
"tak perlu banyak alasan yang harus saya katakan kepada kamu anella, iyaa warna adalah seorang wanita janda ,orang tahu bagaimana keadaan dia yang sebenarnya dari pada gadis tapi tak perawan " ucap mama surua lancang yang menggemparkan tempat mereka berkumpul.
Karena nyonya Gunawan tersebut menunjuk anella dengan kata kata pedas ,tentu nyonya Hartono mama anella tidak terima " apa maksud kamu bicara seperti itu kepada anella jeng" tanya beliau
"maaf ya jeng, kamu pasti tidak terima anak kamu di hina bukan? saya pun seperti itu , saya tidak mau di calon menantu saya di hina dan di rendahkan karena itu sama saja merendahkan anak saya Surya, dan tentunya kamu tau bagaimana saya memperlakukan pasangan yang di pilih anak saya sendiri, saya menyayangi mereka seperti anak ku sendiri" jawab mama Surya
"iya jeng saya paham akan itu, tapi tolong klarifikasi kata kata terakhir kamu , perkataan di akhir kamu seperti menuduh anella sudah tidak suci lagi" jawab mama anella
"mah sudah lah ,stop maaf mbak mas seperti nya tadi istri saya karen lagi emosi dan terbawa suasana saja , dan saya harap ini cukup Disini saja" pak Gunawan menengahi karena sepertinya beliau takut permasalahan nya kemana mana dan tentunya akan panjang ber episode episode wkwkwk
" saya tidak menuduh jeng, saya cuma bilang dari pada menikah gadis tapi tak perawan lebih baik menikah seorang wanita yang jelas status nya , kalau kesucian anak jeng silakan tanyakan pada anella sendiri ,kami tidak ada urusan dengan semuanya itu " jawab mama Surya tak menghiraukan perkataan pak Gunawan
"saya tidak meragukan kesucian anak saya jeng, tentu jeng tau sendiri bagaimana terjaga nya almarhuma Amel dan tak ada bedanya kami juga menjaga Anel seperti itu " jawab mama anella
"hmmm kalau masalah menantu saya Amel, tidak di ragukan lagi jeng, walaupun tidak jeng jaga seketat mungkin, dia tau bagaimana caranya menjaga diri, dia tau batas batas nya dia tak akan mau menginap sana sini di hotel bintang lima bersama lelaki yang bukan muhrimnya bukankah begitu anella" mendengar hal itu anella terkejut dan memandang sinis mama Surya
sial seperti nya mereka mengetahui kelemahan ku, padahal aku sudah bermain dengan cantik dimana mereka mengetahui nya, tak ada yang tahu akan hal ini, saya rasa ini adalah jebakan aku harus santai bathin anella
"tentu saja Tante, hal yang sama berlaku untuk saya " anella berusaha tenang
"sudah lah , kalau Surya dan anella tidak berjodoh ikhlaskan, dan anella harus terima ini, cinta dan takdir tak bisa di tentang nak, dan mari kita pulang lain kali kami akan datang kesini lagi untuk melihat Niko dan Chika , terimakasih atas waktu nya pak Gunawan dan keluarga" seperti nya papa nya anella sudah mencium aroma tak enak, dan sebenarnya ia sudah paham arah kemana omongan istrinya pak Gunawan tersebut. Hanya saja ia menahan diri supaya tidak emosi dan melampiaskan kemarahannya kepada anella disini tentu salah tempat
" sama sama mas" jawab pak Gunawan
"anella ayok pulang " papa nya menghardik Anella
sebelum semuanya sampai di depan pintu mama Surya berkata
"Anella *Sun* hotel bintang lima di Paris itu milik keluarga Gunawan Lo, jadi kalau kamu mau berlibur ke Paris kamu boleh nginap disana dengan percuma" mama Surya tersenyum kepada anella
__ADS_1
Mendengar itu Anella tak menjawab dan mendongkol pergi , begitu pun dengan kedua orangtuanya nya tak ada satu kata pun yang keluar dari mulut mereka.
"wah wah wah mama emang keren top mar kotop ya, mama tahu kelemahan musuh mama mantap " ucap Andri yang dari tadi melihat dan menguping pembicaraan dua keluarga tersebut
"jangan panggil nyonya Gunawan kalau mama tidak tahu semua tentang orang orang yang berniat macam macam sama keluarga kita , jangan kan seorang anella , apa saja yang kalian lakukan di luar sana sedang apa kalian mama tahu, bahkan semua informasi mengenai warna saja mama mengetahui " ucap pak Gunawan
" wahhh mama emang ngak berubah ya", jawab Surya
"wajib Surya , bahkan dimana mantan suami nya warna di tahan mama tahu hmm heheh " jawab mama Surya serengeh
tak lama kemudian , telfon surya berdering
"Hallo " ucap Surya
"apa, oke saya akan kesana sekarang" jawab Surya emosi
"kenapa nak, ada apa" mama risau
"ya Allah emang ya ngak ada kapok nya tu anak, ajak Andri sekalian ayok" ucap mama Surya
"oke mah assalamu'alaikum " ucap Surya dan Andri bersamaan
Dilain tempat anella sedang memacu mobil nya ya, ke rumah warna
" jangan panggil aku anella jika aku tidak mendapatkan apa yang aku mau, warna tak butuh waktu 5 jam aku mengetahui semuanya tentang kehidupan mu, humm berani bersaing dengan anella?? " anella berbicara sendiri
" hmmm seharusnya saya berhati hati dalam memilih hotel , sial seharus nya saya berfikir ketika mengetahui hampir seluruh karyawan hotel tersebut warga negara Indonesia , ahhh sial " sambung anella
"Surya, jika saya tidak bisa memiliki kamu begitu pun dengan warna , dia juga tidak akan memiliki kamu mas Surya " anella berbicara sendiri
__ADS_1
Di mobil lain, Andri seperti berpacu dengan waktu tetapi tetap mengemudi dengan berhati-hati.
"mas lebih baik kamu hubungi mas Surya dan Shindy, mengenai anella takutnya nanti keluarga mbak warna salah paham" ucap Andri
" sebelum kamu ngomong sudah saya lakukan", jawab Surya serengeh
"kapan mas nelfon" jawab Andri tak percaya
"iniii " Surya memperlihatkan chattinganya dengan dengan warna
"keren mas" puji Andri
" bahkan shindy sudah menunggu cantik kedatangan Anella hahaha " ucap Surya
"hahaha Shindy shindy, akhir nya tiba juga saat nya kembali mendengar empedu empedu yang keluar dari mulut mu Shindi haha" ucap Andri seperti mengingat masa lalu nya
" hahahah shindy adalah mama kedua, semua tabiat mama turun ke dirinya " ucap Surya
Streeettt bunyi mobil anella tepat di depan rumah warna
Anella membuka pintu dan di kaget kan dengan
suara prok prok prok ya Shindy tepuk tangan .
" saya beri kamu sambutan yang meriah dengan tepuk tangan saya langsung, hebat kamu anella tidak tersesat mencari alamat calon Kaka ipar saya "ucap Shindy menyambut kedatangan Anella
" saya tidak ada urusan dengan kamu shindy, saya kesini hanya untuk bertemu warna si janda kembang yang menggoda mas Surya dengan manis rayuannya " ucap anella
"berurusan dengan mbak warna Kaka ipar saya tentu itu menjadi urusan saya" jawab shindy
__ADS_1
"eh janda kamu tahu siapa saya? saya anella kembaran nya Amel almarhumah istri mas Surya, saya dan Amel tidak ada beda nya, lagi pula kami sepadan tidak seperti kamu , saya singel saya lebih segalanya dari kamu,.jadi saya harap kamu tahu diri dan membatalkan pernikahan kalian" jawab anella
"jika kamu ingin mas Surya ingin membatalkan pernikahan ini, kamu salah alamat silakan mintak langsung ke mas Surya , tentu dengan kata kamu , kamu banyak kelebihan dari aku tentu jika itu benar ia akan menerima dengan senang hati apa yang kamu minta anella" jawab warna tegar