Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga

Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga
Bab 89. Kedatangan Anella


__ADS_3

Akhirnya dengan segala pertimbangan warna dan anak anak ikut balik ke kota bersama Surya dan keluarga besar nya.


"hati hati di jalan ya nak, ingat pesan ayah jaga Marwah dan selalu mintak perlindungan ke pada Allah SWT " ucap pak Syamsu ayah warna


"iya yah, na ingat selalu , na juga mintak doa dari ayah , restu Semoga semuanya berjalan lancar " ucap warna sambil bersalaman


Setelah Surya dan lainya berpamitan, rombongan mobil Surya sudah menuju kota.


Hari baru telah tiba, kegiatan baru pun datang menyambut, seperti biasa warna dan bunda Kinara sudah berada di butik, begitupun Surya yang sedang sibuk menangani masalah klien nya. Hari ini Surya bertemu klienya di salah satu mall terbesar di kota ini.


Setelah Surya bertemu dan berbincang dengan klien nya, Surya langsung beranjak dari tempat duduknya dan berencana ke butik untuk menjemput warna untuk menemui WO namun sebelum sampai ke parkir mobil, Surya terkejut ada yang memanggil nama nya dan ya ia kenal dengan suara tersebut bahkan ia juga kenal dan rindu dengan wajah tersebut.


"mas Surya " ucap gadis tersebut , Surya berpaling ke arah suara ,sedikit terkejut dan ada rasa di hati yang tak bisa di ungkapkan melihat wajah gadis tersebut


"Hay maassss", ulang gadis tersebut

__ADS_1


"hayy mel nel " jawab Surya dengan suara yang tak terdengar oleh gadis tersebut


"apa kabar mas" tanya gadis tersebut dengan spontan memeluk Surya


"aku rindu anak anak mas, sungguh" ucap gadis tersebut


"mas kenapa, mas demam? sakit? kok diam aja ? yok ngopi dulu mas sambil ngobrol udah lama sekali kita ngak ketemu kan mas" ucap gadis tersebut


"ngak , ayok" ucap Surya nurut


" dua hari yang lalu mas, kemarin aku datang ke rumah mu , tapi kosong sepi , semua kontak kamu dan yang lain nya hilang " jawab gadis itu


"iya kemarin kami lagi di luar kota", jawab Surya


"gimana kabar anak anak mas, aku rindu mereka, mama papa pun sangat rindu cucu cucu mereka mas" ucap gadis tersebut

__ADS_1


"Niko Chika baik, semuanya sehat " jawab Surya santai


" hmmm bisa aku bertemu dengan mereka mas" tanya gadis tersebut


"tentu bisa" jawab Surya agak ragu


"kamu kenapa kaku gini mas? kenapa ? kamu masih belum bisa lupa ya mas dengan wajah yang ada di hadapan mu ini? hmmm aku tau mas karena aku pun sama mas", ucap gadis tersebut


"Anella, saya pergi dulu masih ada urusan lain , mungkin di lain waktu kita bisa ngobrol ngobrol lagi, saya undur diri" ucap Surya langsung berdiri


"mas tunggu" jawab Anella sambil memegang tangan Surya


"kalau kamu masih belum bisa move on dari wajah ini, kenapa kamu abaikan aku mas, dari pertama kak Amel meninggal ,mama papa sudah merestui aku menjadi pengganti kak Amel tapi kenapa kamu menolak mas, tapi oke aku paham mungkin dulu masih awal bagi mu, tapi sekarang sudah terlalu lama mas, sekarang masih sama seperti dulu mas, aku masih bersedia untuk menjadi istri mu pengganti Kaka Amel, menjadi ibu untuk anak anak kita " jawab anella spontan dan berani


" anella sadar lah, wajah mu memang seperti pinang di belah dua dengan amel tapi sungguh kepribadian nya sangat jauh berbeda, Amel mempunyai hati yang besar bersih serta punya harga diri yang tinggi, terimakasih anella saya undur diri dulu" ucap Surya pergi meninggalkan anella yang sedang marah dan emosi mendengar ucapan Surya.

__ADS_1


"Amel sudah meninggal pun, kau tetap menghalangi cinta ku, aku tetap no 2 dari mu Amel" ucap anella pelan dengan geram


__ADS_2