Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga

Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga
EKTRA PART BONUS


__ADS_3

" huhh selesai juga " ucap warna selsai bersih bersih di dalam kamar mandi .


Warna pelan pelan membuka pintu kamar mandi , mengintip pemandangan di luar


"huh mas Surya belum sampai syukur deh" ucap warna melangkah kan kaki dengan hanya memakai handuk yang melilit di tubuh nya.


"mana ya paper bag yang aku bawa dari rumah? kan baju ganti nya disana?" warna berbicara sendiri


Sedang mencari di sekeliling ruangan, warna melihat sebuah paper bag yang berbeda di atas kasur , warna mendekati dan membaca isi pesan yang tertempel di paper bag tersebut.


" mbak, ini pengganti paper bag mbak ya, soalnya paper mbak tadi basah terkenak air sama anak anak yang main lari larian bye shindy" warna membaca isi pesan tersebut


" hmmm basah toh " sambung warna sambil membuka paper bag tersebut


" ha' " ucap warna melotot melihat isi di dalam paper bag nya


"lingerie berwarna merah **** ya sayang" Surya di depan pintu masuk mengejutkan warna, entah dari kapan ia berdiri disana


" ya Allah mas , bikin jantungan aja ,ketuk pintu keg mas " ucap warna belum terkejut dan lupa kalau ia cuma memakai handuk saja sekarang


"hihihi jadi gimana itu?" Surya menunjuk lingerie yang di tangan warna , mendengar hal tersebut warna buru buru memasukan kembali ke dalam paper bag


"ngak usah mas, aku ngak pernah make gini gini an mas hihihi " ucap warna tawa cengir


"OOO ya udah ngak apa juga sih, tanpa memakai apa pun juga lebih memudah kan kok sayang " ucap Surya mengedip kan mata nya


"apa an sih mas , ucap warna sambil memegang dada nya " dan ia baru sadar kalau sekarang ini cuma memakai handuk saja


"ha' " warna berlari dalam selimut


"OOO mau sekarang ya sayang, masih senja lo hehhe " ucap Surya jahili warna


" ngak mas " warna turun dari kasur


" ya udah terpaksa tuh pakai yang berwarna merah, kalau ngak mau nanti langsung saya sosor heheheeh " ucap Surya ke kamar mandi


" ya elllaaa shindy Shindy, harus ya shin baju gantinya gini amat , lagian aku ngak ada deh bekas bekas air disini , fix lah aku di kerjain sama sahabat plus adik ipar terbaik " ucap warna sambil memakai lingerie tersebut


Warna memandangi tubuh nya di kaca, ia terlihat cantik dengan rambut lepas, memakai bedak dan lipstik tipis, **** itulah yang.ada di pantulan cermin.


" seumur umur baru kali ini aku memakai baju yang kurang bahan ini, dan ini juga yang terakhir deh , masak memakai baju tapi seperti tidak memakai baju sih , kok ada ya orang bikin baju kayak gini " warna berbicara di depan cermin


" **** " ucap Surya keluar dari kamar mandi


Warna tak merespon, karena sepertinya ia risih dengan memakai baju tersebut.

__ADS_1


aduh kok malu ya, kalau lari di atas kasur nanti mas Surya mikir nya aneh aneh ya sudah aku duduk sini aja lah bathin warna


" kok kayak patung sih disana, ayok sini " ajak Surya duduk di atas kasur


kok gerogi yah kayak perawan aja , tapi nanti gimana ya, apa mas Surya minta malam ini ya, aduhh kok takut sih , oke warna relax ambil nafas dalam dalam lalu buang warna berbicara sendiri di dalam hati


"senam ya sayang, kok ambil nafas dalam dalam atau nervous ya heheh " warna ketahuan melakukan relaksasi karena saking geroginya


ha' ya Allah harus ya ketahuan memalukan banget sih hikhikhikhikhi warna dalam hati


" ayok sini apa perlu mas jemput" ucap Surya sambil menepuk kasur di sebelah nya


"ngak usah mas " warna sambil pergi ke kasur dan duduk di samping Surya


Surya mengambil tangan warna dan mencium dengan lembut


" sayang terimakasih telah Sudi kiranya menjadi istri mas, ibu dari anak anak mas" ucap Surya bahagia


" yang harus nya berterimakasih itu saya mas, terimakasih telah menjadikan saya istri dan mau rela menjadi ayah dari anak anak saya " ucap warna sendu


" sayang , kamu bukanya sebut nama ya kalau sama keluarga nya sayang, kok sekarang sama mas ngak sih " tanya Surya karena kurang enak di dengar jika warna memanggil dirinya dengan sebutan saya dan aku


" hehhehe emang nya mas mau na sebut nama gini " tanya warna


" iyaa lebih manja kesan nya hehe" ucap Surya


" sayang kamu udah siap?" tanya warna mendekati warna


"siap apa mas?" tanya warna polos


" siap tempur ?" Surya menggoda


" tempur sama siapa?" tanya warna polos


" tempur sama mas di atas kasur sekarang ?" Surya semakin mendekati wajah nya warna , dan seperti nya warna mengetahui apa maksud pembicaraan nya Surya


" siap tidak siap na harus siap kan mas, kewajiban istri dan kodrat seorang istri " jawab warna yang membuat Surya tersenyum


Dua bibir mulai menyentuh sama lain, surya mau meluma" bibir istri nya tetapi...


Tok tok tok di gagalkan dengan suara ketokan dari luar


" siapa sih sayang ganggu aja, kamu disini aja ya, tutup pake selimut , ngk boleh yang lihat kamu sedang memakai baju haram lo " ucap Surya berdiri membuka pintu hotel


" ayah" ucap Niko dan Akbar di depan pintu

__ADS_1


" Niko Akbar kenapa sayang, kok belum tidur " tanya Surya


" Mama mana yah " tanya Niko penasaran karena ngak melihat mama nya warna


"mama udah tidur sayang, kecapean kayak nya nak " jawab Surya berbohong


" hmmm mama udah di tidur yah" tanya Akbar


" udah sayang" jawab Surya


Akbar dan Niko sambil pandang dan saling tersenyum


" ya udah yah kami bobok di kamar ayah dan mama aja deh malam ini , bobok bareng yah " ucap Niko sambil membawa Akbar masuk sebelum kaki Niko melangkah ke dalam kamar


" ehhh cucu cucu Oma mau kemana sayang " panggil mama Surya yang datang pada waktu nya


" mau tidur di kamar mama dan ayah Oma " jawab Niko


" tidur bareng nya besok aja ya sayang sayang Oma, ayah dan mama lagi capek loo kasihan tu wajah nya ayah aja burem tu karena belom kebagian " ucap oma menggoda Surya


"kebagian apa Oma" tanya Akbar


"kebagian tidur sayang heheh" jawab mama Surya , sambil mengajak Niko dan Akbar balik ke kamar mereka


Surya menutup pintu kamar dengan lega huh,


"syukur mama datang di waktu yang tepat ya sayang " ucap Surya ke warna yang hampir mengantuk


" sayang , ngak boleh ketiduran nanti ini meloyo Lo" jawab Surya sambil menunjuk adik nya


" apa an sih mas jorok, tapi tadi mas bohong Lo ke anak anak bilang na tidur " jawab warna


", iyaaa dari pada tadi ia masuk, dan lihat sayang pakai baju macam ni, mereka nanti mikir apa coba ayok, anak laki lagi" jawab Surya


" benar juga ya mas " jawab warna


" iya dong sayang, ayok kita mulai lagi " jawab Surya tak sabaran


Surya meniduri warna pelan pelan , dan wajah Surya tak berjarak lagi dengan wajahnya warna, benda kenyal terserah sudah hampir menyatuh , Surya sudah mulai ******* dan akan melanjutkan aksi selanjutnya ..


Tok tok tok ayah ayah mama mama


"ya ampun sayang gini amat cobaan malam pertama kita ya yank" ucap Surya malang hahha


" sabar mas, banyak anak banyak rejeki banyak bahagia nya Lo, ayok bukak dulu mas kasihan tu anak anak " jawab warna tersenyum

__ADS_1


Bersambunggghh part bonus selanjutnya..


heheehhe


__ADS_2