
"huh mas Arsya mas Arsya, lebih baik tak ku balas aja, percuma ladenin orang steres" ucap warna tak menghiraukan pesan dari Arsya
Ting, tanda pesan masuk kembali dengan orang yang sama sebelumnya yang tak lain adalah Arsya
✉️"kenapa cuma kamu baca pesan dari aku? kalau kamu tidak mau mengembalikan motor atau pun sebagian dari uang yang kamu ambil, jangan salah kan aku ,jika proses perceraian kita nanti akan lama dan berbelit-belit maka kamu akan lama mendapatkan ketenangan dalam hidup mu" pesan dari Arsya
✉️" aku tak peduli , teserah padamu 😂😛" balas warna membuat Arsya jengkel
Warna beserta anak anak nya, menuju ke rumah bunda Kinara. Karena warna mendapat pesan dari bunda Kinara bahwa Surya telah sampai. Attar di pegangi Akbar, sedangkan Zahira sangat nyaman di atas stroller, walaupun stroller turun temurun dari Akbar 😄.
"Assalamualaikum dek Kinara" ucap Akbar
"waalaikumsalam bang bar , yok cini asuk" ucap kinara umur 2,5 tahun dengan suara khas nya
"nalin (kenalin) ni Abang dan tatak nya kinala" ucap Kinara
"Hai saya Niko dan ini adik saya Chika , kamu siapa" ucap Niko rama
__ADS_1
"Akbar , dan ini Attar adik saya , yang ini juga adik Akbar namanya Zahira, itu mamah Akbar " ucap Akbar pintar memperkenalkan anggota keluarga nya
"Mama nya bang Akbar cantik ya, sama kayak mama adek yang di surga " ucap Chika , yang memang ia memanggil adek ke dirinya sendiri. Chika berjalan menghampiri warna , menyalami warna
"hai tante cantik, mau ngak jadi mama adek, karena kata papa mamah yang melahirkan adek udah di surga " ucap Chika polos, dan yang orang yang mendengarkan semua itu terkejut dan terharu
"adek, adek ngak boleh ngomong gitu, ini mama nya bang Akbar, bang Akbar ini punya papa, berarti mama bang Akbar punya papa nya bang Akbar" ucap Niko menjelaskan dengan sangat baik ke adik nya, meskipun Niko juga terluka mendengar kan semua itu , ia selalu bersifat tegar dan kuat di depan adiknya meskipun sebenarnya ia juga menginginkan sosok ibu dalam hidupnya.
"Tapi papa dan mama Akbar ngak akan tinggal bersama lagi bang Niko, mulai dari tadi malam , tadi malam aja Akbar di teras rumah sama papa ,karena papa ngak bisa masuk lagi ke rumah kami, papa udah ada rumah baru " ucap Akbar polos dengan wajah sedih , dan orang yang mendengar kan nya meneteskan air mata, tarutama warna cepat cepat menghapus air matanya supaya tidak ketahuan menangis oleh Akbar
"Jadi adek Chika , jangan sedih lagi, Chika ngak sendirian , kan ada bang Akbar " ucap Akbar ke Chika
"dan anak mamah yang ganteng Sholeh , Akbar juga ngak boleh sedih sayang, meskipun papa dan mamah nantinya ngak tinggal serumah lagi, papah dan mamah akan selalu sayang Akbar sampai kapan pun, dan Akbar juga selalu bisa ketemu sama papah kalau Akbar kangen sayang" sambung warna menghibur anak nya , meskipun nantinya ia tak tahu keputusan apa yang akan ia ambil setelah perceraian kelak.
"Sayang sayang nya bunda, ayok masuk , bunda punya ice cream lo, siapa yang mau ?" tutur bunda Kinara , mengalihkan pembicaraan anak anak serta menghibur dari kesedihan mereka
"mau" ucap anak anak kompak
__ADS_1
"Ayo masuk, ini ambil satu per orang ya sayang" ucap bunda Kinara dijawab dengan anggukan oleh anak anak
"Mas sama mbak warna ngobrol nya di dalam aja, biar anak anak aku yang urus, supaya lebih konsentrasi mas" ucap shindy mengedip kan matanya
"konsentrasi ngapain sih dek, orang cuma ambil berkas doang, dan mas langsung ke pengadilan" ucap Surya ,dijawab tawa oleh shindy
Sementara Surya dan warna sibuk dengan pembahasan perceraian warna, serta warna juga menceritakan kedatangan Arsya tadi malam, serta pesan Arsya tadi pagi yang mengesan mengancam. Di sisi lain ada orang lain yang mengintip sambil menjaga anak anak dan berdoa dalam hati nya
" Ya Allah, hamba tahu dan melihat penderitaan mbak warna, dan hamba pun juga tahu bagaimana tersiksa nya saudara hamba mas Surya semenjak 5 tahun terakhir, begitu pun dengan anak anak ini, keponakan ku Niko dan Chika yang merindukan sosok ibu dalam hidupnya, Akbar , Attar dan Zahira tentunya meskipun papa nya masih hidup tapi kehangatan kasih sayang dari papa nya begitu hampa ya Allah, Ya Allah jika boleh hamba meminta, pertemukan lah takdir kedua nya, mereka berdua orang yang baik dan tulus , kabulkan la ya Allah, Aamminn" doa shindy bundanya Kinara dalam hati .
Hallo semuanya
maaf ya banyak typo..
besok pagi author usahain up ya semuanya..
jangan lupa like dan vote serta hadiah nya..
__ADS_1
terimakasih semuanya 🙏❤️