Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Drama Pagi Hari


__ADS_3

Lea terbangun karena cahaya matahari yang masuk menerangi ruangan mereka, Dia mengerjakan matanya merasakan tubuh hangat yang mendekap nya kemarin malam


"Harry ....". Wanita itu kembali termenung saat melihat wajah yang sedang terlelap. "Kenapa wajah nya tenang sekali, tidak ada garis mata yang angkuh yang biasa aku lihat di sini, pria yang ku inginkan...."


Lihat kau sangat mengagumi ku tapi kau sangat gengsi. Harry sebenarnya sudah terbangun sejak tadi dia juga memandangi kekasih nya dan sengaja berlama-lama di sana mendekap wanita itu dalam lingkup cinta nya


"Hmmm". Lea tetap saja menyusuri garis wajah pria itu Aku sangat nyaman, bisakah aku seperti ini sampai seterusnya?


Cup.


Aku tidak bisa menahan nya lagi aku benar-benar sangat menginginkannya. Harry menyosor bibir sexy milik Lea dia sudah menginginkan nya bahkan sebelum wanita itu terbangun. Sial terserah mau pukul aku atau menampar ku aku sudah mendapat nya aku sudah puas


Harry memejamkan mata nya menikmati lembut nya bibir Lea di sana, dia sudah menunggu kemarahan dari wanita itu


Namun di luar dugaan Lea malah menikmati ciuman itu tanpa sadar selama ini Lea juga menginginkan nya


Biarkan aku menikmati nya sekarang, persetan dengan perasaan ku aku ingin di dekat nya. Lea membalas ciuman Harry


Hingga beberapa saat ciuman yang tadinya lembut berubah menjadi panas mereka saling menyesap satu sama lain


Seperti menahan rindu yang sangat lama mereka tidak peduli dengan situasi mereka, Harry sendiri sudah terbawa nafsu tangan pria itu tidak tinggal diam


Begitu pun Lea, tangan Lea melingkar di leher Harry dengan erat hingga mereka melepaskan ciuman mereka


Ada bulir-bulir keringat yang keluar dari pelipis kedua insan itu


Sial apa yang ku lakukan, hampir saja!. Lea merutuki dirinya sendiri dengan cepat wanita itu bangkit dari atas ranjang


"Sayang...maafkan aku, Lea...". Harry panik melihat wajah cemas kekasih nya dia takut jika Lea trauma


Lea bergegas pergi ke kamar mandi dia tidak ingin berlama-lama di sana hanya untuk merutuki kebodohan nya


"Sayang!".


Harry menunggu Lea di depan kamar mandi dengan cemas . Aku pasti menakuti dia, tapi... kenapa dia tadi membalas ciuman ku. Harry menyentuh bibir nya kembali . Manis

__ADS_1


"Sial!, Bodoh sekali!!". Lea menatap cermin di depan nya . Kenapa kau malah terbuai huh, dia hanya ingin mempermainkan mu!


"Bibir ku sudah kotor!". Lea mengambil sikat gigi di sana dan memberi banyak pasta gigi, seketika dia kembali menatap cermin bibir nya memerah karena kecupan yang di beri Harry benar-benar memberi diri nya sesapan yang kuat . "Bibir nya juga sangat manis! huh benar-benar menyebalkan"


"Lea jangan membuat aku khawatir, cepat selesaikan mandi mu!". Harry berteriak cemas dari luar sana tapi Lea bahkan tidak menggubris pria itu


"Dasar Gila!". Lea semakin menyikat gigi dan bibir nya dia tidak ingin jejak bibir Harry tinggal di sana


Lea membuka seluruh pakaian nya dia juga ingin memeriksa tubuh nya takut jika Harry melakukan hal tak senonoh kemarin malam. Huh untuk apa juga aku mengajak nya tidur bersama!


Tidak ada, rasa perih juga tidak ada, berarti aku aman. Lea merasa lega setelah melirik seluruh tubuh nya


"Kau membuat ku khawatir saja! apa yang kau lakukan di sana huh? Bersemedi!!". Harry memutar tubuh Lea takut jika wanita itu trauma dan nekat menyakiti dirinya sendiri hingga mata nya tertuju pada bibir Lea yang memerah dana dan luka kecil di sana . "Maaf, pasti aku yang melakukan ini bukan, maafkan aku Lea kau bisa menampar ku sebagai balasan nya?". Harry memberi tatapan sayu, dia meletakan tangan lembut wanita itu di pipi nya "Ayo lakukan aku pasti sudah menyakiti mu kan"


Kenapa tatapan nya seperti itu, kenapa kau membuat hati ku seperti ini huh!. Lea benci perasaan nya dia ingin memeluk pria di depan nya itu "tidak aku mau ganti baju, jam berapa kita pulang"


"Pulang?". Harry mengingat kembali posisi mereka


"Seperti nya kita pulang besok"


"Aku sudah meminta izin pada nya !".


"Tapi .."


"Sssttt... bukan kah sudah ku bilang kita akan menikmati waktu kita dulu, jarang ada waktu seperti ini terutama Minggu depan aku akan sangat sibuk bekerja".


Lea langsung tidak suka itu berarti Harry tidak akan menjemput nya lagi sepulang bekerja dia sudah terlanjur nyaman


"Kenapa, kau ada masalah, Kau membutuhkan sesuatu?" . Harry Bingung dengan sikap wanita di depan nya "Ayo katakan!"


"Kau tidak akan menjemput ku lagi?!". Lea akhirnya mengeluarkan unek-unek hak yang paling dia tahan sejak tadi


"Aku akan menjemput mu sebisa mungkin, tapi jika aku tidak sempat aku akan mengirimkan supir untuk mengantar mu pulang"


"Tidak perlu aku bisa pulang sendiri!"

__ADS_1


Harry menggaruk kepala nya yang tidak gatal sikap Lea membuat nya bingung dan merasa bodoh seketika, wanita itu berhasil merenggut kewarasan nya sekarang


"Kau ingin di jemput supir atau aku sendiri?".


Lea memandang Harry yang berdiri dengan kikuk dan bodoh "Terserah"


"Huh kenapa wanita itu membingungkan sekali". Harry menghela nafas nya mood Lea membuat nya lelah berpikir


Lea memberi tatapan tajam "Jadi maksud mu aku merepotkan kenapa kau menghela nafas seperti itu?"


"Tuh kan". Harry memberi tatapan tajam dia mendekat pada Lea tanpa ada jarak sedikit pun


"Apa yang kau lakukan!?. Lea terkejut dengan kelakuan pria itu "Menyingkir lah kau membuat ku sesak!"


Bukan nya melepaskan Harry malah mendekap tubuh Lea dalam pelukan nya "Jangan membuat ku bingung Lea, katakan jika kau menginginkan aku atau tidak, aku tidak ingin ada penyesalan nanti".


"Bingung memang apa yang ku lakukan?"


"Kau masih bertanya?". Harry menyatukan kening mereka berdua netra nya menyatu dengan wanita itu "Apa kau tidak merasakan nya huh, aku sudah menahan ini sejak lama"


"Apa"


"Kau sangat bodoh ternyata". Harry mengecup bibir Lea dengan lembut "Lihat bahkan kau tidak menolak".


"Itu karena aku tidak ingin kau menyebarkan aib ku!". Lea memberi tatapan tajam


"Aku sudah menghapusnya tepat sehari sejak kejadian itu". Harry berbicara lembut dan sangat yakin


"Tidak mungkin"


"Kau tahu aku tidak pernah berbohong pada mu Lea... ". Harry terlihat sangat frustasi dengan perasaan nya


Dan itu bisa di rasakan langsung oleh Lea, hati nya terasa sakit melihat netra pria itu. Kenapa? kenapa aku malah seolah membuat mu terluka kan kau yang ingin mempermainkan ku


"Apa yang membuat mu mempercayai ku?"

__ADS_1


__ADS_2