
"kan kemarin ayah sendiri yang bilang ke Chika kalau ayah rindu mama makanya ayah ajak kita ke kampung mama, beneran kan yah" Chika polos
"mm hahaha hahaha oo ou kamu ketauan heheh " ucap bagus dengan nyanyian
"aduhh matahari lagi merekah banget ini, panas banget gerah" ucap sari tertawa ,sedangkan warna hanya menunduk ke bawah entah apa yang ia pikirkan
" ha' astaghfirullah mau kiamat itu nak, masak iya ada matahari keliatan di malam hari, mana matahari nya ayah mau lihat " ucap pak Samsu menanggapi ucapan sari dengan serius
"ayahh itu hanya kata kata perumpamaan ,gimana sih yah" ucap sari pukul jidat nya
"bilang dong" ucap ayah cetus
"kalau di bilang ngak perumpamaan lagi dong yah, gimana sih yah" ucap sari ngotot
"teserah kalian lah, ayah mau istirahat dulu , Surya sama ambil wudhu supaya hawa di wajah kamu hilang, kemerahan tu muka" ucap ayah warna tersenyum sambil menggendong Attar ke kamarnya untuk beristirahat
Chika Chika bisa bisa nya ya kamu mempermalukan ayah mu yang tampan ini, seharusnya aku ngak bilang kalau aku juga merindukan pelangi eh warna bathin Surya sambil melihat Chika lagi tersenyum bersama warna
"ayah kok lihat Chika nya gitu kali, ayah marah sama Chika karena Chika bilang kalau ayah juga rindu mama warna, kan Niko juga dengar ayah bilang gitu , bahkan oma juga dengar tapi oma pura pura ngak dengar aja karena takut ayah malu" ucap Niko santai memperjelas semuanya
"Niko kamu ikut ikutan mempermalukan ayah mu ini ya" ujar Surya jengkel
"ayah malu ketauan rindu sama mama ya" ujar Chika polos
__ADS_1
"ngak ayah ngak malu ko sayang, tapi ayah sangat malu sekali" ujar Desi sambil tertawa
" Ya sudah kami pamit pulang dulu semuanya, ayok Chika Niko" ucap Surya sambil berdiri
"OOO iya mama , tadi sebelum kesini ayah suruh bilang ke mama , bahwa esok pagi kami mau sarapan disini lagi, oke mah" ucap Chika bahagia tanpa tau bagaimana ekspresi nya Surya
"kok ngak ayah Chika yang bilang langsung" tanya bagus jongkok di hadapan Chika
"ayah suruh Chika yang bilangin ke mama, tapi ngak boleh kasih tau mama kalau ayah yang nyuruh" ujar Chika santai
"hahaha hahahha hahahaha hahahah " begitulah tertawa yang terdengar dari rumah nya warna
"dua kali kenak kamu mas mas, kamu salah orang untuk bekerja sama mas, Chika terlalu jujur hahahha" tutur bagus kembali
" tadinya kan ayah suruh aku tapi aku ngak mau, Niko suruh aja ayah yang bilang sendiri ke mama, eh ayah ngak mau Malah mintak bantuannya Chika, gini deh jadi nya kacau kacau " ucap Niko berbicara seperti orang dewasa
Satu jam kemudian, di saat semua anak anak telah tidur, warna melakukan kewajiban kepada tuhan-Nya. Begitu pun dengan Chika dan Niko merekeka juga sudah tidur mungkin karena kelelahan.
kasihan juga mas Surya ya bathin warna sambil tersenyum
Ting pesan masuk di handphone warni
✉️ pelangi udah tidur belum
__ADS_1
✉️ ngak tau mas, tanya langsung aja ke pelangi nya 😛 " balas warna
✉️ ya udah deh , mama warna dah tidur" balas Surya
✉️ sudah balas warna cuek
✉️ terus siapa yang balas pesan saya " jawab Surya
✉️ bagus mas " jawab warna iseng mau ngerjain
✉️ ha' ngapaen handphone nya warna sama mu gus , masak iya bagus "balas Surya
✉️ tapi boong hahaha 😛" jawab warna
✉️ 🙄🙄🙄 pelangi pelangi
✉️ matahari matahari
✉️ selamat tidur pelangi
✉️ selamat istirahat matahari
mereka tertidur dengan memegang handphone masing masing.
__ADS_1
Bagaimana dengan Arsya ?? nexxxx episode
terimakasih telah mampir 🙏😊