Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga

Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga
bab 85 POV warna dan Surya


__ADS_3

warna POV


Akhirnya plong juga hmm udah bilang semua nya ke mas surya. Besok kami semuanya akan pulang kampung. Saya belum percaya ini semua, masih seperti mimpi .Baru kemarin rasanya luka itu hingga sekarang belum kering, kadang saya berpikir apa ini jalan yang benar yang saya ambil, semoga saja ini semua awal dari kebahagiaan anak anak kami.


Sepulang dari kampung esok, saya harus menuntas kan persoalan mas Arsya ini, karena semenjak kemarin saya hubungi kakek nya Akbar ayah nya mas Arsya untuk menanyakan dimana mas arsya di tahan tapi nomor papa ngak pernah aktif. Supaya Akbar bisa melepas rindu dengan papa nya meski hanya sebatas suara.


Saya tentu sangat mengerti bagaimana pun kasih sayang yang ia dapat dari saya mama kandung nya dan dari mas Surya yang begitu menyayangi seperti hal nya anak kandung, dalam hati kecil Akbar tentu masih terbesit bahwa ia sangat merindukan ayah kandung nya .


Miris memang perpisahan suami istri dengan memiliki berapa orang anak, mereka jadi korban meskipun tak pernah di inginkan oleh orang tua mana pun, tapi yang namanya resiko perpisahan tentu sedikit banyak nya berdampak kepada anak anak. Akbar sudah mengerti banyak hal tentang mengapa saya dan mas Arsya berpisah , kalau di banding kan adik adik nya tentu dia yang sangat terpukul. Attar dan Zahira saya masih bisa bersyukur mereka belum tahu apa apa tentang mama dan papa nya. Paling tidak , tida terlalu banyak memory yang terekam mengenai kebersamaan dan kasih sayang dari papa nya dari kecil apa lagi si cantik ku Zahira .


Pernah kah Attar menangis di tengah malam, seperti dia merindukan seseorang? pasti nya sering dulu di awal kami berpisah , hampir setiap malam Attar menangis , ia dia merindukan papa nya, saya tahu dan saya mengerti betul akan hal itu, tapi tak berselang waktu lama hal tersebut hilang dan lambat laun mungkin Attar lupa akan papa nya , tapi kalau ia sudah mulai mengerti esok tentu akan saya ceritakan kepadanya mengenai papa nya yang dengan penuh kasih sayang dan pahlawan untuk dia . Saya hanya akan menceritakan mas Arsya yang dulu awal kita perkenalan, awal menikah hingga melahirkan dia, perubahan papa nya dua tahun terakhir tentu tidak akan saya ceritakan.


Cukup ia mengetahui bahwa papa nya adalah papa yang terbaik di dunia, begitu pun kepada Zahira. Kalau kelak mereka bertanya kenapa papa mama nya berpisah, tentu kelak saya akan memikirkan alasan yang tepat. Karena bagi saya luka yang lama tak perlu di bukak lagi, di tutup saja hingga akhir.


Pov warna end


POV Surya

__ADS_1


*saya tak mengira , dia pandai bermain kata , lucu sekali rasanya mengingat bagaimana ia berbicara tadi siang hahaha mau ku cerkam langsung saja tu mulut di tambah lagi dengan mata nya yang terpejam.


mengapa saya merasa tak sabaran untuk esok pagi ya, syukur mama papa dan Shindy sudah mempersiapkan semua untuk di bawa esok ke kampung warna, jadi ngak keburu.


Warna warna, janda cantik baik , lembut hatinya merebut hati anak anak saya dengan pandangan pertama begitu pun saya di awal jumpa saya tahu dia wanita yang baik penuh kasih sayang, merugi lah orang yang melepaskan dia. huhhh kalau ingat itu kenapa emosi kepada Arsya ya. Dimana ia sekarang sudah lama juga ngak nongol nongol , kenapa ngak ada menemui anak anak ya, karena bagaimanapun pun, tentu Akbar rindu akan papa kandung nya. Kapan kapan deh ku tanya warna untuk saat ini aku ngak mau merusak momen bahagia ini.


Hay bunda nya Chika dan Niko yang sudah berada di surga , kamu tak perlu sedih atau takut, kamu cinta mu kenangan kita semua nya tentang kita akan selalu ada di suatu tempat di hati ku paling dalam. Ingatlah satu hal wahai bidadari surga ku bunda nya anak anak tidak akan pernah tergantikan , jadi kamu jangan pernah beranggapan kalau aku mengganti kan posisi kamu di hati nya anak anak. kamu tetap bunda yang melahirkan nya mel sungguh, kamu tetap ada di hati anak anak, dan di hati kita semua nya.


Tapi apa kamu tahu Mel, aku menemui seorang wanita yang mandiri, penuh semangat , penuh kasih sayang, lembut hati dan perbuatannya tentu dia cantik sama seperti mu. Namanya warna namun sayang hidup nya tak secantik warna . Dua tahun terakhir hidupnya penuh luka dan air mata, dia mempunyai tiga orang anak yang masih kecil kecil dan lucu lucu. Dia wanita yang sangat menyayangi anak anak kita , begitu pun sebaliknya anak anak menyukai dan menyayangi nya semenjak pertama kali jumpa.


Dari kedekatan Meraka , saya baru menyadari anak anak butuh sosok mama , sosok ibu yang peduli, perhatian, sayang ,sama mereka . Awal nya sulit untuk membuka hati, tentu kau tau kenapa begitu sulit membuka hati ini kan Mel, karena cinta ini begitu besar untuk mu.


Malam ini, saya memintak izin dan doa mu dari surga , esok saya beserta dengan yang lainya akan melamar wanita yang bernama warna tersebut untuk menjadi istri saya dan ibu sambung bagi anak anak kita dan tentu nya Mel karena saya juga sudah sangat mencintai dia. Sungguh* ( Surya berbicara sambil memegang photo almarhum istri nya amel).


Surya POV end


Di rumah Surya.

__ADS_1


"yah, Niko mendengar semua pembicaraan ayah dengan bunda , maksud Niko dengan photo nya bunda " Niko berdiri di depan pintu kamarnya Surya . Ia melihat surya yang masih memegang photo bunda nya dengan mata yang berkaca-kaca.


"bunda cantik ya yah, sama seperti Chika , Chika dan mama seperti kembar " ucap Niko


"hmm iya nik, mereka memang sangat mirip" ucap Surya memegang pundak nya Niko


"apa ayah merasa bersalah kepada bunda karena mau menikah mama warna " tanya Niko seperti orang dewasa


"bukan sayang, ayah cuma sangat rindu bunda kalian " jawab Surya


" yah, bunda pasti bahagia kalau melihat kita semua bahagia bersama mama warna beserta adik adik, Niko tahu kok di hati ayah akan selalu ada bunda" jawab Niko


"iya sayang , kamu sekarang sudah besar ya, berbicara pun sudah seperti orang dewasa" jawab Surya


"iya dong yah heheh" jawab Niko sambil tawa pelan


"nak, kamu tidak perlu lagi pura pura menjadi anak yang semuanya serba bisa, nikmatilah masa kecil mu, masa remaja mu, jangan paksakan dirimu sendiri , ayah tau semenjak bunda mu meninggal kan kita semuanya, kamu banyak berubah nak, kamu seperti di haruskan menjadi dewasa oleh diri mu sendiri,. sekarang jangan lakukan itu lagi, nikmati masa bermain mu" kata surya

__ADS_1


"iya yah, " sambil memeluk Surya


"semuanya sudah kembali seperti dulu lagi yah, semenjak kita mengenal mama " jawab Niko tersedu..


__ADS_2