
persiapan pernikahan bisa di katakan rampung 100% . Keluarga warna juga sudah berdatangan dari kampung sejak semalam. Satu hari sebelum pernikahan di gelar , semua keluarga besar akan nginap di hotel tempat pelaksanaan pernikahan untuk mempermudah berlangsung nya acara.
Di lain tempat, anella berdiri di sebuah gedung WO terbesar di kota ini, entah apa yang ia pikirkan. Anella lama melihat sebuah gedung tersebut dan seperti memikirkan sesuatu.
Anella masuk gedung diam diam dan mengendap seperti orang yang takut ketauan oleh seseorang.
Dari kejauhan anella mengkode seseorang dan melambaikan tangan nya, supaya orang tersebut mendekati dirinya.
" iya ada mbak, apa mbak memanggil saya", tanya salah seorang karyawan WO di sana
seperti nya karyawan ini baru disini, dan sedikit polos , saya bertanya dengan orang yang tepat bathin anella
"saya akan kasih uang kamu segini, tapi kamu harus mencari kan informasi untu saya " ucap anella dengan mengeluarkan lembaran lembaran merah
"informasi apa mbak, kalau bisa saya bantu akan saya kasih tahu selagi itu informasi positif" ucap karyawan tersebut
"begini saya akan memberi surprise ke pada teman dekat saya, tapi saya harus memastikan nya dulu apa mereka memakai WO ini" tanya licik Anella
"siapa teman dekat mbak" tanya karyawan tersebut
"ini namanya Surya " ucap anella dengan memperlihatkan foto Surya dengan almarhum Amel . salah satu cara licik Anella dengan memperlihatkan foto foto tersebut tentu karyawan tersebut yakin dan percaya bahwa kedua nya dekat karena foto mereka begitu dekat dan kelihatan bahagia
seperti nya orang ini benar , orang fotonya aja ngak cuma satu tapi banyak bathin karyawan tersebut
"jadi gimana apa orang ini memang kesini kira kira dua Minggu kemarin" sambung anella
"iya mbak , kebetulan saya sendiri yang melayani calon istri nya sangat cantik ,mbak warna " jawab karyawan
"oh thank ,ini untuk kamu" jawab anella dan langsung pergi
__ADS_1
Anella emosi di dalam mobil , dia marah dan menelfon seseorang entah siapa itu .
"Hallo gue ada kerjaan untuk loe" ucap anella kepada seseorang
"baik bos" jawab orang di seberang sana
Malam hari di rumah Surya, tak seperti biasanya hari ini rumah Surya rame dan penuh tawa suka cita tak seperti biasanya.
"Tante ada tamu" ucap sepupu lain Surya
"siapa sayang " tanya nyonya Gunawan tersebut
" orang tua nya mbak Amel Tante" jawab nya , tentu membuat mama dan papa Surya sedikit terkejut karena sudah lama dan bertahun mereka tak bersua ya semenjak Amel meninggal, dan sekarang tiba tiba mereka datang dalam keadaan Surya yang akan menikah, seperti nya nyonya Gunawan tersebut sedikit kwatir dengan kehadiran mereka.
"pah gimana ini, mama takut mereka mengacau kan pernikahan anak kita pah" ketakutan mama Surya
"hushh jangan pikir aneh aneh dulu mah, ayok kita temui mereka " jawab papa Surya
"Alhamdulillah sehat jeng, jeng gimana" tanya balik mama Surya
"sehat juga Alhamdulillah, rame sekarang ya jeng, mau ada acara ya jeng " tanya mama Amel pura pura ngak tahu , karena sebenarnya mereka sudah mengetahui dari Anel, dan karena anella lah mereka disini sekarang, anella mengancam akan bunuh diri jika mama dan papa nya tidak datang ke rumah Surya .
"iya rame Alhamdulillah, kapan balik dari luar negri jeng" tanya mam Surya menghiraukan pertanyaan mama nya anella
"baru semalam jeng, bagaimana kabar cucu kita jeng " tanya mama Anella dengan tatapan sendu dan merasa bersalah ke mama surya
"mereka baik dan tumbuh sangat pintar tapi sayang barusan mereka sudah tertidur karen capek seharian jeng" jawab mam Surya
"maaf kan saya jeng, saya tak pernah sekalipun merawat mereka sungguh saya sangat sedih dengan kenyataan saya yang seperti ini" ucap mama anella tulus ingin berbagi cerita kepada mama Surya
__ADS_1
" tidak apa jeng saya mengerti dan paham, mereka bahagia dan sehat berkat doa jeng juga" jawab mama Surya
"boleh kah saya meminta jeng, izinkan saya untuk menjaga mereka izinkan kami untuk merawat mereka hingga dewasa nanti jeng " ungkap mama anella
"tentu dengan cara tidak memisahkan mereka dengan keluarga jeng, dengan opa Oma dan papa nya" sambung mantan mertua Surya tersebut
"maksud jeng gimana ya? bagi hari ?" penasaran mama Surya
mama anella tersenyum " indah dari pada itu jeng, dengan menyatu kan kembali keluarga besar kita, ya Surya dan anella tentu anak anak tidak akan di rawat oleh orang lain jeng, jika anella yang menjadi istri nya Surya dan saya rasa anak anak akan terjamin kebahagiaan dan masa depan mereka jeng, coba jeng pikirkan baik baik" jawab mama Anella
" kadang orang terdekat lebih buruk dari pada orang lain mah, orang terdekat tidak bisa menjamin kebahagiaan siapa pun mah termasuk anak anak saya, bahkan yang orang lain yang mama sebutkan barusan bisa jadi dia yang bisa membuat anak anak saya cucu mama papa bahagia nyaman dan selalu tersenyum Lo ma" jawab Surya dari di balik pintu yang mengejutkan semua orang
"apa kabar mah , sudah terlalu lama kita tak jumpa ya mah ,bahkan mungkin Niko tak ingat lagi wajah mama Lo " sambung Surya
"mama baik nak, kamu apa kabar " jawab mantan mertua
"saya baik mah ,sangat baik Alhamdulillah" jawab Surya santun
" beri mama satu kesempatan lagi nak, bukak hati sedikit untuk kehadiran anella, mama yakin kalian bisa" spontan mertua Surya menyebut semua kata yang ingin di sampaikan
" maaf mah, saya ngak bisa , kalau saya mau dari dulu mungkin sudah saya nikahi anak mama kembaran bunda anak anak" ucap Surya
"saya mau tahu mas apa kelebihan wanita itu dari saya" suara anella di balik punggung Surya , membuat mereka yang berada di ruangan itu sedikit kaget. Iya anella memang ikut dengan papa mama nya tapi mama nya meminta anella tunggu di mobil saja. Tapi setelah melihat Surya sampai di rumah , Anella tak bisa menahan diri untuk ikut masuk .
" kamu anella" Surya
"iya mas, saya mau tahu apa kelebihan wanita yang kamu pilih tersebut di bandingkan saya? dulu kamu lebih memilih Amel kembaran saya oke saya terima , yaa kami sepadan di lahirkan dari rahim yang sama dan di beri wajah yang sama? tapi sekarang saya mau tau mas apa kelebihan wanita janda beranak 3 itu dari saya? " tanya anella
"Tante , sekarang saya berdiri di hadapan Tante dan di depan Tante ada papa mama kandung saya, Tante tau bobot bebet bibit saya, dan Tante tau pasti saya bukan janda , tapi kenapa Tante malah menyetujui pernikahan mas Surya dengan wanita itu di banding kan saya yang lebih segala nya dari dia, kenapa Tante" tanya Anella dengan suara sedikit keras dan tanpa sopan santun
__ADS_1
" tak perlu banyak alasan yang harus saya katakan kepada kamu anella, iyaa warna adalah seorang wanita janda ,orang tahu bagaimana keadaan dia yang sebenarnya dari pada gadis tapi tak perawan " ucap mama surta lancang yang menggemparkan tempat mereka berkumpul.