
Jaswari pun masuk duluan, diikuti oleh Teh Ning dan Santi. Mereka langsung menuju ke dapur, sesuai permintaan Bu Hindun tadi. Dan teman-temannya Jaswari mereka lagi serius nonton gak tau kalau ada yang bertamu. "Mah, ini ada tamu," ucap Jaswari ketika udah sampe di dapur. Bu Eka menoleh, "Eh udah datang toh, sama siapa nih?" tanya Bu Hindun penasaran. "Ck, kenapa kamu ngumpet dibelakang teteh gitu sih dari tadi," protes Teh Ning. Akhirnya Santi mau gak mau menampakkan diri walaupun deg-degan.
"Loh Nak Santi toh," Bu Hindun kaget. Sama halnya dengan Jaswari, sama kagetnya. Ternyata tamunya itu adalah Santi. "Iya Bu.." ucap Santi nyengir sambil menggaruk kepalanya yang gak gatal.
"Loh Bu, udah kenal toh sama adikku," ucap Teh Ning sama terkejut. "Iya Nak Santi ini kan temennya Jaswari Ning," saut Bu Hindun. "Eh bentar katamu adik?" ucap Bu Hindun lagi. "Iya, aku ini kakak sepupunya Santi," terang Teh Ning. "Ouh gitu, bisa kebetulan begitu ya," saut Bu Hindun. "Hehee ya begitulah, jadi Jaswari juga sekolah di YLPI toh, memang adikku ini suka main ke sini ya?" ucap Teh Ning penasaran. "Iya Ning, dulu pas sekolah di Tsanawiyah, sekarang mah udah jarang main Nak Santinya," ucap Bu Hindun sambil melirik Santi.
Yang dilirik sama Bu Hindun, cuma mesam-mesem. "Ouh gitu, berarti anak aku aja yang gak pernah main ke sini ya, Santi gak pernah cerita juga kalau dia suka main ke sini waktu di Tsanawiyah," tutur Teh Ning. "Kan teteh gak pernah nanya sama aku," elak Santi sambil cemberut. Jaswari mendengar itu tersenyum tipis. "Ya udah gak usah dibahas lagi, Jas ajak Santi sana gabung sama temanmu," pinta Bu Hindun. Jaswari pun mengangguk.
"Ayo San.." ajak Jaswari sambil menarik tangan Santi. Santi hanya pasrah, tapi sebenarnya dia sedikit enggan gabung dengan teman-temannya itu. Pasti akan ditanya dan di interogasi sama semuanya deh. "Memang kalian lagi ngapain sih?" tanya Santi akhirnya bersuara. "Nanti juga kamu tau sendiri pas nyampe di ruang tamu," saut Jaswari. "Jawab saja kenapa sih, malah main tebak-tebakan," protes Santi. "Hehee...kenapa, kamu males gabung ya," selidik Jaswari. "Bukan begitu Jas, tadi pas diangkotkan aku bilang gak ikut ke rumahmu, mau istirahat aja di rumah, eh taunya malah sekarang nongol tiba-tiba," ucap Santi kesal karena Jaswari gak peka.
__ADS_1
"Jangan cemberut gitu dong, iya aku tau, nanti aku bantu ngomong kalau teman-teman nanya aneh-aneh," saut Jaswari ngerti apa yang dikhawatirkan Santi. "Bener ya? awas jangan bohong loh," ucap Santi memastikan. Jaswari pun mengangguk sambil tersenyum. "Ya udah tangannya dilepas dong," pinta Santi. "Eh iya lupa hehee.." saut Jaswari nyengir. "Lupa apa sengaja, modus kamu mah Jas," ucap Santi. "Nah itu kamu tau, heheee.." jawab Jaswari terkekeh. Santi mencebikkan bibirnya.
Sesampainya di ruang tamu, Jaswari dan Santi lalu duduk bergabung dengan yang lain. Jaswari duduk dekat Uus, dan Santi duduk bersebelahan dengan Jaswari. Nurul yang gak sengaja mau ambil minum menoleh kearah Jaswari dan Santi terkejut. "Loh San, kok udah ada di sini aja, kapan sampenya?" tanya Nurul. "Hehee baru kok Nur, baru sampe," saut Santi nyengir. Otomatis yang lain pun pada menoleh ke arah suara.
"Eh ada Santi, ke sini sama siapa San?" tanya Susan. "Sama mamahnya Firman Sus, masih ingatkan Firman temen waktu di Mts?" malah Jaswari yang jawab. "Ouh iya ingat, terus kok bisa ke sini sama Mamahnya Firman?" kepo Susan. "Kan aku sama Firman masih sodaraan, Mamahny itu Kakak sepupuku," terang Santi. Susan manggut-manggut. "Kok bisa kebetulan gitu ya main ke sini," timpal Dewi. "Kalian ini kepo banget sih," selak Jaswari. "Yeeh biarin, orang Santi aja gak protes kok," saut Dewi mencebik.
"Udah ih, kenapa malah kalian yang ribet sih, San ayo jawab yang tadi," saut Susan. "Aku juga gak tau, mungkin udah janjian kali. Aku juga tadi dari rumah gak dikasih tau mau kemana sama Teteh. Malah aku dipaksa ikut ke sini," saut Santi jadi kesel ingat kejadian tadi. "Memangnya tadi sebelum ke sini Tetehmu gak bilang mau ke sini," Laras ikut kepo. "Gak Ras, tetehku cuma bilang, udah San nanti juga kamu tau kita mau kemana, gitu," saut Santi.
Yang lain dari tadi hanya nyimak, geleng-geleng kepala melihat tingkah laku Jaswari dan Santi. "Hadeuh heran sama kalian berdua, dulu aja kalau ketemu malu-malu dan diem-dieman, sekarang kalau ketemu malah kayak gini," celetuk Uus. "Ya kamu maklum aja Us, mereka itu lagi tahap PDKT, dan cara mereka PDKT ya kayak gini," timpal Sugeng tertawa. "Udah-udah malah diledekin terus, sini San pindah deket aku duduknya," saut Nurul.
__ADS_1
Santi pun berdiri dan menghampiri Nurul dan duduk di sebelah Nurul. Ya Nurul duduk di sebelah Uus. Nurul pun bergeser memberi ruang agar Santi bisa duduk di sebelahnya. "Yah Nur, kenapa di suruh pindah sih gak asyik ah kamu mah Nur," ucap Jaswari. "Yaelah Jas, cuma pindah duduk doang sih, berisik tau lagi nonton nih," saut Rifa bersuara. Karena dia udah kesal dari tadi pada berisik, jadi lagi nonton film terganggu gak bisa nyimak. Jaswari langsung mengatupkan kedua tangannya tanda meminta maaf sama Rifa.
Sedang asyik nonton film, Teh Ning dan Bu Hindun masuk ke ruang tamu. "San, ayo kita pulang, urusan teteh udah kelar nih," celetuk Teh Ning. "Iya Teh," saut Santi manut. Santi pun beranjak dari duduknya dan menghampiri Teh Ning. "Yah kok pulang sih San, nanti aja pulangnya bareng kita-kita," usul Nurul. "Iya bener San, bolehkan Bu Santi pulangnya bareng kami, jangan khawatir Santi di sini aman kok," saut Susan. "Iya Bu, soalnya kami masih kangen sama Santi," Dewi ikut menimpali.
"Ya udah Ning, biarin aja Santi di sini dulu, nanti urusan pulang mah biar Jaswari yang nganter," tutur Bu Hindun. "Ya boleh-boleh aja kalau Santi nya mau," ucap Teh Ning. "Gimana San, mau yaah?" saut Nurul penuh harap. "Tapi Teh, nanti Mamah pasti...?" Santi gak ngelanjutin perkataannya. "Udah kamu gak usah mikirin soal Mamahmu, biar Teteh yang ngomong nanti," jawab Teh Ning ngerti ke mana arah Santi.
"Ya udah Bu, kalau gitu pamit pulang dulu ya, titip adikku ya," ucap Teh Ning. "Tenang kamu gak usah khawatir, nanti biar Jaswari yang nganter pulang Santi. Teh Ning pun mengangguk dan tersenyum. "Assalamu'alaikum...!" Teh Ning pun pulang. "Waalaikumussalam...!" jawab semuanya.
"Jas, nanti jangan lupa anter Santi pulang, Ibu mau istirahat dulu di kamar," tutur Bu Hindun. "Iya Mah," jawab Jaswari. Bu Hindun pun berlalu udah menghilang dari pandangan mereka yang ada di ruang tamu. "Cie..cie...seneng banget nih yang di suruh nganter calon pacar wkwkwk," ledek Uus. Jaswari mencebikkan bibirnya dan Santi memukul bahu Uus. "Cie...cie...kompak," semua pun tertawa.
__ADS_1
bersambung.....