Akhir Cinta Pertamaku

Akhir Cinta Pertamaku
115. Kehilangan


__ADS_3

Santi pun menaruh hpnya di meja ruang tamu, sekalian dia mau melihat apakah suaminya Hidayat masih ada di ruang tamu. Ternyata Hidayat udah gak ada di sana. "Mungkin dia lagi sholat di mushola kali," pikir Santi. "Ah ya udah aku juga mau sholat dulu ini kan udah masuk waktu sholat Isya," gumam Santi yang langsung menuju ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu. Dan ternyata benar setelah wudhu, Santi langsung ke mushola dan di sana ada Hidayat yang sedang sholat. Maka Santi pun cepat-cepat memakai mukenanya dan ikut berma'mum ke Hidayat.


Waktu menunjukkan hampir jam 12 malam, semua penghuni rumah santi udah masuk kamar masing-masing. Kecuali Santi, dia sedang memeriksa semua pintu apa udah terkunci dengan benar. Dan ketika Santi selesai mengunci pintu utama yang terletak di ruang tamu, hp Santi kembali berbunyi. "Siapa yang ngechat malam-malam begini, ouh mungkin penting kali jadi  dikirim malam-malam," tebak Santi. Dan setelah melihat chat dari WA, ternyata dari Jaswari lagi.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"San, minta doanya yah, istriku baru saja meninggal dunia, tadi sempet membaik kondisinya tapi gak lama setelah itu kondisinya kembali ngedrop dan gak bisa ditolong lagi," tutur Jaswari dalam chatnya.


"Innalillahi wainnailahi Rajiuun semoga almarhumah Husnul Khotimah, kamu yang sabar dan ikhlas ya Jas, mungkin ini yang terbaik buat almahumah," hibur Santi.


"Iya San, terimakasih doanya," jawab Jaswari.


setelah itu gak ada chat lagi dari Jaswari, chat berakhir.


Dan gak lama Santi mendapat berita meninggalnya istri Jaswari dari Jaswari sendiri, di gruop alumni sekolah Tsanawiyah, berita itu pun disampaikan oleh Nurul.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Assalamualaikum teman-teman semua, ada berita duka dari salah satu teman kita yaitu Jaswari, baru saja istrinya meninggal dunia. Mohon doanya ya tema-teman, mudah-mudahan almarhumah husnul khotimah dan diterima amal ibadahnya," tutur Nurul dalam chat di gruop.


Satu persatu orang yang ada d gruop alumni pun mengucapkan turut bela sungkawa kepada Jaswari. Santi yang masih kaget akan berita tersebut, hanya membaca pesan yang masuk ke gruop, Santi sendiri belum berkomentar di gruop. Setelah beberapa lama berdiam diri dalam duduk, Santi akhirnya beranjak ke kamar tidur untuk mengistirahatkan badannya yang memang udah sangat lelah. Ditambah dengan berita malam ini yang begitu tak terduga.


# # #


Beberapa hari setelah berita meninggalnya istri Jaswari, Santi beraktifitas seperti biasanya. Santi awalnya akan menelpon atau mengechat Jaswari, tapi kemudian Santi berpikir lagi dia akan memberi Jaswari waktu untuk bisa menerima yang terjadi dengan ikhlas. Jadi Santi gak pernah mengirim chat ke Jaswari untuk menanyakan kondisinya. Kalau untuk sekedar menanyakan kondisi Jaswari, Santi cukup bertanya ke teman-teman yang rumahnya dekat dengan Jaswari. Itu udah cukup buat Santi, karena ketika kita kehilangan seseorang yang berarti, kita butuh ruang untuk sendiri dulu.


Pagi hari ini cerah sekali, seperti biasa kesibukan di hari Senin selalu membuat Santi sibuk mengurus ketiga anak-anaknya. Ya ketiga anak Santi udah pada sekolah jadi Santi harus membantu mereka bertiga untuk bersiap pergi ke sekolah. Dan sekarang udah menunjukkan jam 7 pagi, kedua anak Santi yang cewek berangkat ke sekolah, tinggal Shidddiq yang belum berangkat. Dia sedang sarapan dulu, setelah itu baru pergi ke sekolah. Karena jarak sekolah dekat dengan rumah jadi Shiddiq udah berani berangkat sendiri. "Ummi, aku udah selesai makannya udah kenyang," seru Shiddiq dari ruang tamu. "Memangnya udah habis makannya Diq," saut Santi yang muncul dari arah dapur. "Belum, tinggal sedikit lagi," ucap Shiddiq. "Lah terus kenapa gak dihabiskan kan sayang," rayu Santi. "Gak mau Ummi udah kenyang," jawab Shiddiq. Santi geleng-geleng kepala melihat tingkah anak laki-lakinya. "Ya udah kalau gitu minum dulu terus berangkat sekolah," ucap Santi.


Setelah Shiddiq berangkat sekolah, Santi melanjutkan aktifitas beres-beres rumah. Dan masih ada satu lagi yang belum keluar rumah, yaitu Hidayat. Ya Hidayat sendiri sekarang lagi berada di kamar mandi. Setelah setengah jam akhirnya Santi selesai merapihkan dapur dan menyapu rumah. Untuk menghilangkan lelah, Santi beristirahat sebentar sambil membuat teh hangat. "Ah istirahat dulu, ngilangin pegel nih," gumam Santi. Lagi rebahan di kursi ruang tamu, Hidayat muncul dan udah rapih dengan kemeja biru tua dan celana panjang. "Eh mas, udah selesai ya mandinya, gak ngeliat keluarnya tadi," ucap Santi. "Pasti gak ngeliatlah orang kamu tadi lagi asyik nyapu di ruang tamu," saut Hidayat. "Ouh hehee," Santi nyengir. "Udah pada berangkat semua yah anak-anak?" tanya Hidayat. "Udah mas," jawab Santi.


Tak lama kemudian Hidayat pun berangkat ke kantor dengan mengendarai motor. Setelah dirasa cukup, Santi pun lanjutin aktifitasnya. sekarang dia mau mencuci baju di lantai atas. "Ayo Santi semangat mumpung masih pagi belum panas, nanti kalau udah panas pasti mandi keringat  nyucinya hihii," ucap Santi ketawa sendiri.

__ADS_1


# # #


Sekarang menunjukkan jam 10 pagi, kerjaan rumah udah selesai semua. Santi terlhat di ruang tamu sedang rebahan di sofa panjang. "Kerjaan udah selesai, sekarang istirahat dulu ambil cek hp siapa tau ada pesan masuk," ucap Santi. Santi pun langsung membuka hpnya yang sedari tadi udah dipegang. Dan ternyata ada beberapa pesan WA dari teman-temannya. Salah satunya dari Uus.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"San, gimana udah ada kabar atau ngechat  belum dari  Jaswari," tanya Uus dalam chatnya.


Santi baca chatan dari Uus cuma nyengir saja gak langsung di balas. Chat yang lain dari Tila


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Assalamualaikum San, kapan mau pulang ke sukabumi lagi? kalau mau pulang nanti kasih kabar ya, kalau kebetulan aku di Parungkuda kan bisa ketemuan," chat dari Tila.


"Waalaikumussalam La, belum tau kapan mau pulang lagi, tapi iya nanti kalau mau ke Sukabumi pasti aku kabarin," Santi langsung balas chat Tila.


balas chatnya Uus


"Iya sih, paling juga nanti kalau udah mendingan pasti ngecat ke kamu deh San, hehee" Uus respon langsung chat Santi.


"Kamu tuh ya sotoy..." Santi ketawa baca chatnya Uus.


"Bukan sotoy San, tapi memang dia kalau untuk curhat kayaknya cuma sama kamu beraninya," chat dar Uus.


"Kan temannya Jaswari banyak Us, mungkin teman di sekolahnya tempat ngajar ada yang dekat sama dia, bisa saja kan," Santi balas chat.


"Bisa juga sih kayak gitu, tapi aku mah yakin da pasti nanti dia ngechat kamu, hehee.." Uus ketawa.


Santi ngirim emot melet, dan chat berakhir


Gak lama setelah membalas chat dari Uus, ada pesan baru masuk, dan ternyata itu dari Jaswari.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Assalamualaikum San, lagi sibuk gak?" itu chat Jaswari.


"Waalaikumussalam Jas, lagi nyantai kok, kenapa memangnya?" Santi langsung balas dan balik bertanya.


"Gak kenapa-napa, cuma pengen nanya saja sedikit sama kamu," Jaswari balas chatnya.


"Memangnya mau nanya apa? kalau aku bisa jawab ya nanti aku jawab tapi kalau gak bisa aku tanya dulu ke Pak Ustadz," jawab Santi.


"Soal Ziarah kubur, biasanya kalau kita ziarah apa sih yang kita baca," tanya Jaswari.


"Kalau aku pribadi sih kalau ke makam Mamah aku, biasanya aku doa pake bahasa aku sendiri gak pake baca-baca, paling aku baca doa buat jenazah yang suka dibaca di sholat jenazah, cuma yang persi panjangnya," jawab Santi.


"Ouh gitu ya, gak pernah baca apa-apa cuma itu?" Jaswari nanya lagi memastikan.


"Iya Jas, tapi kalau kamu mau yakin nanti aku nanya deh ke Ustadz Yana yang biasa ngisi pengajian di keluarga aku, biar kamu juga tenang," Santi menjelaskan.


"Oke deh, makasih ya San, aku juga mau minta doain istri aku biar dia Husnul Khotimah, dan maaf aku selalu ngerepotin kamu," chat dari Jaswari lagi.


"Iya Jas, aku pasti doain istrimu semoga Husnul Khotimah dan amal ibadahnya diterima oeh Allah SWT, Aamiin..."Santi memberi balasan.


"Aamiin..." jawab Jaswari.


Gak ada chat lagi, chat berakhir.


Ketika kita punya keinginan dan harapan, belum tentu keinginan itu diwujudkan oleh Allah. Seperti Santi dan Jaswari, mereka punya keinginan untuk saling berbagi suka duka dalam naungan ikatan suci. Tapi Allah berkehendak lain, Allah punya cara untuk menyatukan mereka berdua yaitu dalam ikatan persahabatan. Dan sampe mereka berdua sama-sama menikah bahkan sampe sekarang mereka tetap menjadi sahabat baik saling bantu satu sama lain. Dan itulah indahnya persahabatan.


Tamat


Terimakasih kepada semua para reader yang selalu setia ngasih like and komen sama Yasmine di Novel ACP, jujur ini pengalaman pertama nulis cerita dan gak nyangka akan sepanjang ini. semoga para reader suka ceritanya, mohon maaf jika dari awal sampe akhir cerita banyak kekurangan, salam sehat, semangat  terus untuk berkarya untuk yang lainnya.

__ADS_1


__ADS_2