaran Quran Hadits hari ini membahas Ayat Al-Baqarah 3 ayat terakhir. Akhirnya bel pulang sekolah berbunyi. Sebelum pulang Pak Jaji memberikan PR pada anak-anak, untuk menghafal Surat Al-Baqoroh yang tadi dibahas, dan dipertemuan selanjutnya dibaca di depan kelas satu-satu maju ke depan. "Ingat ya jangan sampai lupa menghafal nya, sebab nanti kalau yang tidak hafal akan Bapak hukum!!" tutur Pak Jaji kepada semua anak kelas 1 A. "Baik Pak, akan kami hafal ayatnya." jawab anak-anak serempak. "Oke, sekarang kalian boleh pulang, jangan lupa baca doa dulu, ayo ketua kelas pimpin doanya!" ujar Pak Jaji kepada anak-anak. "Baik Pak, ayo teman-teman kita berdoa dulu, berdoa mulai!" pimpin Budi. Anak-anak pun segera merapihkan tas dan baca doa pulang.


Terlihat Santi masih ada di kelas sedang ngobrol sama Nurul. Karena hari ini rencananya Santi dan Nurul juga teman-teman yang lain mau ke rumah Jaswari, jadi Santi pastinya gak pulang ke rumah. Dia dan Nurul pun beranjak keluar kelas dan berdiri didepan kelas menunggu yang lain. “San, kamu jadi kan ikut ke rumah Jaswari..?” tanya Nurul. “Iya, kan tadi dah bilang..” ucap Santi. “Oke, kirain gak jadi, kata Budi kita semua ngumpul dulu disini biar tau siapa aja yang jadi ikut..” kata Nurul menjelaskan. “Nah ini dia orangnya yang ditungguin baru nongol,” Nurul langsung nunjuk Budi yang baru datang. “Heheee sorry lama tadi abis dari toilet kebelet soalnya,” cerocos Budi sambil cengir. Anak-anak yang mau ikut ke rumah Jaswari pun udah berkumpul di depan kelas. Setelah memastikan siapa saja yang jadi ikut kesana, mereka pun berangkat ke rumah Jaswari naik angkot rame-rame. Jaswari sama Sugeng tadi dah jalan duluan ke jalan raya, mereka berdua menunggu disana. Walaupun Sugeng gak sekelas dengan Jaswari tapi mereka berdua selalu berangkat dan pulang sama-sama.


Budi dan yang lainnya, termasuk Santi udah bersama Jaswari dan Sugeng di pinggir jalan. Mereka pun menyetop angkot yang kosong dan naik dalam satu angkot. Jaswari diam-diam melihat ke arah Santi, dia senang karena Santi hari ini ikut ke rumahnya. "Hehehe ternyata dia ikut juga," Jaswari bicara dalam hati. "Jangan diliatin terus, gak bakal ilang kok Santinya," goda Budi yang gak sengaja melihat Jaswari dari tadi memperhatikan Santi. "Aah kamu Bud, bisa aja, gak kok aku gak liatin Santi," elak Jaswari. "Liatin juga gak apa-apa Jas gak ada yang larang, berarti aku gak sia-sia dong ngajak Santi untuk ikut," jelas Budi. "Ouh jadi kamu yang ngajak Santi ya, makasih ya Bud," Jaswari pun tersenyum senang.


Setibanya di rumah Jaswari, “Assalamualaikum...” ucap Jaswari dan yang lain nya bersamaan. “Waalaikumussalam, “ jawab Bu Hindun, Ibunya Jaswari yang muncul dari dalam rumah. “Wah ada teman-temanmu ya Jas, kok gak bilang ama mamah sih kalau mau pada main kesini,” sapa Ibu Jaswari kepada Jaswari dan yang lainnya. “Iya Bu, maaf nih gak bilang-bilang, tadi ngedadak soalnya rencana kesininya,” jawab Budi sopan. “Heheee ya udah ayo masuk masa mau diluar terus,” kata Bu Hindun. mereka pun masuk setelah dipersilahkan oleh Ibunya Jaswari. Ibu nya Jaswari namanya Bu Hindun, beliau itu orangnya baik dan ramah banget. Orangnya cantik dan terlihat masih muda, bila ngobrol sama beliau kayaknya enak deh, sangat menyenangkan orangnya.

__ADS_1


Setelah semuanya masuk dan duduk, Bu Hindun pergi ke dapur untuk mengambil minuman dan cemilan kue untuk mereka semua. Tanpa ada yang menyadari, Jaswari langsung kabur ke kamarnya buat ganti baju. Tapi itu sih alasan Jaswari saja, karena ganti baju bisa nanti. Alasan utamanya Jaswari langsung ke kamar, karena dia sedikit gugup karena Santi ada di rumahnya. Sambil menetralkan jantungnya, Jaswari mengambil baju dalam lemari, dan mengganti baju seragamnya dengan baju santai.


“Ada yang kurang sepertinya yah, tapi apa ya....oooh Jaswari gak ada, kemana yah kok tidak terlihat dari tadi,” Santi berbicara sendiri dalan hatinya, sambil tengok kanan kiri mencari-cari, siapa tahu dia melihat Jaswari. “Nggak di sekolah gak di rumah, sama aja tuh anak ngilang mulu, apa gara-gara ada aku ya, ck San jangan GR kamu,” Santi bergumam lagi. Usaha Santi tidak berhasil yang dicari tidak terlihat.


Tak lama Bu Hindun pun terlihat dari arah dapur membawa makanan dan minuman untuk mereka semua. Dan meletakkannya di atas meja, dan mempersilahkan mereka semua. "Ayo diminum dulu dan dicicipi kuenya, anggap aja rumah sendiri, ibu tinggal dulu ke dalam ya," ujar Bu Hindun. "Ya Bu, makasih udah ngerepotin, jadi enak nih dikasih kue," celetuk Budi dan langsung mengundang tawa teman-teman yang lainnya. Ketika Bu Hindun udah tak terlihat, tanpa basa basi mereka pun langsung menyerbu makanan tersebut. Hmmm....dasar anak-anak kalau ketemu begituan respon mereka pasti pada cepat deeh, heeheehee.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2