Akhir Cinta Pertamaku

Akhir Cinta Pertamaku
40. Cerita ke Nurul


__ADS_3

"Kamu ya, kalau ke sini pasti yang dituju rumah Nurul, ya udah hati-hati kalau mau ke sana," tutur Bu Nolis mengiyakan. "Hehe iya Bi, Assalamu'alaikum..." pamit Santi sambil nyengir. "Ya...Waalaikumussalam..." jawab Bu Nolis geleng-geleng liat Santi.


Santi udah sampe di depan rumah Nurul, Santi pun mengetuk pintu. "Tok..tok..tok.. Assalamu'alaikum...!" seru Santi. Nurul yang berada di dalam kamar, mendengar pintu rumahnya diketuk, langsung keluar kamarnya. Dan membukakan pintu rumahnya. "Waalaikumussalam...eh kamu San, kirain aku siapa, yuk masuk!!" ajak Nurul. "Gak usah Nur, di teras aja biar adem Nur," tolak Santi. Mereka berdua pun gak jadi masuk ke ruang tamu dan ngobrol di teras rumah Nurul.


"Tumben kamu San, jam segini bisa ke sini, gak ada acara keluar ya?" tanya Nurul penasaran. "Hehehe, ada tadi pagi Nur, tapi tadi abis kajian langsung pulang, gak mampir kemana-mana, jadi jam segini udah di rumah," jelas Santi. "Ouh pantes, mau dibikinin minum gak San," tawar Nurul. "Gak usah Nur, tadi udah di rumah bibiku," tolak Santi. "Hmmm, jadi kamu tadi abis ke rumah bibimu," saut Nurul. "Iya Nur, disuruh Mamah nganterin resep kue," tutur Santi.


Nurul manggut-manggut dengar ucapan Santi. "Kamu lagi gak sibuk Nur, aku takut ganggu kamu," selidik Santi. "Gak kok lagi nyantai aja, lagi rebahan di kamar tadi pas kamu ketok pintu," tutur Nurul. "Oouuh gitu....aku ke sini mau nitip kayak biasa Nur, buletin buat Jaswari ya," ucap Santi. "Ouh iya siap San, sini mana buletinnya?" saut Nurul. "Ini, dua lembar ya sama Minggu karinbaku lupa ngasih, hehee," ucap Santi nyengir. "Iya tuh, tumben kamu lupa ngasih, ada yang nanyain tuh," saut Nurul terkekeh geli. "Hehee, nanyain ya dia? iya aku kan kemarin lagi fokus ulangan, jadinya kelupaan deh buletinnya," tutur Santi membela diri.


"Tapi gak ngambek kan Jaswarinya kalau aku lupa ngasih?" tanya Santi. "Gak sih, cuma mukanya keliatan sedih aja kalau kamu lupa ngasih hehee.." ucap Nurul tertawa. "Lebay ah...." kata Santi gak percaya. "Eh gak percaya ya dibilangin," goda Nurul. "Udah ah biarin aja, yang penting kan aku sekarang udah ngasih," saut Santi ngelak.


"Eh iya Nur, aku mau cerita nih ama kamu," Santi mengganti topik pembicaraan. "Cerita apa San?" tanya Nurul. "Minggu kemarin hari Senin, hari pertama ulangan, pas berangkat naik angkot, aku ketemu ama cowok ganteng banget Nuuur!! pulangnya juga gitu ketemu lagi di angkot, duuh rejeki nomplok deh," tutur Santi senyum-senyum sendiri. "Ck...ck...ck, terus Jaswari mau dikemanakan, liat cowok ganteng langsung melek matanya," Nurul geleng-geleng kepala tak percaya.

__ADS_1


"Ya gak dikemana-manain lah, Jaswari masih ada di rumahnya," gurau Santi Terkekeh. "Dasar kamu ya, yang ini mau, itu juga mau, ck..ck.." Nurul geleng-geleng. "Aku kan gak bilang mau ama cowok itu, aku cuma bilang dia itu ganteng banget Nur," elak Santi. "Tenang aja aku setia kok ama Jaswari hihihi...awas aja ya jangan bilang hal ini ke Jaswari," ucap Santi lagi. "Iya gak bakal aku ceritain. Kamu yah gayanya kayak udah pacaran ama Jaswari," Nurul tertawa geli. "Hihihi, iya ya padahal kan aku bukan pacarnya Jaswari," Santi pun ikut tertawa geli.


" Terus kamu kenalan gak San, ama cowok itu?" tanya Nurul penasaran juga. "Ya gak lah, aku kan cewek, masa aku yang ngomong duluan," ucap Santi. "Yah sayang dong gak tau namanya," saut Nurul kecewa. "Eits, jangan salah dia yang ngasih tau namanya ke aku dan nanya namaku juga," ucap Santi senyum-senyum. "Wiih seneng banget dong," pancing Nurul. "Iya seneng banget aku Nur, bisa kenalan ama cowok ganteng hihihi," ucap Santi cekikikan. "Dasar kamu San, kalau Jaswari tau, patah hati dia, hahahaa..." pecah tawa Nurul.


"Ya jangan sampe Jaswari tau lah Nur, aku kan cuma gak sengaja ketemu dan kenalan ama cowok itu," bela Santi. "Iya-iya yang gak sengaja ketemu Cogan," ejek Nurul. Digoda dan diejek seperti itu, bibir Santi manyun seketika. Nurul pun tertawa geli melihatnya. "Kamu ah dari tadi ngejek aku terus," Rajuk Santi. "Iya-iya gak lagi deh," ucap Nurul berhenti menggoda Santi.


"Tapi aku gak nyangka kalau dia mau nanya dan kenalan ama aku loh Nur," tutur Santi. "Mungkin kamu manis kali kayak coklat, jadi dia penasaran pengen kenalan ama kamu San," Nurul menggoda Santi lagi. "Tuh kan katanya gak goda aku lagi Nur," ucap Santi manyun. Nurul terkekeh geli melihat Santi merajuk, dan Nurul pun mengatupkan kedua tangannya sebagai permintaan nya.


"Wah benarkah, kok bisa kebetulan gitu yah," ucap Nurul penasaran siapa cowok itu. "Terus kamu tau nama cowok itu siapa?" Nurul Nanya lagi. "Iya tau Nur, dia tadi ngenalin diri, namanya Andre," jelas Santi. "Nanti tanyain kali ya Susan, kali aja dia tau, penasaran aku San," tutur Nurul. "Iya Nur, sama aku juga penasaran tau, kalau dia tinggal di Tegallega kok kita gak pernah liat dia ya, pas dulu di Tsanawiyah," saut Santi. "Iya tuh betuul!!" jawab Nurul. "Ah tau lah, biarin aja gak usah terlalu dipikirin," ucap Santi pasrah.


# # #

__ADS_1


Jaswari terlihat di rumah Sugeng, dia lagi ngobrol ama Sugeng. "Jas, kamu tuh mau ngapain sih ke rumah Nurul," tanya Sugeng yang lagi males pergi kemana-mana. "Kamu tuh ya, mau gak sih nemenin aku ke sana," saut Jaswari sedikit kesel, karena Sugeng dari tadi ogah-ogahan di ajak ke rumah Nurul. "Ck, aku tub lagi mager nih kemana-mana Jas," tolak Sugeng. "Bentar aja sih Geng, gak lama kok ya, cuma nanyain buletin yang dari Santi," pinta Jaswari memohon. "Iya-iya, bentar aku ganti baju dulu deh," jawab Sugeng pasrah.


Setelah Sugeng selesai ganti baju, mereka berdua pun berangkat ke rumah Nurul. Dan sekarang mereka berdua ada di dalam angkot. "Kamu tuh ya, kalau ngomongin Santi, gak boleh ditunda-tunda, ck.." ucap Sugeng geleng-geleng. "Hehee, gak tau aku juga kenapa bisa gitu Geng," saut Jaswari merasa heran. "Itu namanya kamu lagi kangen tuh ama Santi, lagian kemarin kenapa gak bilang ama Santi sih pas lagi ke sekolah, pake acara keluar keringat dingin segala," ucap Sugeng kesel sendiri. "Gugup Geng, masih malu aku," saut Jaswari nyengir.


Setelah beberapa saat, mereka berdua pun sampe di seberang rumah Nurul. Ya mereka berdua udah turun dari dalam angkot. Sekarang Jaswari dan Sugeng mau nyebrang ke arah rumah Nurul. Mereka berdua belum melihat dengan jelas bahwa di depan rumah Nurul lagi ada Santi yang sedang ngobrol ama Nurul. Karena Santi terhalang oleh pohon yang ada di depan rumah Nurul.


Santi dan Nurul lagi asyik ngobrol berdua tentang cowok yang gak sengaja ketemu Santi di angkot. Mereka berdua dikejutkan dengan kedatangan Jaswari dan Sugeng. "Assalamu'alaikum Nur.." salam Jaswari dan Sugeng bersamaan. "Waalaikumussalam.." jawab Santi dan Nurul yang juga jawab bersamaan. Jaswari yang melihat Santi ada di situ, kaget sekaligus senang.


"Eh ada Santi juga di sini ya," ucap Sugeng yang kaget juga melihat Santi. "Hehee iya Geng, lagi main," ucap Santi senyum.


bersambung......

__ADS_1


__ADS_2