Akhir Cinta Pertamaku

Akhir Cinta Pertamaku
91. Di Krakatau Stell


__ADS_3

Santi dan Indri udah berada di dalam kamar mereka, dan dalam satu kamar itu ada 7 orang. Santi dan teman-temannya sedang merapikan barang bawaannya. Dan mereka mandi bergantian, karena menurut jadwal yang udah diberikan ketika tiba di hotel, mereka akan makan siang. Dan nanti makanannya diambil sendiri di tempat yang udah di kasih tau sebelumnya oleh Bu Erna.


“San, kamu udah mandi belum?” tanya Indri. “Udah Dri, baru saja selesai pakai baju nih,” terang Santi. “Ouh gitu, nanti kalau mau ngambil makan bareng sama aku ya, tungguin aku belum mandi soalnya ini abis ini giliran aku mandi,” saut Indri. “Iya Dri aku tungguin,” ucap Santi menganggukan kepala.


Gak lama Indri pun masuk ke kamar mandi, dan Santi menunggu dengan setia sambil duduk di kasur. “San, kamu udah ngambil makan belum?” tanya Meli yang baru saja selesai mandi. “Belum Mel, nanti aku bareng Indri saja, dia lagi noh, kalau kamu duluan saja gak apa-apa kok,” ucap Santi. “Ouh gitu oke deh kalau gitu aku duluan ya,” saut Meli. “Iya Mel...” jawab Santi.


# # #


Keesokan harinya....

__ADS_1


Di kamar Santi semua udah pada siap dan rapi memakai seragam sekolah, mereka mau pada menuju ke bis. Hari ini mereka akan menuju ke Krakatau Stell, untuk melihat dan belajar secara langsung bagaimana proses kerja di Krakatau Stell. Dan dari buku panduan PKL yang di berikan sekolah, kunjungannya tidak hanya ke Krakatau Stell tapi akan berkunjungan juga ke beberapa kawasan industri seperti ke Krakatau Wijatama dan Krakatau Medika,


dan masih ada beberapa lagi.


Setelah menempuh 30 menit perjalanan, sampai juga Santi dan rombongan PKL ke PT Krakatau Stell. Sebelum semua para siswa turun dari bis, para guru mengingatkan kembali supaya mereka di sana berlaku sopan dan tidak membuat gaduh. Para siswa pun berkumpul di depan gedung Krakatau Stell dan di sambut oleh staf yang ada di sana. Setelah penyambutan, barulah Santi dan teman-temannya masuk ke dalam gedung Krakatau Stell. "Dri, ternyata Krakatau Stell itu sangat besar dan luas ya," Santi terkesima dengan apa yang di lihatnya. "Iya betul San, sangat menakjubkan," saut Indri.


Santi dan teman-teman satu kelompoknya merapat berdekatan, mereka berbagi tugas mencatat yang perlu dicatat, supaya nanti bisa menjawab tuga yang telah diberikan oleh guru mereka. "Oke begini teman-teman, cewek-cewek mencatat poin 6 sampe 9 ya, dan para cowok mencatat poin 1 sampe 5, gimana setuju," usul Santi. "Setuju San...!!" jawab semuanya. "Oke selamat menyimak ya teman-teman semoga berhasil," ucap Santi memberi semangat kepada teman-temannya.


Sekarang jam menunjukkan jam 12 siang, Santi dan rombongan PKL sedang berada di Krakatau Tirta Industri. Dan itu kunjungan ke Krakatau Tirta ini adalah kunjungan terakhir. Setelah ini rombongan akan kembali ke hotel untuk istirahat dan makan siang. Santi dan teman-teman terlihat menuju ke arah bis, mereka semua akan menuju ke hotel untuk beristirahat. "Akhirnya kegiatan hari ini kelar juga ya San," celetuk Indri setelah duduk dalam bis. "Iya Dri, hari ini lumayan cape juga ya, keliling mengunjungi kawasan industri di sini," saut Santi. "Bener San, kalau kita hitung hari ini kita mengunjungi 6 kawasan industri dan tentu saja ini jari dari tadi gak berhenti mencatat untuk bahan diskusi dan tugas kita nanti di hotel," tutur Indri. "Hmm..iya Dri rasanya nyaman bener bisa duduk nyantai seperti ini," ucap Santi sambil senderan ke kursi.

__ADS_1


Santi dan rombongan udah sampai di depan hotel, dan mereka semua langsung berhamburan ke kamarnya masing-masing. Termasuk Santi dan Indri langsung menuju kamarnya, mereka berdua ingin cepat-cepat rebahan di kasur hehee. "Akhirnya sampai juga di kamar, uuhh senengnya," ucap Santi yang langsung tiduran di kasur. "Kamu ya San, bener-bener langsung nyium kasur, ayo kita mandi dulu biar seger terus nanti kalau udah sholat kita langsung ngambil makan siang," saut Indri. "Eh iya ya, nanti antri lagi ke kamar mandinya," ucap Santi. Pas Santi ngomong gitu penghuni kamar lainnya langsung pada dulu-duluan ke kamar mandi. Dan akhirnya Santi selalu mengalah, jadilah dia yang terakhir.


Ya karena Santi yang paling akhir masuk ke kamar mandi, dia baru akan mandi dan wudhu setelah menunggu setengah jam. Dan sekarang Santi udah selesai mandi dan baru menyelesaikan sholatnya. “San, kamu baru selesai sholat?” tanya Diah. “Iya nih, kan dari tadi penghuni kamar ini terus saja bilang aku dong duluan, akhirnya aku yang paling terakhir,” cicit Santi. “Tenang San, makanan kamu udah aku bawain kok,” celetuk Indri yang tiba-tiba muncul. “Wah asyik nh, makasih ya Dri, kamu tau saja aku udah laper, memang bisa dibawain sama teman sekamar makanannya Dri,” cerocos Santi. “Ya Allah San, ngomongnya udah kayak kereta api saja,” seloroh Diah. Santi hanya cengir saja.


“Ouh ya yang lain pada kemana, memang udah pada makan ya, kok gak keliatan?” tanya Santi beruntun. “Ck nanyanya borongan Bu,” ledek Indri. “Yang lain ada yang udah makan ada yang makan tapi mereka makannya di luar kamar San, biasa sambil ngerumpi hehee,” saut Siti. "Ouh pantesan gak keliatan di kamar, kita gak apa-apa kan makan di kamar Dri?" tanya Santi. "Ya San gak apa-apa, kita makannya di sini saja," jawab Indri.


Santi dan Indri udah selesai makan, dan masih terlihat di dalam kamar sedang santai rebahan. "San bentar lagi kita kan mau ke pantai Carita, kamu bawa baju ganti gak?" tanya Indri. "Gak Dri, aku nanti di sana gak main air ah males, jalan-jalan saja di pinggir pantai sama menikmati suasana pantai," saut Santi nyengir. "Kenapa memangnya gak main air San kan seru tau, kemarin saja pas ke pantai Anyer aku seru-seruan main air sama Diah," ucap Indri. "Gak kenapa-napa Dri, males saja nanti harus mandi dan antrii di kamar mandi," saut Santi. "Iya sih ya hehee harus antri mandi, ah tapi gak apa-apa San, kan gak sering kita ke sini, jadi aku mau puas-puasin main di pantai sama Diah, tadi aku udah janjian," tutur Indri.


"Ya udah sekarang kita siap-siap yuk San, udah mau jam 3 sore nih, nanti biar gak buru-buru," ucap Indri. "Eh iya ya gak kerasa udah mau jam 3 sore saja, ya udah aku mau siapin apa saja yang mau dibawa deh biar gak ada yang ketinggalan," saut Santi langsung berdiri. "Iya San, biasanya kan kalau buru-buru suka ada yang kelupaan dibawa," celetuk Indri. Santi pun menganggukkan kepala. Santi dan Indri pun langsung menyiapkan segala keperluan yang akan dibawa ke pantai Carita dengan semangat. Gak berapa lama teman sekamar yang lainnya pun pada berdatangan ke kamar untuk siap-siap pergi ke pantai Carita.

__ADS_1


Semoga kalian masih baca cerita Yasmine yach....maaf nih agak telat untuk episode ini kemarin ada sedikit hambatan biasa kerjaan emak-emak hehee....Jangan lupa selalu like dan komen kalau bisa kasih vote ya hehee, dengan senang hati yasmine akan lebih semangat up nya.


Bersambung......


__ADS_2