
Setelah seminggu yang lalu pembagian raport, kini Santi udah lulus alias tamat sekolah SMA. Dan sebelum benar-benar perpisah dengan teman-temannya, kelasnya Santi akan mengadakan perpisahan di daerah Bogor. Bu Erna dan pengurus kelas 3 IPA 4 udah merencanakan hal itu dan mempersiapkan segalanya yang diperlukan nanti ketika perpisahan di sana.
Dan perpisahan itu akan berlangsung seminggu dari sekarang. Santi terlihat di teras rumahnya sedang menyapu dan di situ juga ada kakaknya Santi yaitu Kak Awan. “Dek, kamu minggu depan jadi ikut perpisahan sama teman-temanmu?” tanya Awan. “Iya dong Aa kan acara terakhir kelas, masa aku gak ikut sih, gak ada memorynya dong nanti,” saut Santi. “Aa cuma nanya saja, kalau jadi kapan mau belanja barang-barang yang mau dibawanya, nanti Aa antar deh,” tutur Awan.
“Hmm..rencananya sih nanti 2 hari sebelum berangkat Aa, sekalian prepare baju dan perlengkapan yang lain,” ucap Santi. “Ouh ya udah kalau gitu, kirain mau sekarang belanjanya,” saut Awan. “memangnya kalau sekarang kenapa gitu Aa?” tanya Santi kepo. “Aa pikir kalau mau belanja hari ini, nanti sore berangkatnya, soalnya Aa pagi ini masih ada acara di sanggar,” jawab Awan.
“Tenang saja Aa, kan perpisahannya masih seminggu lagi, kalau belanjanya dari sekarang yang ada nanti makanan cemilannya abis di makan hehee,” saut Santi terkekeh. “Kamu ini ya, ya udah Aa berangkat dulu deh kalau gitu ke sanggar ya, jangan keluyuran mulu nanti pas berangkat sakit lagi, ouh ya tolong bilangin ke mamah ya Aa berangkat dulu, tadi udah pamit kok di dalam sama mamah,” ucap Awan. "Asyiaap Aa..!!" seru Santi.
Seminggu kemudian....
__ADS_1
Santi udah sampai di gerbang sekolah, ya hari ini Santi dan teman sekelasnya akan berangkat perpisahan di Bogor. Santi terlihat sedang ngomong sama Indri dan Diah di depan bis. "San, kamu bawa apa saja nih, kok kayaknya bawaan nya gak terlalu banyak," selidik Diah. "Aku bawa gak banyak Di, cuma baju ganti, jaket, perlengkapan sholat dan mandi sama cemilan deh itu saja," jawab Santi sambil mengingat bawaannya. "Kalau kamu Dri?" Diah nanya ke Indri. "Aku juga gak banyak kurang lebih sama kayak Santi lah," saut Indri. "Wah kayaknya aku doang dong yah yang bawaannya banyak kalau gitu, hehee," ucap Diah terkekeh. "Memangnya kamu bawa apa saja Di ampe 2 tas gitu kan cuma semalam doang kita nginepnya," saut Indri penasaran. "Iya Di semangat bener yang mau perpisahan ya," ledek Santi.
Pas Diah mau ngomong, terdengar suara spiker ternyata pengumuman dari Bu Erna bahwa kita akan segera berangkat dan semuanya segera masuk ke dalam bis. Akhirnya 3 sahabat ini pun langsung masuk ke dalam bis, dan duduk di tempat yang udah ditentukan oleh panitia.
# # #
Setelah 3 jam perjalanan akhirnya Santi dan teman-teman kelas 3 IPA 4 sampai di Villa Melati yang ada di Bogor. Tempatnya sangat nyaman dan sejuk membuat yang tinggal di situ auto betah. Kayaknya author juga bakal betah nih kalau ikutan nginep hehee. Setibanya di sana Bu Erna langsung mengatur tempat tidur buat para siswanya. Dan kebetulan Santi sekamar dengan Indri dan Diah, jadi mereka bertiga langsung meluncur ke kamar mereka. Setelah mereka menyimpan bawaannya ke dalam kamar, Santi kedua temannya berkeliling di sekitar Villa. "Vilanya enak banget ya, halamannya juga lumayan luas," celetuk Santi sambil melihat sekeliling. "Iya San, tadi aku liat dekat kolam ada ayunan loh, wah nanti malam bisa dicoba tuh ayunannya," saut Diah. "Iyakah, aku tadi gak perhatiin bener kalau ada ayunan," ucap Indri.
Tak berapa lama Santi pun bergabung dengan Indri dan Diah di ruang tengah untuk makan malam. "San ini makan punya kamu, tadi kami udah sekalian ngambil," celetuk Diah ketika Santi tiba dihadapan mereka berdua. "Wah makasih ya udah diambilin, menunya apaan nih," kepo Santi. "Menunya ayam kecap sama tumis buncis," saut Indri. "Hmmm...lumayan enak nih menunya, langsung santap saja ah udah laper nih," seloroh Santi.
__ADS_1
Setelah acara makan malam, Santi dan teman-teman kelas 3 IPA 4 gak ada acara alias bebas. Nanti Acara inti perpisahan akan mulai tengah malam. Jadi sekarang para siswa bebas mau melakukan apa saja asal masih dalam tahap yang wajar. Dan kalau mau keluar villa harus ijin dulu ke Bu Erna. Santi dan beberapa orang memilih istirahat dan ngobrol di ruang tengah sambil bercanda gurau. "Wan kamu tuh ya enak bener ya udah nangkring di pangkuan Santi saja tuh kepalamu," sewot Indri. "Hehee Santi saja gak protes kenapa jadi kamu yang protes, kan kapan lagi aku bisa begini sama Santi," celetuk Herwandi. "Kamu nih ya pinter liat kesempatan dalam kesempitan," ucap Diah. "San, kamu kok gak protes sih nih cowok tiduran di paha kamu," saut Indri geregetan. "Yah Dri gimana mau protes kalau tau-tau udah nangkring di paha aku tanpa permisi," ucap Santi sambil geleng-geleng. Yang diomongin cuma nyengir doang.
# # #
Santi dan teman-teman sekarang lagi berada di teras villa, karena saat ini udah tengah malam. Bu Erna udah memulai acara renungan malam dan tukar kado. Acara yang pertama malam ini tukar kado, dan Santi udah menyiapkan kado dan udah dipegang di tangannya. Untuk menghilangkan kantuk, Bu Erna sejenak melakukan game musik berhenti. Dimana nanti musik akan dinyalakan dan bola akan di putar ke semua peserta, nanti kalau musik berhenti maka bola pun harus berhenti, dan yang memegang terakhir akan mendapat hukuman.
Setelah melakukan game ini selama 20 menit suasana udah mulai panas dan ngantuknya hilang. Maka acara inti yaitu renungan malam pun di mulai. Bu Erna mulai berbicara dengan kata-kata yang menyentuh hati yang membuat mendengar pun ikut terhanyut dan terharu. "Hari ini kita di sini untuk terakhir ketemu dan bersenda gurau, belum tentu besok-besok kita bisa ketemu lagi karena kalian udah gak sekolah lagi di SMA 3, Ibu berharap kalian bisa sukses setelah lulus dari SMA dan meneruskan pendidikan kalian ke jenjang yang lebih tinggi," tutur Bu Erna panjang lebar. "Kalian jangan lupain Ibu ya kalau kalian udah kuliah atau kerja nanti, Ibu berdoa dan berharap semoga kalian semua sukses selalu," ucap Bu Erna penuh harap kepada semua siswanya.
Acara malam ini sangat penuh makna dan haru. Semua termasuk Santi sangat sedih karena akan berpisah dengan teman-teman semua. Dan acara malam ini di tutup dengan tukar kado dengan teman. Para siswa yang membawa kado akan bertukar kado dengan orang yang udah di tulis di secarik kertas yang udah dibagikan sebelumnya. "Wah aku tukeran sama siapa ya kira-kira," gumam Santi. "Memang kamu maunya sama siapa San?" tanya Diah penasaran. "Kalau aku sih maunya sama sahabat deket aku lah, tapi kalaupun gak aku tetap senang kok," saut Santi. Dan setelah semua dapat secarik kertas, maka semuanya membuka kerta tersebut bersama-sama. Dan Santi akhirnya bertukar kado dengan Indri.
__ADS_1
Bersambung......