
Setelah lulus dari tsanawiyah, Santi memutuskan untuk melanjutkan ke SMA negeri. Sedih memang berpisah dengan teman-temannya yang di tsanawiyah, tapi keputusan sudah diambil dan harus dijalankan. Dan alhamdulillah Santi diterima di SMA Negeri 3, sekolahnya ada di pusat kota sukabumi. Walaupun dengan NEM yang pas-pasan tapi Santi yakin dia bisa bersaing dengan teman-teman barunya disana.
Senangnya Santi, ternyata Tila juga masuk SMA yang sama. Jadi nanti bisa bermain dan belajar bersama lagi. “Kita beruntung banget ya La, bisa lolos ke SMA 3, persaingannya ketat sekali disini ternyata,!” ucap Santi. “Ya San...betul, mudah-mudahan saja kita bisa lebih giat lagi belajarnya biar bisa mendapat nilai yang bagus,” jawab Tila berharap. "Padahal kemarin aku udah pesimis aja masuk kesini La," saut Santi yang sedang duduk di halaman sekolah barunya. "Ya apalagi aku San, udah dag dig dug aja nih jantung dari kemarin nunggu pengumuman," tutur Tila.
Tak lama setelah itu terdengar bel, para siswa langsung berbaris di halaman sekolah. Karena Hari ini hari Senin, jadi otomatis sekarang Upacara Bendera. Semua siswa yg bertugas sudah siap di tempatnya masing-masing. Santi maupun Tila juga sudah berbaris dengan para siswa baru yang lainnya. Upacara pun di mulai, pemimpin upacara pun mengambil alih dan merapihkan barisan. Setelah beberapa saat, pembina upacara pun menyampaikan pesannya. "Anak-anakku sekalian selamat datang untuk para siswa baru dan selamat masuk kembali kepada para siswa semua," ucap Pak Hamdan selaku pembina upacara sekaligus Kepala Sekolah di SMAN 3. "Semoga yang baru bergabung di sekolah ini bisa belajar dengan baik dan bisa mengharumkan nama sekolah kita ini," tutur Pak Hamdan lagi. Begitulah Pak Hamdan berpidato di depan para siswa, dan setelah 15 menit berbicara Pak Hamdan pun menyudahi pidatonya.
Uparaca hari ini pun selesai, setelah tadi petugas upacara membacakan doa. Para siswa yang lama langsung memasuki kelasnya masing-masing. Tapi untuk para siswa baru, mereka tetap di halaman sekolah untuk mendengar arahan dari kakak kelas. Karena MOS sudah di mulai hari ini, dan sekarang para siswa akan diberi tahu kegiatan apa saja yang akan dilakukan dalam MOS hari ini. "Selamat pagi adik2, selamat bergabung di SMA 3, kegiatan hari ini akan diawali dengan berkenalan ya," ucap Kak Lukman salah satu kakak kelas yang jadi panitia MOS. "Kakak-kakak yang didepan ini akan memperkenalkan diri satu-satu, dan kalian harus mengingatnya karena nanti kalian akan disuruh minta tanda tangan kepada kakak-kakak yang ada di depan kalian," tutur Kak Lukman lagi. "Baik Kak," jawab peserta MOS, termasuk Santi dan Tila. Perkenalan pun berlangsung, Santi juga memperhatikan dan mengingat-ngingat nama-nama kakak kelasnya yang baru. "Oke acara perkenalan udah selesai, sekarang keluarkan buku dan pulpen kalian," perintah Kak Lukman. "Ya nanti kalian akan dibagikan kertas satu-satu, yang isinya tulisan nama-nama kakak kelas kalian yang akan dimintai tanda tangannya ya," ucap Kak Lukman lagi. "Jangan sampe ilang ya, nanti kakak akan minta lagi kertas nya jika tanda tangannya udah dimintai semua," jelas Kak Lukman.
__ADS_1
Setelah Kak Lukman dan kakak-kakak yang lain membagikan kertas tersebut, peserta MOS dibagi menjadi beberapa kelompok. Dan Santi satu kelompok sama Tila, tentu saja Santi sangat senang. "Aah La, kita satu kelompok, coba La kamu minta tanda tangan ke siapa aja La, sama gak ama aku?" tanya Santi penasaran. "Coba aku baca dulu, aku belum sempet buka tadi," jawab Tila. "Hai, salken ya..nama aku Lase," kata salah satu siswi baru yang satu kelompok dengan Santi. "Oh iya, salken juga nama aku Santi, dan ini teman aku namanya Tila," saut Santi pada Lase. "Coba kita liat siapa tahu ada yang sama nama kakak kelasnya, nanti kalau ada yang sama kita minta bareng-bareng aja biar gak malu," tutur Tila pada Santi dan Lase. Kelompok yang tadi di buat memang berisi 3 orang dan kami diberi nama kelompok Careh, hehehe.
...# # #...
Berbeda dengan Santi yang melanjutkan ke SMA negeri, Jaswari melanjutkan sekolahnya ke Madrasah Aliyah atau MA. Dia melanjutkan Aliyah-nya masih disekolah yang dulu juga, yaitu di YLPI. Disana Jaswari juga ketemu lagi dengan Nurul, Susan, Dewi, Laras, Rani, Sugeng, Uus, dan Heri. Mereka semua juga sama seperti Jaswari, melanjutkan sekolahnya ke Aliyah. Jaswari memutuskan bersekolah di Aliyah adalah keinginannya sendiri. Karena menurut Jaswari pelajaran agama di Aliyah sangatlah bagus. Tentunya akan mendukung sekali dengan cita-citanya yang ingin jadi seorang pendakwah.
Ada sedikit perbedaan di sekolahnya Jaswari dengan di SMA tempatnya Santi dan Tila. Kalau di sekolahnya Santi dan Tila mengadakan MOS di hari pertama masuk sekolah. Tapi di Aliyah sekolahnya Jaswari, kegiatannya pertama masuk sekolahnya itu adalah pesantren kilat. Semua murid baru termasuk Jaswari, selama seminggu mengikuti pesantren kilat. Dan ini hari pertama Jaswari dan teman-teman mngikuti kegiatan tersebut. Kegiatan sanlat ini di mulai pada sore hari, karena semua murid dari pagi ampe siang hari mereka bersekolah seperti biasa. Tidak ada kegiatan seperti Santi dan Tila lakukan di sekolahnya pas mengikuti MOS.
__ADS_1
...# # #...
Santi, Tila dan Lase sekarang lagi di ruang OSIS, karena dari info yang mereka dapat bahwa kakak kelas yang akan mereka mintai tanda tangannya itu lagi ada di ruang OSIS. "Eh La, tadi kamu denger dari siapa kalau Kak Desti dan Kak Lukman ada di ruang OSIS?" tanya Santi sambil celingukan mencari Kak Lukman dan Kak Desti. "Itu dari teman baru aku San, tadi pas kita lagi di toilet," ucap Tila.
Flashback on
Santi, Tila dan Lase lalu membuka kertas yang bertulis kakak kelasnya. Dan ternyata isi nama yang ada di kertas mereka bertiga adalah sama persis. Ada 5 nama, Kak Lukman, Kak Desti, Kak Sukma, Kak Jenny dan Kak Ganjar. "Wooow bisa sama gini ya, aah senengnya berarti setelah ini kita cari tau dimana mereka," saut Lase. "Iya Las bener....ayoo kita cari ke perpus dulu yuk" ajak Santi. "Ayoo...let's go.." ucap Lase dan Tila. Mereka pun menuju ke perpus, tapi dipertengahan jalan Tila kebelet pipis akhirnya mereka pun ke toilet dulu. "Bentar ya sebentar kok," kata Tila sambil masuk ke toilet. Setelah selesai pipis, pas Tila keluar dari kamar toilet, dia ketemu ama teman barunya Erma.
__ADS_1
semoga cerita episode ini suka
bersambung.....