Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Akhir dari Benyamin


__ADS_3

Terjadi kerisuhan yang besar di Mansion Benyamin, tidak ada memikirkan Benyamin atau sialan mana pun saat ini


"Chris aman kan para wanita ini serta pelayan!". Kevin memberi perintah


"Baik Tuan!". Chris mengarahkan semua pelayan dan wanita di sana untuk ke tempat yang lebih sepi


"Arggghh!". Benyamin mengerang kesakitan setelah Kevin memberi pukulan keras di kakinya


Julia terpaku melihat Ayah nya di sakiti seperti itu, dan itu yang pertama kali tidak ada orang yang berani membuat Benyamin kesakitan selama ini


"Kevin Apa yang kau lakukan pada Papa ku". Julia berlari menghampiri pria tua itu "Papa !!! Papa !!!"


"Sialan jangan menggalangi ku Julia, Chris bawa wanita ini pergi!". Kevin sangat kesal dia hampir memukul Julia


"Dasar wanita sialan!". Chris menarik paksa Julia dari sana "Cepat ikut aku jika tidak ingin mati!"


Chris sangat geram di tengah keributan yang terjadi dan saat orang-orang saling menyerang wanita itu malah membuat drama


Semua orang di sana mulai kewalahan walau jumlah mereka lebih banyak kemampuan orang-orang Kevin dan Michael nyatanya jauh lebih kuat dan cerdik


Sekarang mereka hanya akan fokus pada Kevin mereka tidak akan lepas dengan mudah dari pria itu, bukan hanya takut karena pengkhianatan mereka, mereka juga tahu jelas jika Kevin merupakan seorang yang sangat membenci perbudakan dan perdagangan ilegal yang merugikan orang lain itu


Dan bukan hanya itu mereka juga cukup mengenal Michael, pria itu juga tidak bisa di anggap remeh dia merupakan mantan panglima Archade 14 tahun lalu sebelum pria itu memutuskan untuk keluar dan mengabdi pada Joe


Mereka mencoba bertahan menatap satu dengan yang lain di ruangan itu mereka cukup banyak sementara jumlah Kevin dan Michael dapat di hitung jari, namun mereka bukan lemah yang mengandalkan senjata dan kekerasan


Di tambah lagi Chrish sejak awal mereka memang kurang mempercayai pria itu, sejak awal Chris masuk ke sana dia bukan murni masuk kesana tapi karena suruhan Kevin, pria itu dapat beradaptasi dengan baik hingga mereka tidak mencurigai sama sekali


Kevin telah melatih mereka khusus untuk mengikuti nya dan orang milik Kevin itu bukanlah orang berada dalam organisasi Archade melainkan badan Intel Khusus sama seperti Chrish


"yang mengepung Mansion bukan lah orang biasa mereka adalah datang dari keamanan negara!". Salah seorang berteriak masuk ke sana dengan keadaan parah


Pria itu langsung terkapar karena darah yang sudah merembes keluar dari tubuhnya


"Semua angkat tangan!". Seorang Jendral masuk ke sana bersama beberapa anggota nya dan juga orang-orang Kevin yang memakai senjata lengkap dan baju anti peluru

__ADS_1


"Apa aku terlambat Kev?!". Gerald masuk ke sana semua oranv terdiam, Gerald merupakan Jendral resmi di negara itu dan berteman dekat dengan Kevin "Huh kau sudah sejauh ini ternyata, selam bertahun-tahun aku menyelidiki orang sialan ini kenapa baru sekaranv kau memberitahu ku jika kau mengenalnya!"


Gerald menepuk bahu Kevin mereka berteman cukup lama, Gerald tahu banyak mengenai Kevin begitu juga sebalik nya


Semua orang berhenti saling menyerang sementara Benyamin tidak dapat bergerak karena Kevin sudah mematahkan kaki pria tua itu


"Sebenarnya aku ingin menanganinya sendiri, akan banyak hambatan jika aku meminta bantuan mu dulu".


Kevin mengelap keningnya yang basah karena darah dan keringat


Gerald berhenti dan matanya tertuju pada Michael


"Oh ****!, Lihat kau bahkan punya anggota yang lebih terandalkan dari pada keamanan negara aku sungguh terpukau". Gerald menaikan satu tangan nya untuk memerintah seluruh anggota militer itu "Tangkap mereka yang tidak memiliki gelang merah di tangannya!"


Gerald memerintah kan anak buahnya sesuai intruksi yang di beri oleh Kevin, seluruh anak buah Kevin dan michael membuka lengan mereka dan ada gelang khusus di lengan kiri mereka


Harry dan Justin masuk setelah memastikan jika penjagaan di luar sudah aman dan tidak orang yang berani kabur dari celah manapun mereka akan membereskan parah sampah itu dengan bersih tanpa ketinggalan sedikit pun


"Kevin semua sudah beres, mobil tahanan juga sudah di sediakan". Justin masuk ke sana dia terlihat sangat berantakan karena mengurusbanak buah Benyamin di luar sana


Mereka semua sudah di lumpuhkan dan di ikat agar mereka tidak bisa bergerak leluasa


"Ada apa Kevin, apa yang kau pikirkan bukan kah memanggil keamanan negara untuk urusan ini adalh keputusan terbaik kami akan mengurus nya". Gerald menciba menghilamgkan kecemasan pada Kevin


"Itu tidak segampang itu". Michael menatap Gerald lekat "Benyamin mungkin sudah tua tapi seumur hidupnya dia sudah membuat banyak kerugian dan juga anak buah nya"


Gerald mengangguk paham jika bukan karena bantuan Kevin dia juga tidak akan bisa menahan Benyamin seperti saat ini dia jelas tahu mafia macam apa Pria itu


"Kami akan menyediakan penjara khusus untuk mereka di pulau terpencil yang telah ku sediakan lengkap dengan sipir dan penjagaan ketat". Kevin memberi tahu keinginannya


"Kau sudah bekerja keras sejauh ini Kev, aku akan menyerahkannya sepenuhnya pada mu jika itu mau mu". Gerald mengangguk paham


Benyamin mengeram marah walau dia merasakan kesakitan di seluruh tubuhnya dia tidak suka ketika harus memandang orang-orang itu saat dia terduduk kesakitan seperti seoranv budak yang memohon


"Kalian pikir aku akan diam saja, aku akan membalas kalian sialan aku akan menghancurkan kalian!!"

__ADS_1


"Orang masih belum sadar ternyata". Harry menghampiri pria itu "Kau itu sudah tua masih masih mau melakukan dosa apalagi huh!"


Chris memghampiri orang-orang itu setelah memastikan para wanita dan pelayan yang tidak ada sangkut pautnya dengan organisasi


"Mereka sudah di amankan pak mereka sudah beres, termaksud Connor pelayan yang sempat bekerja di mansion mu dia tidak ada hubungan nya dengan organisasi dan aku sudah memastikan nya dan Julia aku akan menyerahkan dua oranv itu pada kalian ". Chris terduduk kelahan dan juga lega akhirnya misi panjangnya telah selesai "Ku Pikir aku akan beristrahat untuk pekerjaan ini"


Michael menghampiri Kevin dia memgang pundak pria itu lalu dia menatap Benyamin yang berteriak tidak terima dengan kekalahannya"Jangan lakukan kesalahan lagi"


"Apa maksud mu!". Kevin bingung


"Aku tahu jika kau berpikir saat mengambil Archade, pria ini tidak akan bertingkah tapi kau harus mengakhiri nya sekarang karena tidak akan ada lagi tunas jahat yang akan tumbuh dan berkembang"


Kevin mengeri maksud pria itu


"Aku tahu, sebelumnya aku berpikir untuk membunuh mereka saja tapi itu terlalu mudah untuk menjadi hukuman". Kevin sengaja memanggil aparat hukum dan keamanan untuk masalah "Tapi untuk Benyamin Kematian adalah hal tang harus dia terima untuk saat ini dan yang terakhir karena nerakalah yang akan memberikan hukuman terbaik untuk nya"


Kevin mengarahkan pistol tepat di kepala Benyamin


"Kau....". Benyamin ketakutan dia tahu jika Kevin sedang tidak main-main "Aku tidak pernah berpikir untuk mati drngan cara tidak tergormat seperti ini"


Kevin menarik pelatuknya dia lupa satu hal hingga Justin memegang lengan nya "Kau lupa?, kau sudah berjanji tidak membunuh orang lain"


Seketika Kevin ingat akan istrinya "sial hampir saja!"


Justin mengambil alih senjata itu "Biar aku yang menyelesaikan ini"


Benyamin tersenyum miring "Kenapa Kevin kau ragu sejak awal kau memang tidak pantas untuk menjadi seorang mafia dan itu adalah hal yang membuat anggota ku menghkianati mu itu bukan sepenuhnya salah ku kau saja yang terlalu munafik!"


DORRR!!


Justin mnembak kepala Benyamin dengan sekali tembakan dia sudah menyiapkan dirinya sejak lama untuk momen inindan dia berhasil


"Dasar Banyak omong, pergilah dan terima hukuman mu di neraka sana!".


Semua menyaksikan kematian Benyamin darah pria itu mengalir deras di lantai, Gerald dan para anggota nya hanya dia mereka sudah membuat kesepakatan dengan Kevin

__ADS_1


Sementara itu seorang wanita menitiskan air mata melihat pemandangan itu


__ADS_2