
Setelah acara perpisahan sekolahnya di Bogor, Santi yang udah punya rencana untuk ikut UMPTN bareng Widi, hari ini Santi berencana pergi ke rumah Widi untuk membicarakannya dengan Widi. "Mah, aku hari ini mau pergi ke rumah Widi dulu ya, mungkin agak lama di sana," ucap Santi di ruang tamu. Karena Bu Eka dan Santi lagi duduk di ruang tamu. "Iya boleh tapi hati-hati jangan pulang malam usahakan sore udah nyampe rumah ya neng," tutur Bu Eka. "Siap Mah, insyaAllah sore udah di rumah kok," saut Santi. "Terus mau berangkat jam berapa?" tanya Bu Eka. "Sekarang mah, ini tinggal ganti kerudung saja terus jalan, lagian takut kena macet kalau terlalu siang mah," ucap Santi. "Ouh ya udah kalau gitu, mamah mau ke pasar soalnya mau belanja bahan buat bikin kue ada yang pesan, nanti kalau mau pergi kuncinya kasih ke bapak saja ya," jelas Bu Eka. "Iya Mah, nanti kuncinya Santi kasih ke bapak, lagi di mesjid kan?" tebak Santi. Bu Eka pun mengangguk.
Santi pun langsung ke kamarnya, sedangan Bu Eka langsung keluar rumah mau pergi ke pasar. Setelah beberapa saat akhirnya Santi pun udah siap dan udah mengunci pintu rumahnya. Santi lalu menuju ke mesjid untuk memberikan kunci rumah ke Bapaknya yang ada di mesjid. "Assalamualaikum..." seru Santi setelah berada di dalam mesjid. "Waalaikumussalam..." jawab yang ada di dalam mesjid. "Eh kamu neng, ada apa?" tanya Pak Kuswandi setelah melihat yang datang adalah Santi anaknya. "Ini Pak, mau ngasih kunci rumah, soalnya mamah lagi pergi ke pasar, dan Santi mau pergi ke rumah teman nih jadi di rumah gak ada siapa-siapa," jelas Santi. "Ouh ya udah, sini mana kuncinya," saut Pak Kuswandi. Santi pin menyerahkan kuncinya ke Bapaknya dan langsung pamit pergi.
Akhirnya Santi udah sampai di rumah Widi, dan sekarang mereka sedang berada di dalam kamar Widi. "Jadi gimana nih rencana kita besok Wid?" tanya Santi. "Gini San, aku kemarin sore udah nelpon Teh Sita di Bogor, dan teteh ngijinin kita buat nginep di sana," jelas Widi. "Alhamdulillah, yang penting nanti kita di sana ada tempat buat nginep jadi gak bingung nyari penginapan, kalau sehari mah bisa pulang pergi tapi ini kan kegiatannya 2 hari," cicit Santi. "Iya San, makanya kemarin aku kepikir ke arah sana, jadi besok kita tinggal berangkat saja dan kita jalan hari Minggu pagi ya biar gak kena macet," tutur Widi. "Oke siap Wid," saut Santi.
Santi pun pamit setelah semua persiapan buat UMPTN selesai di diskusikan sama Widi. "Wid, aku langsung pulang saja ya, soalnya tadi di rumah gak ada siapa-siapa lagian aku dari sini mau mampir dulu ke rumah teman sebentar," tutur Santi. "Iya San, maaf ya kamu jadi repot ke sini, harusnya aku yang ke rumah kamu rencananya kan gitu kemarin San," saut Widi. "Gak apa-apa Wid, lagian mamah kamu kan lagi sakit gak bisa di tinggal," ucap Santi. Widi pun mengaangguk dan memeluk Santi. "Ya udah aku pamit, Assalamualaikum.." seru Santi. "Waalaikumussalam.." jawab Widi sambil mengantarkan Santi ke depan rumah.
Sekarang Santi udah turun dari angkot dan udah ada di depan rumah Nurul. Assalamualaikum..." seru Santi setelah mengetuk pintu rumah Nurul. "Waalaikumussalam..." terdengar jawaban dari dalam rumah. Setelah pintu di buka dan kebetulan Nurul yang membuka pintu, terjadilah drama antara kedua sahabat yang udah lama gak ketemu. "Aahh Santiiii....kangeeenn, jahat ya kamu baru main ke rumah, udah lupa nih ceritanya sama aku," drama Nurul pun di mulai hehee. "Maaf Nur, aku kemarin sibuk gak sempet mampir dan main ke sini, gimana nih kabar teman aku yang cantik ini," ucap Santi sambil menaikkan kedua alisnya. "Alhamdulillah San baik, aku udah lulus juga dengan nilai lumayan baik," saut Nurul tersenyum. "Alhamdulillah, aku seneng dengernya Nur, aku juga udah lulus 2 minggu yang lalu malah abis perpisahan di Bogor," ucap Santi.
__ADS_1
"Wah benarkah abis perpisahan di sana, pasti seru ya," saut Nurul. "Banget Nur, seru banget penuh cerita hehee," kenang Santi terkekeh. "Terus kamu gimana perpisahan juga?" tanya Santi penasaran. "Iya San, perpisahan juga tapi di sekolah saja gak pergi kayak kamu gitu," tutur Nurul. "Ouh gitu, gak apa-apa yang penting kan momennya dapet Nur, ada kenangan yang akan kita ingat ketika kita nanti udah sukses," terawang Santi. "Aamiin..." ucap Nurul mengamini.
"Kamu gak nanya soal Jaswari San?" jail Nurul kambuh goda temannya. "Kamu ini yah, memangnya kenapa dengan Jaswari, dia juga luluskan sama kayak kamu, atau dia sakit," ucap Santi geleng-geleng kepala. "Ya gak kenapa-napa, secara kan kalian berdua udah lama banget gak ketemu, kali saja kangen dan penasaran dengan kabar terupdate hihii," ledek Nurul. "Ya kalau kamu mau ngasih kabar terupdate juga boleh, gak juga gak apa-apa Nur," jawab Santi terkekeh. "Kayaknya Jaswari kangen banget deh sama kamu San, keliatan dari mukanya," ucap Nurul memancing temannya itu supaya bicara. "Aku kan gak ngelarang dia buat main ke rumah Nur, kalau aku yang main ke rumah Jaswari gak ada waktu Nur, aku sibuk banget sama kegiatan sekolahku," keluh Santi. "Lagian juga aku sendiri udah ngijinin dia kok buat main ke rumah, dan terakhir ketemu juga kan kita baik-baik saja gak ada masalah," tutur Santi
"Ouh gitu ya, kirain aku kalian berdua ada masalah," saut Nurul. "Terus rencana kamu gimana nih Nur setelah selesai sekolah," ucap Santi. "Kayaknya aku gak nerusin sekolah San, paling nanti aku cari kerja saja atau ikut kursus-kursus," saut Nurul. "Hmm..seperti itu ya, oke apapun itu aku dukung dan doain semoga semuanya berjalan lancar ya," Santi memberi semangat kepada Nurul. Mereka pun lanjut ngobrol dan melepas kangen.
# # #
Seminggu setelah Santi pergi ke rumah Widi, hari ini rencananya mereka berdua mau berangkat ke Bogor. Mereka berdua berangkat ke sana karena UMPTN nya diadakan di Bogor. Karena UMPTN yang diikuti Santi dan Widi dilaksanakan beberapa hari jadi mereka berdua memutuskan untuk menginap di rumah Teh Sita, sodaranya Widi yang sebelum hari H sudah meminta ijin. Dan mereka diijinkan untuk menginap disana.
__ADS_1
Sehari sebelum hari-H mereka sudah berangkat ke Bogor, Alhamdulillah perjalanan mereka lancar, dan akhirnya mereka sampai juga di rumah Teh Sita. “Alhamdulillah...sampai juga akhirnya Wid..!!” kata Santi ketika sampai di rumah Teh Sita. “Iya San akhirnya sampai juga, dan perjalanan kita tadi alhamdulillah lancar” jawab Widi mengiyakan.
“Assalamualaikum.....Teteh, Teh Sita....ini Widi...!!” ucapan salam Widi sedikit kencang biar terdengar sama yang punya rumah. Tak lama kemudian yang punya rumah yang tidak lain Teh Sita muncul dari balik pintu dan menjawab salam Widi. “Waalaikumussalam....Ya Allah Widi, dah sampe...lancar berarti ya tadi di jalan..!” kata Teh Sita. “Ya teh lancar banget alhamdulillah” jawab Widi senang melihat Teh Sita keluar dari Pintu.
Semoga semuanya selalu sehat....Jangan lupa untuk beri vote like dan komen ya, biar author semangat nulisnya.
Happy reading all
Bersambung......
__ADS_1