
"bund, yakin mau bilang semua ke mama nya Akbar bund " ucap bunda kinara pelan ke bunda Shasha karena takut warna mendengar dari kamar
"ngak apa bund, biarkan saja bunda Shasha bilang semua nya, biar aku tahu, ayok bunda Shasha mau bilang apa tadi " ucap warna
"kak, sebenarnya mas Arsya sudah sering jajan di luar itupun sebelum ketahuan yang kemarin kak, mas Arsya sudah biasa melakukan itu, dan pergi ke di****** itu sudah biasa mas Arsya lakuka kan kak, bahkan sekarang mas Arsya belum berubah kak, aku memang tidak punya bukti kak, tapi aku yakin 100% percaya sama suami ku kak, suami ku tak mungkin berbohong mengenai ini kak " ucap bunda Shasha
"Dan lebih parah lagi, mas Arsya jugak ajak suami ku , untuk jajan di luar kak, benar benar tidak waras, masak mas Arsya juga ngatain laki ku takut istri karena ayah Shasha menolak ajakanya itu ku baca sendiri chatinggan mas Arsya ke ayah nya Shasha " sambung bunda Shasha
"silakan Kaka marah ke aku, tapi itu yang aku tahu kak, ngak ada ku buat buat dan ngak ada juga ku memfitnah suami kakak, itulah yang ku dengar dari suami ku kak, sekarang keputusan di tangan kakak kak, apa pun itu " bunda Shasha melihat warna yang sedang menahan tangisnya.
"bund, pertama tama aku ngucapin terima kasih banyak ke kamu, karena kamu udah jujur ke aku bund, dan bunda tidak perlu meminta maaf karena bunda tidak salah, yang salah disini suami aku mas Arsya, suami yang tak pernah puas, aku mintak maaf atas nama ayah anak anak ku bund, karena pernah mengajak suami bunda untuk hal yang buruk, maafkan aku bunda, seperti nya aku gagal menjadi istri untuk dia sehingga .." warna dengan suara bergetar
"bukan mam, bukan mam yang gagal jadi istri , tapi dia mam, dia yang gagal jadi suami sekaligus ayah untuk mam dan anak anak. Dia yang tidak bisa menahan hawa nafsunya, dia yang tidak bisa mengendalikan dirinya untuk berbuat yang tidak baik, jadi stop menyalahkan diri mam sendiri " potong bunda Kinara sebelum warna menyelesaikan pembicaraan nya.
"iya kak, benar kata bunda Kinara, jadi apa yang akan kakak lakukan sekarang kak" tutur bunda Shasha
"aku mau pisah saja bund, aku ngak sanggup lagi, aku sudah tidak bahagia bund, aku capek bund, aku capek hik hik " ucap warna menangis
__ADS_1
"mam sudah lah mam, jangan menangis, untuk apa di tangisi lelaki kayak gitu, bentar lagi jugak masuk penjara kalau tertangkap Uups" bunda Shasha menutup mulut nya , karena sepertinya dia kecoplosan
"masuk penjara, tertangkap, maksud nya bund " ucap warna parau
"ngak kak, aku asal bicara aja, emang ngak ada ya, lelaki penghianat masuk penjara di tangkap polisi gitu " jawab bunda Shasha asal, dia merasa orang polos yang bodoh sekarang, dan sedang menarik bibir nya sebelah ke ujung
"apaan sich bunda, becanda aja deh, ngak tau apa bunda Akbar lagi sedih (sambil menggeleng kepala) setahu aku sampai sekarang ngak ada tu penghianat cinta masuk penjara, kamu ada ada aja la bund" ucap bunda Kinara heran
"bund, ada yang masih kamu tutup tutupi dari aku bund " tanya warna instens menghadap ke bunda Shasha
Bunda Kinara sedang melihat bunda Shasha dengan intens dan berkata dalam hati "apa lagi lah yang di sembunyikan bunda Shasha ini, ya Allah berat kali cobaan yang kau beri pada kak warna, semoga ada hikmahnya untuk kak warna, dan InshaAllah kebahagiaan menunggu mu kak warna "
"kak, bund aku pulang duluan ya, soalnya masih banyak pekerjaan yang belum selesai dadada " sebelum warna dan bunda Kinara menjawab bunda Shasha sudah beranjak pergi.
"aku tau bunda Shasha , masih ada yang mu tutupi, apa lagi mas Arsya, apa lagi" gumam warna
"mam bilang sesuatu " ucap bunda Kinara
__ADS_1
"tidak bund " ucap bunda Kinara
"ya sudah mam, aku dan Kinara pulang dulu ya, nanti kalau apa apa hubungi aku dan bunda Shasha aja, kalau bisa bantu , kami pasti bantu mam kok " ucap bunda Kinara
"iya bunda, makasih ya bund" ucap warna
"oke mam, bye" ucap bunda Kinara, dan di jawab anggukan oleh warna
Hallo semuanya
maaf ya masih banyak yang typo..
terimakasih atas like dan komentar nya🙏 terima kasih juga atas support nya ya semuanya..
Semoga kita tetap sehat semuanya...
aaammiiinn
__ADS_1