
Pak Kuswandi dan Awan masuk ke kamar Santi secara bersamaan. "Gimana kondisinya Bu, apa udah baikkan?" tanya Pak Kuswandi khawatir. "Panas lagi Pak, kita berobat aja ke dokter Pak!" saut Bu Eka. "Ya udah nanti sama bapak aja ke dokternya, Ibu di rumah aja dan jangan lupa bikin bubur," pinta Pak Kuswandi. Bu Eka mengangguk setuju. "Wan, kamu hari ini ke sekolah adikmu ya, kasih surat ijin ke sekolah!" perintah Pak Kuswandi. "Iya Pak, nanti aku ke sekolah tenang aja," saut Awan. "Kamu pasti kecapean dek, nanti pas berobat minta surat dokter aja ijin istirahat tiga hari Pak, biar adek bisa istirahat dulu," ucap Awan lagi. "Ouh iya juga ya, untung kamu ingetin Wan, ya udah nanti Bapak minta ke dokternya," tutur Pak Kuswandi.
Santi dan Pak Kuswandi langsung berangkat ke dokter, setelah mandi dan sarapan bubur buatan Bu Eka. Sedangkan Awan berangkat ke sekolahnya Santi, mau memberi surat ijin ke wali kelasnya.
...# # #...
Santi dan Pak Kuswandi udah sampe di klinik dari setengah jam yang lalu. Mereka sedang antri menunggu giliran di panggil. Ya hari ini klinik yang didatangi oleh mereka, pasiennya lumayan banyak. Jadi otimatis harus sabar ngantri deh. "Kamu gak apa-apa neng, nanti kalau berasa gak enak bilang ya, paling bentar lagi kok kita dipanggil," tutut Pak Kuswandi. Santi hanya menganggukkan kepala. "Nanti apa yang dirasa bilang semuanya sama dokter ya neng," ucap Pak Kuswandi lagi. Santi mengangguk lagi.
Gak berapa lama nama Santi pun dipanggil oleh suster. "Santi Rosalia...!"panggil suster. Santi dan Pak Kuswandi pun langsung beranjak dari duduknya dan langsung masuk ke dalam ruangan dokter. Setelah sampe di dalam, Santi dan Pak Kuswandi pun langsung duduk dihadapan dokter.
"Ya Nak Santi apa yang di rasa sekarang?" tanya Bu Dokter. "Ini dok, dari kemarin saya demam dan kepalanya pusing terus lambung juga rasanya gak enak gitu dok, semalem sempet muntah sekali, rasanya di tenggorokan pait," jawab Santi dengan suara meringis menahan sakit di lambungnya. "Apa Nak Santi sekarang masih merasa mual?" tanya Bu dokter lagi. "Iya dok tapi sedikit tadi pagi pas makan bubur," terang Santi. "Oke, sekarang kita periksa dulu ya, silahkan Nak Santi berbaring dulu di kasur," tutur Bu dokter. Santi mengangguk dan langsung berbaring di kasur pemeriksaan.
Setelah lima menit diperiksa sama Bu dokter, Santi pun kembali ke tempat duduk. "Apa beberapa hari ini nak Santi makannya tidak teratur dan jajan sembarangan, biasanya usia anak sekolah seperti nak Santi suka sedikit lupa dengan pola makan, dan pasti di sekolah jajan gak pernah bawa bekal dari rumah," selidik Bu dokter. "Iya dok, beberapa hari ini saya memang makan gak teratur karena kegiatan di sekolah lagi lumayan banyak Bu dokter, saya juga suka kok bawa bekel tapi gak tiap hari sih" jawab Santi.
__ADS_1
"Yah seperti nya itu penyebabnya, anak Bapak ini lambungnya lagi minta di perhatikan, jadi nak Santi harus lebih memperhatikan pola makan jangan sampe terlambat makan ya, harus disiplin jika dibiarkan seperti ini maka kemungkinan akan lebih parah dari ini kalau kambuh lagi," jelas Bu Dokter. "Saya akan tulis resep buat anak Bapak, tolong nanti minum obatnya jangan sampe telat ya, dan saya juga akan buatkan surat dokter untuk istirahat beberapa hari di rumah ya," tutur Bu dokter lagi. Pak Kuswandi mengangguk paham.
...# # #...
Santi dan Pak Kuswandi baru sampe di rumah, dan langsung disambut oleh Bu Eka. "Assalamu'alaikum Bu...!" ucap Pak Kuswandi ketika pintu dibuka oleh Bu Eka. "Waalaikumussalam Pak, gimana pak tadi hasil dari dokternya, kata dokter si neng kenapa?" cerocos Bu Eka gak sabar. "Sabar Bu, biar Santi masuk ke kamar istirahat," jawab Pak Kuswandi. "Hehee iya Pak, Ibu sampe lupa saking ingin tau," saut Bu Eka.
Santi pun diantar ke kamar oleh Bu Eka. Dan Bu Eka kembali ke ruang tamu dimana Pak Kuswandi berada. "Nih Pak Ibu buatin minum, minum dulu pasti bapak hauskan," ucap Bu Eka. "Iya Bu, makasih. Si neng kena maag Bu, lambungnya lagi minta di sayang," tutur Pak Kuswandi memberitahukan hasil diagnosa dokter. "Ya Allah Pak, padahal ibu suka bawel ama dia suruh bawa bekel dan jangan telat kalau makan. Pasti ini karena kegiatannya yang tiap hari ada aja, si neng kan jarang ngemil," saut Bu Eka.
"Ouh iya Bu, ini surat dokternya disimpen sama Ibu, nanti kalau si neng masuk sekolah bisa di kasih ke gurunya," ujar Pak Kuswandi. "Ouh iya Pak, akan Ibu simpan," jawab Bu Eka sambil mengambil surat tersebut dan langsung menuju ke kamarnya untuk menyimpan di dalam lemari.
...# # #...
Sebelum sempet Laras ngomong lagi, angkot yang ditunggu pun datang dan berhenti di depan mereka. "Ayo kita naik, angkotnya lumayan kosong, masih muat buat kita berempat mah," celetuk Jaswari sambil naik ke dalam angkot. Disusul sama Sugeng, Nurul dan Laras. Setelah mereka semua naik, angkot pun melaju lagi. Dan kebetulan di dalam angkot yang dinaiki Nurul dan kawan-kawan, ternyata ada Awan, kakaknya Santi.
__ADS_1
"Eh ada Kak Awan, dari mana Kak?" tanya Nurul yang tersadar melihat Awan. "Eh kirain siapa, Nurul ya temennya Santi," Awan malah nanya balik. "Iya Kak, betul," jawab Nurul tersenyum. "Iya ini abis dari sekolahnya Santi, soalnya hari ini Santi gak masuk sekolah, semalem dia demam, jadi tadi pagi dia ke dokter, gak masuk sekolah," tutur Awan. "Sakit!! padahal kemarin sore abis pulang sekolah mampir ke rumah aku Kak, masih keliatan baik-baik saja," saut Nurul gak percaya.
"Iya mungkin kecapean Nur, tau sendiri Santi itu seperti apa kegiatannya di sekolah, Kakak aja sampe cape ngingetin dia jangan terlalu di porsir," tutur Awan. "Aku boleh jenguk Kak ke rumah?" tanya Nurul. "Boleh atuh, datang saja. Pasti Santi seneng kamu datang, dari kemarin keliatan lemes banget dianya, gak tau deh kenapa tuh, soalnya tadi pas berangkat ke dokter, Kakak juga berangkat ke sekolah nganter surat ijin," jelas Awan.
"Ya udah nanti aku ke rumah, tapi kayaknya mau pulang dulu mau bilang dulu ke Mamah," ucap Nurul. "Iya datang aja Nur, soalnya Kakak juga gak pulang mau ke sekolah SMP, tempat ngajar Kakak, ada kegiatan siang ini di sekolah," jawab Awan. "Ouh iya Kak," saut Nurul.
Tak berapa lama, Jaswari dan Sugeng pun turun, karena udah sampe. Jaswari dan Sugeng rencananya mau ikut Nurul jenguk Santi. Mereka pulang dulu, dan janjian ketemu di rumah Nurul, begitupun Laras.
...# # #...
Nurul dan yang lainnya udah siap mau ke rumah Santi. Udah dari 10 menit yang lalu mereka datang. "Ayo kita berangkat!" ajak Nurul. Mereka pun jalan kaki menuju ke rumah Santi. "Jauh gak Nur," tanya Laras yang belum pernah ke rumah Santi. "Gak kok deket," jawab Nurul.
Tak berapa lama, akhirnya sampe di rumah Santi. "Tok..tok... Assalamu'alaikum..." salam Nurul. "Waalaikumussalam..." jawab Bu Eka dari dalam rumah. "Eh ada Nurul, ayo masuk nak, mau ketemu Santi Ya," ucap Bu Eka, sambil mempersilahkan Nurul dan yang lainnya masuk.
__ADS_1
bersambung.....