
"Jadi ini alasan kenapa kau meminjam anak buah ku?". Kevin berjalan menuju Joe setelah mengantar Kendrix dan juga Kenzo ke ruangan khusus
Dia mengantar dua putra nya ke sana saat pertama kali ada kerusuhan di luar tempat acara berlangsung itu
"Ya aku pikir aku harus menyertakan badan resmi negara karena jika tidak mungkin Jennie akan membenci karena cara ku yang kasar". Joe memberi tatapan lembut pada Jennie yang masih shock
"Kau melakukan ini untuk ku?". Jennie menatap Joe "Kau tahu tentang aku?"
"Tentu saja, kau pikir aku akan membiarkan para sampah itu membuat masalah nanti nya tidak akan".
Joe seakan paham apa yang akan terjadi berikut nya, kabar pernikahan mereka akan tersebar luas ke daerah mana pun itu dan Keluarga Jennie akan mencari nya seakan wanita itu berharga bagi mereka
Beberapa tamu yang sempat shock akhirnya memahami situasi, mereka menatap kagum Joe karena itu adalah hadia Joe untuk Jennie
Semua orang bertepuk tangan di sana, Joe bukan hanya menyelesaikan kasus jahat yang di lakukan Jack dan keluarga nya tapi juga untuk istri nya
Lea dan juga Laura menatap Jennie tidak percaya mereka sedikit kecewa karena mereka sudah berteman lama tapi baru saat ini mereka tahu mengenai keluarga Jennie
Mereka pikir Jennie benar-benar yatim piatu dan hidup sendiri nyatanya dia di buang dari keluarga nya
"Teman-teman maafkan aku, aku tidak bermaksud menyembunyikan ini". Jennie paham dengan wajah ke empat teman nya
"Kami kecewa". Lea mewakili teman nya "Tapi kami cukup lega karena Joe membereskan mereka untuk mu"
"aku minta maaf...." . Jennie tertunduk menyesal padahal mereka saling terbuka satu sama lain
Keempat teman nya memberikan pelukan hangat pada Jennie tidak mudah untuk menjalani semuanya dengan baik dan Jennie selalu tersenyum di balik masa kelam nya
Joe menarik istri nya setelah melihat para wanita itu sudah baikan, entah mengapa pria itu ingin selalu dekat dengan wanita nya
"Kau suka?". Joe menggenggam tangan Jennie dengan erat
"Hmmm terimakasih Joe, lalu bagaimana dengan perusahaan Ibu ku dulu, mereka sudah memakai nya untuk hal yang tidak baik aku yakin ibu ku pun tidak akan Sudi melihat nya dari atas sana".
"Kau tidak ingin memperbaiki nya?". Joe memberi penawaran perusaan Ibu Jennie cukup besar
"Apa aku bisa?". Jennie tidak yakin dengan dirinya mengingat perusahaan itu cukup besar dan masalah yang di buat Jack tidak lah kecil "Aku ragu Joe, ku pikir aku hanya wanita biasa dan juga karyawan biasa"
__ADS_1
"Tentu saja kau bisa kau istri ku dan kau adalah wanita kuat kau mengerti aku akan membantu mu dan berada di sisi mu untuk langkah pertama mu". Joe tersenyum dan memberi kan kecupan di bibir mungil Jennie
"Cih lakukan di tempat lain dasar tidak tahu malu, prosesi pernikahan kalian sudah selesai juga!". Kevin memarahi kedua insan itu tanpa sadar diri, membuat Irene gemas dan mencubit pinggang suami nya "Tidak ngaca"
"Aduh, sayang hentikan itu sakit". Kevin cemberut
Dasar bedebah pengganggu ah aku ingin membawa Jennie berduaan sekarang mereka terlalu berisik!. Joe menatap beberapa orang di depan nya dengan kesal
Terutama dua pria yang tidak jauh darinya Suho tetap menghadiri pernikahan mereka walau hati nya terasa berat
Sejak tadi pria itu menatap iri pada nya karena berhasil mempersunting Jennie dan apa yang di lakukan Joe cukup membuat nya kagum
Lihat bahkan dia belum ikhlas, padangan iri nya itu benar-benar mengesalkan saja. Joe semakin geram Suho belum mengucapkan selamat untuk mereka berdua
Tanpa aba-aba Joe langsung menarik Jennie untuk mengikuti dirinya, dia hanya menghabiskan waktu berdua saat ini dengan Jennie, tanpa ada nya tatapan aneh dan juga orang-orang yang menarik istri nya hanya untuk ucapan selamat
"Hai kalian pesta nya belum selesai, sabar sedikit!". Harry berteriak sambil menggoda pengantin baru itu "Tidak sabaran sekali hahahah "
Sementara tamu lain nya hanya menggeleng mereka tidak berani berkomentar sedikit pun
Suga tersenyum melihat tingkah kakak sekaligus tuan nya itu akhirnya Joe kembali mendapat kebahagiaan setelah masa kelam yang dia hadapi
Dengan baik Suga mengambil alih pesta itu agar para tamu tidak kebingungan, Suga dengan baik mengatur sisa waktu pesta yang berjalan
Para tamu begitu senang dengan pesta itu tempat nya begitu mewah dan pelayanan nya juga bagus, sisi lain bangunan itu juga terekspos membuat nya terkenal menjadi tempat yang bagus untuk tempat liburan
>>>>>
"Joe jika kau mengajak ku ke sini bagaimana dengan para tamu?"
" Suga akan mengurus nya". Joe mengunci kamar mereka tidak ingin di ganggu sedikit pun
Jennie benar-benar gugup sekarang, hanya ada mereka di ruangan yang sangat mewah itu dengan interior yang paling mahal di sana
Pencahayaan lampu yang minim dan juga berwarna orange membuat keadaan semakin terasa sangat mencekam bagi Jennie
Tapi berbeda dengan Joe pria itu merasakan kebahagiaan yang tidak tara karena berhasil membawa Jennie keluar dari kerumuna itu
__ADS_1
"Joe..."
"Ada apa?". Joe menatap lekat Jennie, seperti ada hal ingin di sampaikan wanita itu
"Terimakasih Joe"
"Cih itu lagi, tidak bisa kah kau memberi rasa terimakasih dalam bentuk lain?". Joe menatap istrinya dengan tatapan menggoda
"Jo ini masih sore". Wajah Jennie bersemu merah "Kau tidak lelah dengan acara dan kejadian hari ini?"
"kau lelah?'. Joe malah balik bertanya "Aku tidak lelah dan aku menginginkan mu sekarang tapi jika kau lelah aku tidak apa"
"Aku ... aku ". Jennie sangat gugup ini pengalaman pertama nya
"Aku akan pelan-pelan"
"umh baiklah". Jennie pasrah dia tidak ingin menolak Joe lagi, tapi dia hanya diam dia terlalu polos untuk melakukan nya pertama
"Baiklah aku akan memimpin permainan kita, kau siap?"
Jennie hanya mengangguk menatap Joe dengan lekat di depan nya sekarang dia lebih gugup dari apapun yang pernah dia rasakan
Joe mendekati istrinya dengan lembut mengusap pipi istri nya wajah mereka saling berdekatan hingga merasakan nafas satu sama lain
Wangi sekali. Joe bahkan sampai memejamkan mata nya merasakan terpaan nafas istri nya, hingga bibir lembut kedua nya bertemu
Bibir Jennie bergetar pikiran nya sudah melambung jauh, apa yang akan terjadi selanjut nya
"Jangan gugup sayang nikmati waktu kita selanjut nya aku akan bermain dengan lembut". Joe menurunkan bibir nya hingga ke leher jenjang Jennie
Memberikan sesapan yang membuat tubuh Jennie terasa tebakan
Ahhh....
Joe tersenyum senang dia suka ketika Jennie terandang, pria itu semakin melancarkan aksi nya
Tok tok tok !!!!
__ADS_1
Ketukan pintu berhasil menghentikan kedua insan itu . Sial siapa yang mengganggu