Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga

Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga
55. masih taman bermain


__ADS_3

"hahaha mam mam, lagian ngapain sih tanggepin bunda Shasha ,hahah" ucap bunda Kinara, dan semuanya tertawa


"yeeee habisssss kak Chika sama dek Attar makan nya lahap ya" ucap warna sambil membersihkan sisa sisa baso yang ada di bibir Attar dan Chika .


Tanpa warna ketahui, ada sepasang mata yang memperhatikan perlakuan warna terhadap Chika dan juga Attar.


"ma, Akbar dapat hadiah dari om Surya mobil besar ini ma, keren ngak ma, bagus kan ma, ini yang Akbar mau dari dulu ma, ye akhirnya Akbar punya, makasih ya yah, Akbar bahagia" teriak Akbar bahagia yang sedang melajukan mobil mobilan saat sampai dekat tiga mama muda dan para prajurit bersantai


"bagus sayang, mobil nya keren sekali, tapi itu mahal lo nak, kok Akbar mintanya itu nak, aduh sayang repotin om Surya dong jadinya nak", ucap warna tak enak


"mas Surya maaf ya mas, Akbar banyak mintak nya, mohon maaf mas sebelumnya, harga nya berapa mas , aku ganti aja ya mas , ngak enak aku mas, ya mas ya" ucap warna tak enak hati, karena memang mobil yang di beli Akbar itu, mobil mobilan yang akbarnya bisa naik dan bisa jalan karena memakai daya listrik.


"bukan Akbar yang pinta na, aku yang nawarin , malah Akbar ngak pintak apa apa , dia cuma lihat lihat aja, dan ngak usah sungkan anggap aja ini hadiah ulang tahun nya Akbar dari saya, kan satu minggu lagi Akbar ulang tahun " ucap Surya santai


"hmmm kok mas Surya tau , bentar lagi Akbar ulang tahun, kan saya ngak pernah bilang mas Surya" ucap warna penasaran


"lah kamu lupa na, syarat syarat kamu mengajukan perceraian, semua data kamu kan lengkap, heheh" jawab Surya enteng


"ehh iya lupa mas hehe, mas jadi benaran ini mobil nya mas, aduh jadi ngak enak aku mas, gimana ya mas" ucap warna


"iya ngak apa, kan hadiah ulang tahun" jawab Surya


"makasih banyak ya mas, sebenarnya aku ngak enak sih mas, tapi makasih ya mas sekali lagi" jawab warna, dan di jawab dengan anggukan dan senyuman oleh Surya

__ADS_1


"tante , tadi tante udah ngizinin aku sama adiku Chika, untuk panggil tante mama kan?" tanya Niko ke warna


"iya sayang, tante izinin kok nak, tante senang malah, punya banyak anak yang baik, sholeh sholehah seperti kalian semuanya" jawab warna


" nah berarti mama ngak boleh ngak enak hati lagi, karena kalau mama mama nya kami, berarti Akbar , Attar dan dek bayi Zahira adalah adik adik kamu ma, kami saudara ma" jawab Niko polos, dan langsung di tarik warna ke pelukannya, Niko tak sanggup menahan tangis.


"makasih ma, mama sudah meluk aku, sudah lama ma ,semenjak bunda meninggal , ini pertama kalinya aku merasakan di peluk lagi sama kayak bunda dulu meluk aku, aku sayang mama" ucap Niko sambil tersedu sedu


"Mama juga sangat menyayangi Niko, mama menyayangi anak anak mama" ucap warna, sambil menghapus air matanya Niko.


"ah udah dong nangis nangis nya, mata ku bengkak ini dari tadi nangis terharu, bahagia aja" ucap bunda Shasha


" iya ni, gara gara nangis, perut jadi laper " ucap bunda Kinara sambil melirik Surya


"hmm akalnya, iya iya habis ini kita makan dulu, sekalian mau sholat magrib, mas yang traktir" ucap Surya menjawab lirikan mata adik sepupu nya shundy


sekarang disinilah mereka, di sebuah restoran , lagi menikmati hidangan makan malam


"Ya Allah terima kasih atas semua berkah dan rezeki ini, Alhamdulillah saya dan anak anak di kelilingi oleh orang orang baik" ucap warna dalam hati


"wahh kayak Zahira tahu moment ini kak, itu lihat dia tenang aja , menikmati pemandangan, heheh " kata bunda Shasha


"hahah iya bund, dia tahu mama nya lapar itu, lagian Zahira kan udah kenyang kan nak, Asi nya lama banget dalam mobil" ucap bunda Kinara

__ADS_1


"hooh Zahira lagi cuci mata hahah" jawab warna


"gini ni, makan sama para wanita, sambil makan ngomong aja, kapan kenyang nya coba, ya kan dua jagoan" ucap Surya bertanya ke Akbar dan Niko


"setuju ayah" ucap mereka serentak, akhirnya semua diam dan menyantap makanan masing masing.


"Alhamdulillah kenyang, makasih ya mas, udah traktir kami semua nya, semoga rejeki mas Surya tambah banyak, dan semua urusan nya lancar" ucap bunda Shasha


"terutama urusan hati" hahaha sela bunda Kinara


"sama sama kak, aamminn " ucap Surya


"makasih ya ayah untuk semua hari ini" ucap Akbar


"sama sama sayang" ucap Surya


"sekali lagi makasih banyak ya mas Surya" ucap warna


"iya na, sama sama, jangan lupa persiapan dirimu untuk sidang senin besok, tidak perlu takut dan gugup semua akan baik baik aja" ucap Surya ke warna


"iya mas" jawab warna tenang


Alhamdulillah ..

__ADS_1


terimakasih atas semua suport nya..


maaf ya banyak yang typo ..🙏❤️


__ADS_2