Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga

Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga
bab 94. Berjumpa anella di depan WO


__ADS_3

Surya dan warna telah sampai di sebuah gedung, yah Wedding Organizer ternama dan terbaik di kota ini. ketika Surya turun dari mobil tangan Surya di tarik seseorang dan seseorang tersebut langsung nemplok ke dada Surya, iya seseorang tersebut memaksa Surya untuk berpelukan.


Tentu Surya kaget dan langsung menarik diri


"Anella kau, apa yang kau lakukan" tanya Surya sedikit kesal


"aku , aku hanya memeluk mu mas , tidak masalah bukan" anella tersenyum


Surya menoleh ke belakang, sedikit terkejut namun Surya tidak menampakkan ekspresi terkejut melihat warna tepat di belakang nya


apa warna adegan tadi, ah emang sial si anella bathin Surya


"pelangi" spontan Surya, warna hanya tersenyum dan terlihat biasa saja seperti tidak melihat apa apa , meskipun ia melihat semua adegan itu .


"pelangi siapa dia mas" anella melihat warna melihat warna dengan rendah dan tentu ia hanya merasa dirinya yang paling cantik dan lebih segala galanya


" pelangi, ini anella kembarannya Amel bunda nya anak anak" ucap Surya ke warna


"anella dia warna " ucap Surya


"siapa warna mas, asisten kamu atau ..." ucap anella terpotong


"ia dia wanita yang spesial" jawab Surya


sebelum dia mengatakan hal hal yang menyakiti warna, lebih bagus saya potong, karena aku tau kata apa yang akan di ucap wanita sombong di depan ku ini bathin Surya


"baiklah Anella, kami ada keperluan lain, dan kami harus segera pergi" ucap Surya


"ohh oke kebetulan saya punya waktu luang, apa boleh kita jalan bertiga " Anella senyum terhadap warna


sebelum warna menjawab " maaf anella ini privasi, dan saya harus sampai kan ini, kami tak bisa mengajak siapa pun dalam urusan ini, " Surya dengan cepat menjawab dan menarik tangan warna untuk pergi dari tempat tersebut


Tentu anella melihat dengan mata yang penuh dengan kebencian kepada warna yang di gandeng surya


"siapa wanita itu, saya penasaran " anella berbicara sendiri dan langsung membalik ke arah mobil nya


"hmm kok kita ke arah kafe sih mas, katanya WO " ucap warna


Surya melihat kebelakang , setelah memastikan anella sudah enyah dari tempat , Surya sedikit legah

__ADS_1


"ayok " ucap Surya menggandeng warna dan langsung ke arah wo tersebut


"kenapa sih mas aneh deh" warna penasaran dan merasa ada sesuatu


"anella tadi nenek lampir kalau ia tahu kita ke WO , dia kan merubah wujudnya " ucap Surya


" dia mencintai mas Surya ya" tanya warna


"saya tidak tahu, apa pun itu saya cuma mencintai calon istri saya warna " ucap Surya tegas


"gombal banget sih mas" ucap warna


"Hallo tuan surya apa kabar sudah terlalu lama kita kita bertemu, dan sekali bertemu sudah gandeng wanita cantik aja ya" ucap seorang perempuan cantik , tentu pemilik WO tersebut


" hahaha siapkan pernikahan saya , dan oh ya ini warna calon istri saya " surya secara langsung mengatakan maksud kedatangan nya


"waw sekali ketemu langsung mempersiapkan pernikahan , excellent" ucap Siska sang pemilik WO tersebut


" ayo silakan nyonya dan tuan duduk dulu, dan silakan pilih konsep yang tuan dan nyonya pilih untuk pernikahan kelak" sambung Siska


Setelah ngobrol panjang, warna di pintak untuk mencoba satu buah gaun yang indah , ya gaun berkerudung berwarna putih .


"maaf tuan surya mata dan air liur nya tolong di kondisi kan ,hihihi" ucap Siska


"waw cantik sempurna" respon Surya , warna yang mendengar hanya senyum senyum dan malu dengan wajah merah


Berapa jam sudah berlalu sekarang Surya dan warna telah sampai di butik .


"gimana sukses mbak" tanya shindy ke warna , ya Shindy membiasa kan diri memanggil warna mbak, karena sebentar lagi akan menjadi Kaka iparnya


"hmm " jawab tak semangat warna


"why, kenapa mbak, semuanya baik baik aja kan" tanya Shindy penasaran


Warna menceritakan semua yang terjadi mengenai Anella tadi, tentu Shindi sedikit terkejut karena takdir menjumpai mereka bertiga


"kok bisa ya, dan kenapa terlalu cepat jumpanya di depan WO lagi" Shindy mukul jidat nya


"kenapa emang nya bund" tanya warna penasaran

__ADS_1


"aku akan ceritakan semuanya mbak, supaya kamu tidak salah paham dengan mas Surya " jawab shundy


Shindy menceritakan semuanya dari awal, bagaimana obsesinya anella kepada Surya, bagaimana dulu perlakuan anella kepada Amel mantan istri Surya , bahkan sempat diam diam ingin menukar dirinya dengan Amel.


tentu mendengar semua itu warna shock, dan tidak menyangka ada saudara kembar yang seperti itu


" Ya Allah ada ya sauda kembar yang rela berbuat seperti itu untuk memenuhi keinginan hati nya" ucap warna


"iya mbak, ke mbak Amel yang saudara kembar nya aja dia bisa berbuat apa saja mbak, apa lagi ke mbak warna , kalau ia tahu mbak akan menikah dengan mas Surya " ungkap Shindy


"dan Anella tidak akan tinggal diam mbak, ia akan mencari tahu tentang kamu keluaga kamu mbak , apa lagi tadi mas Surya bilang kamu orang spesial, semoga dia tidak kepikiran kalian ke WO" sambung Shindy


" apa yang haru aku lakukan bund, ngeri juga ya, kok kayak psikopat ya " ungkap warna


"tidak perlu takut pelangi, selagi dia tidak mengetahui siapa kamu, dia tak akan berani buat apa apa, tapi ya kita harus waspada dan hati hati" ucap Surya dari belakang yang dari tadi nguling pembicaraan mereka


"iya mbak, tenang aja dan bersikap biasa saja apa lagi pernikahan kalian tinggal lebih kurang 2 Minggu lagi" jawab Shindy


"iya bund, makasih yah" jawab warna peluk Shindy


"Shindy mbak, biasakan manggil nama ku Shindy dong, lupa bentar lagi kita ipran " tanya Shindy dan di lanjutkan dengan tawa mereka


"kamu harus hati hati dengan wanita psikopat itu bro, di tambah lagi warna mempunyai keluarga yang sederhana , sangat mudah bagi dia untuk mencari tahu semuanya " ungkap Andri kepada Surya tapi tidak di dengar para wanita tersebut


"kenapa wanita itu selalu mengganggu keluarga saya " ucap Surya


"entah lah bro, kadang aku berpikir kematian mbak Amel ada hubungannya dengan dia, apa lagi ketika mama papa nya langsung pindah setelah satu bulan kematian mbak Amel dengan alasan perkerjaan dan ingin membiasakan diri tanpa mbak Amel " ungkap andri


"kamu terlalu jauh bro, kalau mama papa nya tahu pasti dia akan menuntut anel bro" jawab Surya


"bro bro Amel Anel mereka saudara kembar, satu mama satu papa, bagaimana pun anel anak mereka bro, ketika satu orang meninggal tentu ia tak akan mau yang satu nya lagi masuk penjara jika saat itu kau mengetahui kebenaran nya dan membuka kasus nya " jawab Andri


Warna yang mendengar " kita tak bisa seuzon kepada seseorang mas, dosa besar" jawab warna


sebelum Andri menjawab , ada telfon dari sekolah anak anak.


"hallo pak Surya ada seorang wanita yang bernama anel yang mengaku sebagai Tante nya anak anak, dia ingin membawa anak anak pak" ucap seseorang di sebelah sana


"tidak boleh buk, tidak ada satu pun yang bisa membawa anak anak saya pergi tanpa izin saya, saya akan segera kesana " jawab Surya

__ADS_1


"Anel mendatangi sekolah anak anak, ayok ndri ikut saya" ucap Surya


__ADS_2