
Hari ini mereka akan meninggalkan , warna dan Surya tadi nya akan langsung ke rumah baru mereka, ya tentu Surya sudah mempersiapkan sebuah rumah sebelum menikah dengan warna . Tapi mama nya Surya akan merajuk jika keinginan nya tidak terpenuhi, warna dan Surya harus mampir dan menginap terlebih dahulu ke kediaman utama tentunya.
Sedangkan keluarga warna sudah kembali ke kampung tadi pagi, begitu pun dengan Shindy dan keluarga nya juga akan langsung pulang ke rumah.
"ahhh sekarang aku akan sendiri an deh ,pergi pulang dari butik ke rumah, sahabat sekalian Kaka ipar aku udah beda arah " ucap shindy mau pamitan ke warna dengan nada di sedih sedih kan
"hmmmmmm " warna memeluk Shindy dan sambil berkata " terimakasih untuk semua nya bund, Ini semuanya berkat kamu , berkat kebaikan kamu, tentu Allah lah yang membalas semuanya kebaikan kamu bund, terimakasih " ucap warna terharu begitu pun dengan shindy terharu.
"hemm ngapaen sedih sih sayang, bentar lagi dia juga akan pindah di samping rumah kita " ucap Surya nyelonong ikut pembicaraan warna dan surya
"maksud nya mas" warna melihat bergantian Surya dan shindy
",iya karena rumah nya dekat rumah kita juga hampir selesai pembangunan nya kok sayang" jawab Surya santai
"ha' beneran bund hahha ya Allah senang nya aku " ucap warna memeluk bahagia warna
"gini ni kalau cewe sama cewe bahagia , dia ngak akan peduli orang sekitar yang penting peluk peluk " iya kan mas celetuk suami nya shindy, mendengar semuanya itu , mereka tertawa
Kira kira 30 menit berlalu , mereka sudah sampai di kediaman Keluarga nya surya. Mereka dikagetkan dengan kehadiran mama kandung nya Andri , adik kandungnya mama Surya ibu Nila
"Nila " ucap mama Surya kaget
"hallo mbak, assalamualaikum " ucap nila senyum
"sejak kapan kamu ada disini" tanya mertuanya warna tersebut
"baru kemarin, tapi baru hari ini saya kesini karena saya tahu surya kemarin menikah saya ngak mau ganggu " ucap nila
__ADS_1
"sudah tahu merasa tergganggu orang lain, mengapa harus muncul" ucap Andri seperti nya masih belum bisa memaafkan ibu kandungnya
"Andri mama ngak Pernah ngajarin kamu berbicara kasar seperti itu kepada orang tua mu nak" ucap nyonya Gunawan tersebut
"maafkan Andri mah" ucap Andri sambil nyelonong masuk
" ya sudah ayok masuk dulu semuanya ngak enak dilihat tetangga, maafkan Andri seperti nya ia masih belum bisa memaafkan keadaan yang terjadi di masa lalu " ucap pak Gunawan bijak
" terimakasih mas, tapi saya belum bisa masuk sebelum Andri memaafkan saya, kedatangan saya ke kota ini khusus untuk menebus apa yang saya buat di masa lalu, meminta maaf kepada anak yang telah saya sia sia kan di waktu kecil nya" ucap nila mengingat masa lalu dengan menyesal
" OOO iya sayang ,ini perkenalkan Tante nila adik nya mama , sekalian ibu kandung nya Andri adik ipar mu" ucap nyonya Gunawan tersebut memperkenalkan warna kepada ibu nya Andri
" Hay kamu sangat cantik dan seperti nya berhati baik, selamat ya atas pernikahan kalian, semoga bahagia dan selalu bersama sampai tua nanti " ucap ibu nya Andri kepada warna dan Surya
" terimakasih Tante " ucap warna sambil bersalaman dengan nila, dan Surya hanya mengangguk saja karena ia juga tak kalah kesal dan marah kepada adik mama nya ini karena telah men telantarkan adiknya Andri
"nasib Andri tak seberuntung karir nya sayang, mas tahu Andri sangat merindukan Tante nila " ucap Surya sambil membelai belai rambut nya warna yang tidur di atas dada nya Surya
"tapi tadi Andri langsung pergi ya mas" ucap warna merespon omongan Surya
"Andri hanya pergi dari hadapan Tante nila sayang, tapi ia masih melihat dan mendengar semua yang di luar tadi " ucap Surya sedih
"maksud mas" penasaran warna
"ia mas tahu , Andri selalu mengintip di dekat kaca , dan menangis setiap ibu nya datang ke sini " jawab Andri
"jadi ibu nya Andri sudah sering datang kesini untuk memintak maaf mas" tanya warna semakin penasaran , Surya menggeleng geleng kan kepala nya.
__ADS_1
"baru kedatangan kali ini Tante nila berniat meminta maaf , kedatangan kedatangan sebelumnya hanya untuk mengatakan ia tak bisa merawat Andri , dan pernah juga mengatakan Andri adalah beban karena Andri anak nakal , atau pernah juga Tante nila datang dengan tujuan menjemput Andri tapi dengan tujuan mengantarkan Andri ke penginapan disana Andri akan di urus oleh seseorang sedangkan Tante nila sibuk dengan hidupnya, kerjanya, karir nya bolak balik luar negri " surya mengingat beberapa yang sudah di alami Andri
"sedih ya mas jadi Andri, pasti ia ngerasa ngak di harapkan di dunia ini oleh papa dan mama nya " jawab warna
"hmmm ya sudah lah sayang , stop pembahasan Andri, mari kita membahas tentang kita " ucap Surya menarik warna mendekat ke bibir nya
"hmm tentang yang mana mas" jawab warna kaget, tentang yang ini Surya ******* benda kenyal milik warna tersebut, hingga warna susah bernafas karena sesaat sebelum Surya nyelonong seperti nya warna kaget dan lupa mengambil nafas panjang 😄
"mas na susah bernafas " warna melepaskan hal yang menyenangkan surya
"hehehe sory sayang, kamu gemesin sih" jawab Surya tertawa
" ya udah yok mas, keluar ngak enak sama mama papa kita di dalam terus " ajak warna kepada Surya
"mama papa ngerti kok sayang, kita kan pengantin baru" jawab Surya senyam senyum
" tapi kan ngak enak mas, mama jagain Zahira nya kelamaan , nanti mama kecapean Lo" jawab warna
" tapi mas lagi mau sayang" ucap Surya sambil memonyongkan bibir nya kepada warna
"masih siang mas" jawab warna ngelak
"hemmm nolak suami dosa Lo" alasan Surya sambil peluk warna
"sebentar kok, janji sebentar" sambung Surya , karena warna tahu percuma memberi alasan cuma untuk membuang buang waktu yang akhirnya warna mengabulkan keinginan suami nya tersebut.
Dengan satu anggukan dari warna, Surya langsung bereaksi seperti harimau kelaparan, seperti belum makan berhari hari . Tangan Surya yang liar terus saja bergerak seperti mendaki gunung, menurunin dan menelusuri lembah, beberapa menit kemudian , suara suara merdu diiringi musik yang di hasilkan oleh Surya bergema di dalam kamar Surya, syukur nya kamar Surya kedap suara jadi cukup mereka saja yang mendengar kan suara yang meresahkan bagi siapa saja yang mendengar hal tersebut kecuali si pelaku nya.
__ADS_1
Terimakasih all