
"Pak ini berkas kerja sama yang kau minta"
"Terimakasih Irene". Kevin memindahkan tugas Irene agar dirinya lebih dekat dengan wanita itu, Harry sendiri sudah memegang kendali perusahaan Ayah-nya
Irene memberi dokumen untuk kerja sama, dia baru saja membangun cabang perusahaan kontruksi, dan proyek pertamanya bisa di bilang cukup besar
Dia akan bekerja sama dengan perusahaan kontruksi dari kota lain yang terkenal dengan perusahaan kontruksi raksasa di sana
Perusahaan itu sendiri di minta oleh negara untuk pembangunan besar-besaran Kevin ikut bergabung hanya untuk memperbesar nama perusahaan itu
Kevin memeriksa dokumen itu dan nama pemilik perusahaan itu "Mr. Bald?, Sepertinya dia tidak menggunakan nama asinya"
Irene tertunduk melihat dokumen itu "Sepertinya aku pernah dengar, tapi aku lupa". Irene merasa tak asing dengan awalan itu
"sudahlah tidak apa aku bisa menyuruh bawahan ku untuk meihat-nya nanti". Kevin meletakan dokumen itu dia memilih untuk mengurusi perusahaannya yang lain
Dia sangat sibuk karena dirinya akan bekerja penuh untuk perusahaan yang baru dia bangun seminggu lagi, mereka akan langsung turun ke lapangan
Tempat yang menjadi lokasi proyek mereka sendiri adalah kota yang menjadi tempat pariwisata, Kevin mendapat info bahwa daerah itu sangat bagus
Dia berencana mengajak Kenzo dan juga Irene untuk sekedar berlibur ke sana, Kenzo juga belakangan ini sangat tertarik dengan dunia kontruksi
Jadi akan sangat menyenangkan jika pria kecil itu ikut bersama mereka
"Apa ada lagi yang bapak butuhkan?". Irene mentap pria tampan itu dia meregangkan tangannya yang kaku
"Tidak lagi"
"Baiklah kalau begitu, sekarang sudah memasuki jam makan siang saya akan memesan makanan untuk anda". Irene bergegas keuar dari ruangan itu tapi Kevin menarik tangannya
Hingga wanita itu terduduk di pangkuan Kevin
"Mau kemana kenapa kau buru-buru hmmm?". Kevin membelai kepala Irene dengan lembut
"Kevin jangan seperti ini nanti ada yang lihat". Irene merasa sangat was-was dengan kelakukan tungangannya itu
Mereka belum menikah karena Kevin ingin membuat upacara pernikahan yang berkesan dia juga akan membereskan semua urusan kantornya terlebih dahulu
__ADS_1
Agar tidak ada yang mengahalangi bulan madu mereka nanti
"Memang siapa yang berani melihat kita hmm?". Kevin semakin mengeratkan pelukannya pada wanita itu, hingga Irene merasa semakin was-was
Kevin berubah menjadi sangat nakal setelah pertunangan mereka priia itu terkesan sangat mesum jika mereka hanya berduaan
"Berikan aku kecupan lalu kita pergi makan". Kevin sudah terbiasa dengan permintaan itu dan Irene harus memberikannya
"Tidak kau meminta kecupan tapi nyatanya kau malah meminta lebih"
"Hanya sebuah kecupan aku janji". Pria itu sangat memohon pada orag yang sudah berada di pangkuannya itu
"Cih aku tidak akan tertipu dengan bualan mu lagi".Irene tidak percaya karena memang sudah ke sekian kalinya pria itu melakukannya trik itu
Kevin akan memberikan sebuah ciuman yang dalam, tangan pria itu juga tidak akan tinggal diam untuk mengerayai tubuh bagian atasnya
Walaupun Kevin tidak akan melakukan hal yang lebih jauh tapi itu sangat mengangganggu nya Irene bukan nya tidak suka tapi jantungnya berdetak dengan sangat cepat
Dan akan berakhir dengan membuatnya malu sendiri, saat itu Kevin akan tersenyum dengan usil
Irene mencoba melepaskan lilitan tangan pria itu tapi tentu tenaganya akan kalah dengan pria kekar itu
Tapi sekarang pria itu sudah berubah menjadi pria yang tampan Kevin memiliki hidung mancung dan alis tebal rahangnya sangat tegas membuat wajah Kevin terlihat sangat maskulin
"sayang ayo cepat cium aku apa kau tidak lapar hmm". Pria itu masih menggoda Irene membuat wanita itu semakin malu saja
"Kevin hentikan!"
"Makanya cium dulu"
Irene mentap Kevin dengan tajam jika sudah seperti ini dia juga tidak bisa melakukan apa-apa dia akhirnya pasrah dan memberi pria itu apa yang dia inginkan
Cup.
Bibir Irene mendarat di bibir lembut Kevin . Sangat manis seperti biasa . Kevin memejamkan matanya menikmati setiap inci bibir wanita itu
Hingga ciuman mereka berubah menjadi lebih panas tangan Kevin tidak tinggal diam seperti biasa dia akan memanfaatkan setiap waktu yang ada jika sudah bersama wanitanya
__ADS_1
35 tahun hidup melajang tanpa perempuan ternyata membuat Kevin menjadi pria yang haus belaian dan keetika berhasil mendapatkan Irene dalam hidupnya
Itu membuat Kevin merasa menjadi seorang pria yang paling bahagia, dia hanya ingin bersama wanita yang telah mengubah kehiduannya itu
Kini Kevin merasa hari-harinya sangat berwarna dengan kehadiran Irene dan Kenzo dalam kehidupannya tidak ada yang berani mengusik mereka karena Kevin sepenuhnya melindungi keluarga kecilnya
Mereka berdua keluar dari ruangan itu mereka berjalan bersisihan layaknya sepasang kekasih dan kariawan Kevin sendiri juga tahu kalau ke dua orang itu sudah bertunangan
Lihat itu aku sagat iri dengan Irene
Aku juga tapi pak Kevin juga sangat berubah ketika bersama Irene
Para Kariawan itu saling berbisik satu sama lain mereka sudah cukup bahagia di sana bekerja di perusahaan besar dengan gaji yang tinggi
Kehidupan mereka juga tidak tertekan seperti dulu saat Kevin masih single pria itu sangatlah menyeramkan
Lea memandang Kevin dan Irene yang keluar bersama-sama dia sangat senang akhirnya wanita itu bisa menemukan cintanya lagi untuk sekian lama dia menjadi singgle parent
Dia berharap mereka akan terus bahagia untuk ke depannya
Namun Lea sendiri masih betah melajang di usianya yang menginjak 27 tahun dia masih ingin menunggu seorang pria yang dia sukai sejak datang pertama kali ke kantor itu
Justin yang sudah naik jabatan dia sudah menjadi direktur di perusahaan itu pria yang sudah berusia 33 tahun itu nyatanya juga masih lajang dia belum berniat untuk memiliki kekasih apalagi untuk menikah
Setelah pertunangan Irene dan Kevin, Justin sudah benar-benar menyerah untuk mendapatkan wanita itu, lagian sejak awal dia merasa kurang pantas untuk di sisi Irene
Dia tidak pernah melakukan hal sebaik Kevin pada Irene dan setulus pria itu juga, jadi dia kembali ke dirinya yang dulu
Seorang pria pekerja keras dengan prestasi segudang, walau belakangan ini dia sedikit membukan hatinya pada Lea
Dia ingat jika beberapa saat lalu, wanita itu menyatakan perasaan pada nya dia tidak tahu harus menjawab apa wanita di depan-nya terlihat sangat tulus pada dirinya
Walalu Lea tidak mendapatkan penerimaan atas perasaannya tapi Justin memberi dia harapan karena pria itu menuruhnya untuk menunggu
Justin perlu membenah hatinya lagi, dia sendiri sadar jika dia juga harus menikah suatu hari nanti, Lea adalah wanita yang baik dan juga pintar
Banyak pria yang terrtarik dengannya termaksud Harry, pria itu juga masih betah melajang berbeda dengan Justin yang tetap sendiri
__ADS_1
Pria itu selalu bergonta-ganti pasangan jiwa Cassanova sudah melekat erat dalam tubuhnya