
Pelatihan persiapan jambore sudah selesai, Santi dan Wandi pun masuk sekolah seperti. Mereka tinggal menanti beberapa hari lagi untuk mengikuti kegiatan tersebut. Jam ini adalah jam istirahat, Santi dan Tila masih berada di kelas. Ketika mereka berdua ngobrol, dari arah pintu kelas datang Wandi menghampiri mereka berdua.
“Hai San, Tila...apa kabar..?” sapa Wandi. Eeehh...ada Wandi...baik Wan..” jawab Santi dan Tila. “Ada apa tumben ke kelas aku, Wan...?” tanya Santi. “Hehe...aah nggak kok, aku cuma mau nanya soal kegiatan kita besok San, kamu ada waktu nggak..?” ucap Wandi. Tila yang melihat Santi dan Wandi terlihat akrab, agak sedikit kesel dan beranjak pergi keluar kelas. Selama ini Tila gak pernah dicuekin gini ama Santi. Santi yang tak menyadari hal itu pun tidak mencegah Tila pergi. “Ouh itu, boleh aja Wan...aku lagi gak sibuk kok.” kata Santi. “Eeeh tapi ngomong2 Tila kemana Yaa...” Santi baru sadar kalau temannya Tila tidak ada di sampingnya. “Tadi keluar San...kenapa gitu kalian lagi ada yang dikerjakan yaa, ganggu dong..” ujar Wandi. “Yaah Wan...kenapa tadi kamu nggak ngasih tau aku kalau Tila keluar..” kata Santi cemas. “Ya udah kita bicara besok aja ya di jam istirahat..” Santi mengakhiri percakapannnya. Dan meninggalkan Wandi untuk mencari Tila.
Wandi cuma hanya diam bengong ketika Santi meninggalkannya di kelas. Setelah sadar baru Wandi pun keluar lalu bergabung dengan teman-temannya yang sedang di kantin. “Aneh bener deh mereka berdua itu, katanya gak sibuk tapi aku ditinggal pergi.” Gerutu Wandi. “Ya udah besok lagi aja aku ke kelas Santi deh.” Wandi pasrah.
Keesokan Harinya pas Santi datang ke sekolah, Santi langsung mencari Tila. Karena kemarin Santi nggak sempat membahas masalah kemarin sama Tila. Akhirnya Santi melihat Tila sedang duduk di Teras Mesjid.
“Akhirnya, aku bisa nemuin kamu La..” kata Santi ter-engah2. “Semenjak Wandi datang ke kelas, sikapmu La kok kayak gak suka gitu sih,” selidik Santi pada temannya itu. “Kenapa sih La...dari kemarin wajahmu bete begitu...aku ada salah ya ama kamu..!!” ucap Santi lagi. Yang diajak ngobrol belum menjawab. “Laa...aku ngomong ama kamu...kamu marah sama aku yaa..?” tanya Santi. “Nggak....kenapa mesti marah kan kamu nggak berbuat salah..” jawab Tila datar. “Abis kenapa dong dari kemarin aku merasa kamu beda deh ama aku..” Santi merasa nggak enak. “Ouh jadi kamu merasa begitu...bagus lah..” jawab Tila ketus. “tuuuh kan berarti bener kemarin kamu marah sama aku...” ucap Santi masih penasaran. “Lagian kemarin kan kita lagi membahas pelajaran yang mau diulangankan, eehh malah kamu asik ngobrol sama Wandi ya udah aku tinggal pergi aja...bete tau...” jelas Tila. “Oalah....itu tooh, Tila..Tila...jadi kamu marah karena merasa aku cuekin gitu, atau karena jeles liat aku sama Wandi ya...” goda Santi sambil tersenyum penuh arti. “Kamu nggak usah jeles ama aku lah, lagian kan aku sama Wandi cuman ngebahas buat persiapan jambore aja kok..” jelas Santi. “Siapa juga yang jeles, gak kok. Aku cuma gak seneng kamu cuekin ya San,” ujar Tila sedikit berbohong.
Padahal Tila benar-benar tidak suka kalau Santi ngobrol akrab dengan Wandi. “Aah ada apa dengan aku sih, kenapa aku gak senang kalau Santi ngobrol berdua dengan Wandi.” bicara Tila dalam hati. “Aku harus bisa bersikap biasa, jangan berlebihan bisa-bisa Santi curiga lagi.” Gumam Tila lagi.
__ADS_1
Tak lama bel masuk pun berbunyi, Santi dan Tila pun masuk ke kelas bersama-sama tanpa bicara. Pak Sayuti pun masuk ke kelas, karena hari ini pelajaran pertama adalah IPS. Dan guru nya adalah Pak Sayuti. Kegiatan belajar di kelas 3A berjalan seperti biasa, lancar sampai bel pulang tiba. Wandi gak jadi kekelas Santi karena dia gak masuk sekolah, katanya sih ada keperluan keluarga jadi gak masuk sekolah.
Kesalahpahaman antara Santi dan Tila sudah diluruskan. Walaupun harus dipanggil dulu sama Pak Sukma ke kantor. Kok bisa, karena waktu itu mereka bertiga tak sengaja ketahuan ama Pak Sukma lagi beradu argumen, dan Santi juga Tila hampir berantem karena masalah salah paham mereka berdua belum terselesaikan.
Flash back on
“Maafkan kami Pak, Santi janji tidak akan mengulanginya lagi.” Tutur Santi. “Ya Pak, Tila juga janji akan selalu bicara baik-baik, kalau ada masalah diantara kami berdua,” ujar Tila menyesal. "Ya Pak, saya juga janji gak akan mengulanginya lagi," saut Wandi. "Ya bagus, jangan sampe masalah suka-sukaan hubungan baik dengan teman jadi putus mengerti!!" tegas Pak Sukma. "Baik Pak akan kami ingat," jawab mereka bertiga.
Akhirnya mereka berdua pun baikan lagi. Santi pun lega karena temannya udah nggak marah lagi. Seperti janji Santi pada Wandi bahwa hari ini akan membahas persiapan jambore pas istirahat, biar nggak ada salah paham lagi Santi bilang ke Tila kalau istirahat nanti dia tidak bisa sama-sama dengan Tila. Tila pun mengangguk tanda setuju.
\# \# \#
__ADS_1
Hari yang ditunggu pun tiba, hari ini Santi dan Wandi akan pergi berkemah ke Semarang untuk mengikuti Jambore Daerah Sekodya Sukabumi. Mereka berdua antusias sekali Pagi itu, sudah bersiap2 dengan segala perbekalannya. Dan mereka sudah berada di MTsN Baros tempat dulu mereka pelatihan. Karena memang kesepakatan bersama, bahwa kumpul dan star di MTsN baros.
“Bagaimana semuanya udah siap....!!!” kata Pak Yusuf Guru Pembina Pramuka. “Sudah Pa..!” jawab anak2 kompak. “Oke sebelum berangkat kita berdoa dulu ya...” kata Pak Yusuf. “Berdoa mulai..” semuanya berdoa dengan hidmat. “Berdoa selesai..” Pak Yusuf menyudahi. “Baik, pesan Bapak sebelum berangkat, kalian disana harus saling bahu membahu, saling bantu dan tentunya kekompakan harus dijaga..” jelas Pak Yusuf. “Ingat Jika kalian disana butuh sesuatu atau kesulitan kalian jangan ragu2 untuk bertanya kepada Kakak Pembina yang ada disana...Mengerti..!!!” kata Pak Yusuf menyudahi. “Mengerti Pak...” jawab anak2 kompak.
Peserta Jambore pun berangkat, mereka semua terlihat gembira. Selama diperjalanan mereka nyanyi2 lagu pramuka yang semangat. Setelah beberapa jam perjalanan, akhirnya mereka pun sampai dikota tujuan yaitu Semarang. Ketika sampai disana peserta2 lain yang dari sekolah lain pun udah berdatangan. Santi dan yang lainnya sangat senang sekali karena mereka mendapat kesempatan yang berharga ini.
Santi dan rombongan langsung ke tempat dimana mereka akan mendirikan tenda untuk mereka istirahat nanti. Mereka bekerja sama bahu membahu mendirikan tenda, agar pekerjaan cepat selesai. Akhirnya setelah satu jam, mereka selesai mendirikan tenda dan merapihkan barang bawaannya masing2 didalam tenda.
Setelah satu jam beristirahat, peluit panjang terdengar dari arah lapang. Spontan para peserta Jambore berlari ke lapangan karena tanda peluit itu tanda untuk berkumpul. Santi dan teman-temannya sudah berada dilapangan. “Selamat sore anak2...Selamat datang di Jambore Daerah....!!” seru Kak Sahrul salah satu pembina. Bagaimana kalian senang berada disini...!!” katanya lagi. “senaaaang kaaaak....” jawab semua peserta. “Oke tadi siang kita udah upacara pembukaan, kali ini kita akan bersenang2 biar tubuh kita rilek sejenak..” kata Kak Sahrul. “Kita akan main game atau permainan...setujuuu..” seru Kak Sahrul. “Setujuuuuu....” jawab mereka serempak.
__ADS_1
Perkemahan Jambore ini diselenggarakan selama 3 hari 2 malam. Alhamdulillah acara nya sukses, peserta jambore pun sangat senang ketika mengikuti kegiatan demi kegiatan. Begitupun Santi dan Wandi mereka berdua kelihatannya sangat enjoy dengan kegiatan yang berlangsung. Dan Hari ini hari terakhir mereka diperkemahan. Karena sebentar lagi akan dilaksanakan upacara penutupan. Peluit berkumpul telah ditiup, itu tanda semua peserta harus berkumpul di lapangan. Uparaca penutupan pun dimulai.
bersambung.....