Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Se Kamar


__ADS_3

Setelah drama makan malam yang Lea dan Harry buat tanpa mereka sadari mereka benar-benar menjalankan hubungan palsu mereka dengan sangat manis


"Kita benar-benar akan menginap di sini?". Lea masih belum percaya.


Harry menarik tangan kekasih nya menuju lantai bawah, mereka turun melalui lift khusus di sana hingga mereka Samapi di lorong bawah tanah


"Di..di mana ruangan nya kenapa lorong ini sangat gelap!". Lea memeluk tangan Harry dia merinding melihat lorong dengan pencahayaan minim itu "Kau yakin kita akan menginap di sini?"


"Sayang sebelah kiri adalah ruangan dan kamar untuk pengunjung yang menginap sedangkan kanan adalah untuk staff dan beberapa gudang".


"Maksud mu....". Lea bingung dia tidak bisa mencerna perkataan pria itu karena rasa cemas nya "Ahk!!". Suara gedoran pintu terdengar tepat di samping Lea "Apa itu?"


"Diam sebentar". Harry mendengar sesaat "itu hanya tukang sayang sedang memperbaiki listrik, hu kita datang di waktu yang kurang tepat tempat ini banyak masalah sekarang maaf sayang..."


"Tidak apa, aku hanya terkejut saja". Lea melepaskan lengan kekar kekasih nya begitu melihat wajah dengan rasa bersalah itu "Di mana ruangan ku?"


Harry mengeluarkan kartu yang sudah dia terima dari pelayan dan membuka pintu di samping nya


"Wow... Kau benar mereka menyediakan pemandangan yang indah untuk pengunjung, ruangan nya juga bagus". Lea yg tadi nya takut kini merasa sangat bahagia dengan pemandangan malam yg luar biasa itu "Tapi. bagaimana dengan pakaian ku"


"Aku sudah menyediakan pakaian mu". Harry memberi paper bag pada wanita nya "Buka lah aku ingin lihat kau suka atau tidak"


"serius ?". Lea membuka paper bag itu dan mendapati 3 pasang gaun indah dan juga baju tidur yang nyaman "ukuran nya pas dengan ku dan apa ini....". Lea mengambil sekita pakaian yang tidak asing "ini ..."


"Maaf aku langsung membeli nya tanpa bertanya". Harry mengagaruk kepala nya yang tidak gatal untuk menghindari tatapa galak Lea


"Dari mana kau tahu ukuran pakaian dalam ku!!". Lea menampakan wh ** drmmm.ajah marah


"Ahkk itu .. sewaktu kita bercinta, aku tahu Hany dengan melihat tubuh polos mu...".Harry langsung menunduk . Mampus aku!"


Bhlusss...


Wajah Lea memerah seketika mendengar perkataan Harry yang frontal


"Sayang bukan begitu maksud mu, aku hanya tidak ingin kau kekurangan apapun nanti jadi ..."


"cukup!". Lea menutupi wajah nya yang tersipu malu "Aku mau mandi dulu!".


PLASHH.....!!!


Lampu langsung padam dan hanya mendapat penerangan dari luar itupun dengan penerangan yang sangat kecil

__ADS_1


"Harry!!!". Lea berteriak panik "Di mana kau, tolong aku... hiks!!"


"Sayang, kau tidak apa aku di sini tenang lah!". Harry menyalakan flash smartphone nya dan mendapat Lea yang meringkuk ketakutan "Aku di sini tenang saja".


"Kenapa lampu nya bisa padam bukan kah tempat ini Tempat ku mewah?". Lea mengeluh karena fasilitas nya yang buruk "Aku tidak suka manti lampu!"


Ting...


Lampu kembali menyala menerangi ruangan itu, Lea tampak memeluk Harry dengan erat sesaat dia menyadari kedekatan mer kueka


Memalukan sekali, aku malah mendekat padanya ya persetan dengan itu mati lampu jauh labeg ku KKmengesal kan. Lea protes dalam hati nya dia sangat ingin marah-marah sekarang tapi dia sudah lelah dan ingin segera tidur


Harus nya aku menunggu waktu yang tepat mengajak nya ke sini sekarang semua ny sangat kacau . Harry memeluk kekasih nya sementara waktu "Kau mandi kan aku akan menunggu di depan mandi lah dulu dan istrahat aku akan men of ikjaga mu"


"ka .. kau akan tidur di sini?"


"Tidak aku akan tidur di samping jadi kau bisa menelfon jika kau perlu sesuatu"


Wajah Lea kelihatan sangat ragu,"Bagaimana kalau lampu mati lagi?"


"Kau bisa memanggil ku nanti!"


"Harry....". Apakah aku terlalu lama hingga dia tertidur di sini, kenapa dia tampak lelah sekali


Lea terdiam sesaat melihat kekasih nya yang sedang terlelap


Dia tampan sekali, wajar banyak wanita yang mengerjar nya walau hanya menjadi mainan saja. Lea tampa sadar mengusap pipi Harry . Jika saja kau tidak seorang Casanova sudah dari dulu aku menerima mu, cih apa ku serius dengan ku?


"Hoammm". Harry terbangun begitu merasakan tangan lembut Lea mengelus wajah nya "Sayang kau sudah selesai..."


"Sudah"


Harry menarik selimut untuk kekasih nya menuntun Lea untuk berbaring di sana "Tidur lah dulu aku akan pergi ketika kau sudah tidur". Pria itu memastikan kekasih nya terlelap ketika dia pergi untuk bersitrahat


Pria itu duduk di tepi ranjang dengan wajah yang amat lelah, Lea bahkan merasakan jika Harry jauh lebih lelah dari nya


Hingga tanpa sadar jika Harry menjatuhkan tubuh nya di pangkuan Lea, wanita yang tadi nya hanya menutup mata itu memperhatikan Harry di sana


"Harry kau tidur lah di sini, aku takut jika nanti lampu mati lagi". Entah memangapa Lea meminta hal yang membuat Harry langsung terbelalak


Ada apa dengan nya diakan bisa tidur dulu dan memanggil ku nanti, apa dia nyaman dengan ku ? apa aku harus berharap sebesar ini. Harry terlihat kikuk dia terlihat linglung

__ADS_1


Bodoh kenapa aku malah meminta nya tidur di sini sialan!. Lea menyesal tapi dia tidak menarik perkataan nya kembali


"Kau serius aku bisa tidur di sini". Harry menatap netra wanita itu kembali dia tidak ingin Lea menyesal nanti nya "Bagaimana jika..."


"Hanya tidur tidak lebih dari itu!'. Lea menatap galak pria itu


"Umh baik lah, aku akan mandi dulu".


Harry tidak bisa menyembunyikan senyum nya lagi, semua kebahagiaan terpancar dari wajah nya sekarang


Hanya dengan seperti itu kenapa dia malah terlihat seperti bocah yang sedang mendapat mainan saja, geli sekali...


Lea kembali berbaring mencoba tidur tapi tidak bisa dia merasa lelah tapi matanya tidak hanya terpejam saja dia tidak benar-benar tidur


Hingga Harry berbaring di samping nya membuat jantung nya kembali berdetak cepat


"Kau tidur di sini?". Lea bertanya bodoh dia mengedarkan pandangan nya pada sofa panjang tidak jauh dari ranjang mereka


Harry sadar dengan ketidak nyamanan wanita itu hingga dia menuju sofa dan merebahkan tubuh nya di sana


"Tidurlah sayang, kenapa sejak tadi kau selalu terjaga aku di sini okey". Harry kembali menyelimuti tubuh Lea dengan nyaman


"Kau tidak punya selimut"


"Aku akan mengambil nya ke kamar sebelah nanti"


"Tidur di sini saja"


"Ya aku akan tidur di sini aku hanya ke kamar sebelah untuk mengambil selimut"


"Kau bisa memakai selimut ini"


Harry tidak menjawab lagi dengan cepat dia berbaring di samping Lea dengan hati yang berbunga-bunga


Keberuntungan macam apa ini Lea mengajak ku tidur bersama apa dia mulai menyukai ku, huhu pasti begitu.


Harry menghadap Lea yang sedang membelakanginya dia sudah cukup senang dengan keadaan mereka sekarang dia berharap waktu yang tersisa sebulan lagi dapat membuat Lea akan luluh pada nya


Nyaman sekali..... Lea yang sejak tadi tidak bisa tidur kini dapat memejam kan matanya, bahkan ketika Harry mendekat dia tidak menolak


Pelukan Harry begitu hangat hingga dia terlelap begitu saja

__ADS_1


__ADS_2