Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Suho


__ADS_3

Julia bergelayut manja pada Kevin, pria itu tidak menolak tapi Kevin akan mendorong jika saja wanita itu sudah melewati batas dia tidak akan mengkhianati pernikahan mereka


Seperi saat ini mereka bedua sedang sarapan bersama Irene sudah seminggu tidak di sana, membuat Julia semakin besar kelapa merasa dirinya merupakan seorang Nyonya di sana


Untungnya Zunneth sedang tidak ada di sana, dan Kevin sendiri melarang akses komunikasi dengan wanita tua itu karena Kevin tidak ingin mengganggu masa tenang sang Mama


Kevin selalu memberi pujian dan perhatian pada wanita itu walau hanya perhatian kecil, itu cukup untuk mengecoh perhatian wanita itu dia bercerita banyak Benyamin tentang sikap baik pria itu


Untuk sejauh ini Harry dan Justin sudah memberikan laporan yang cukup signifikan di tambah dengan kemampuan nya untuk meng hack data Benyamin Kevin dapat memastiskan jika sandiwara itu akan berakhir sebentar lagi


Kevin ikut turun tangan dalam hal ini dia tidak ingin membuat kesalahan yang akan merugukan dirinya terutama Irene dan Kenzo


"Kevin.. Kau tidak ingin memperkenalkan aku dengan rekan mu hmm".


"Tentu saja aku akan memperkenalkan kau pada rekan ku, tapi sekarang aku akan ada pertemuan juga pekerjaan mendesak"


"Baiklah aku mengerti, Kevin kau tahu aku sangat menantikan hari-hari bersama mu seperti saat ini"


"Benarkah?"


'"Tentu saja, aku sudah tertarik pada mu sejak saat kau datang ke mansion Ayah ku saat itu aku masih berusia 17 tahun dan kau 26 aku sangat mengagumi dengan segenap jiwa ku kau sangat tampan dan cerdas"


Julia benar-benar mengungkap kan perasaan nya setelah satu minggu bersama pria itu, dia selalu menjadi yang pertama untuk mendekati Kevin


Kevin hanya menatap datar wanita itu, sebenarnya dia sudah sangat risih dengan wanita itu tapi dia harus menunggu dengan sabar dan di waktu tepat dia akan mencampakan wanita itu


"Kau sangat serius dengan ku?"


Mata Julia berbinar begitu Kevin menanyakan keyakinan wanita itu, dia pikir Kevin sudah luluh dengan semua perlakuan manis yang dia buat


"Tapi aku suka wanita yang memiliki sifat yang lembut dan anggun". Kevin meminum sisa jus di gelasnya dia ada pertemuan dan dia harus sepat


"Akukan sudah anggun banyak yang memuji ku bahkan bawahan Papa ku saja banyak yang mengincar ku"

__ADS_1


Wanita itu dengan percaya dirinya memuji dirinya sendiri


Sialan aku hampir saja muntah mendengar mu bicara, huh masih pagi aku sudah apes sial! . Kevin mengumpat dalam hatinya tapi dirinya masih bisa mengontrol wajahnya yang datar itu


"Ya tapi bagi ku kau masih kurang". Kevin memberikan tatapan hangat "Kau harus mengubahnya sedikit lagi". Pria itu tersenyum hingga membuat hati Julia meleleh


"Tentu saja aku akan mengubahnya, tapi...". Julia menggantung perkataannya "Kau serius dengan ku"


"Aku akan serius pada wanita yang baik". Kevin memeberikan pernyataan ganda


Tapi Julia tidak dapat memahami itu dia pikir jika dia menjadi seorang wanita yang baik dsn anggun ketika di depan Kevin pria itu akan berubah


Namun arti kata wanita baik yang di maksud Kevin sendiri sangat dalam, seorang wanita yang baik tidak akan merusak rumah tangga orang lain seperti Julia


"Baik tentu saja aku akan menjadi baik dan anggun". Julia menjawab mantap seakan dia sudah merebut hati pria itu


Kevin hanya tersenyum dia sedang tidak bersemangat jika bukan karena Irene dan Kenzo mungkin dia akan mengambil jalan ointas dengan membunuh Julia sekarang


"Selamat pagi Tuan". Suho memberi sapaan dan menghampiri Kevin, pria itu sudah selesai makan dengan cepat Suho mengambil sefala keperluan Kevin yang terletak rapi di nakas


"Tuan silahkan, tuan Kanye sudah menunggu di ruang rapat". Suho membukakan pintu mobil begitu Kevin keluar dari Mansion itu


"Kevin hati-hati...". Julia melambaikan tangan dengan anggun membuat Suho heran


Ada apa dengan wanita itu dia sudah semakin gila saja seperti papanya. Suho memberi ejekan dia dengan cepat masuk dan menjalankan mobil itu keluar dari Mansion


"Ahkk Sialan!! Aku tidak tahan lagi wanita itu sangat menyebalkan dan Munafik". Kevin mengumpat dan mengeluh


Seminggu di tinggal oleh istrinya ternyata membuatnya frustasi di tambah Julia yang bertingkah di mansionnya


"Suho!!"


"Iyaa Tuan kau perlu sesuatu?". Suho berbicara dengan gugup dia sendiri tidak tahu ingin mengatakan apa pria itu selalu marah

__ADS_1


"Jika masalah ini sudah selesai, aku ingin kau menghancurkan Mansion itu aku mengnginkan Mansion baru, tempat itu sudab kotor dan membuat ku muak". Kevin terdengar sangat frustasi, Suho dapat memahami itu


"Baik tuan saya akan menghancurkan nya begitu semuanya sudah beres"


"Di mana Laptop ku!"


Suho mengambil sebuah tas di bawah kursi, barang itu yang selalu Kevin gunakan untuk memeriksa pekerjaan Justin dan Harry


Di sana juga dia sudah menghack data, Kevin tidak mengijinkan Chris ikut campur untuk sementara karena Chris bagian dari Benyamin


"Tuan, Apakah kau yakin tidak ingin langsung menyelesaikan Julia dan Benyamin dari laporan yang ku terima mereka sudah melakukan banyak dosa". Suho mengungkapkan apa yang dia pendam selama seminggu ini


Dia pertama kali masuk ke dunia mafia tidak menyangka jika banyak perbuatan kezi di sana hingga dia sempat ingin mengundurkan diri dan menganggap Kevin juga sama jahatnya


Tapi saat dia tahu alasan Kevin memasuki dunia kelam itu dan juga bagaimana pria itu memakai Archade untuk membantu banyak orang


Suho dengan dengan senang hati kembali bergabung ke sana dia bahkan jauh lebih lihai dari pada Justin dan Harry sekarang karena dia sadar jika dia harus


kuat dan berani jika berdiri di sampung seorang Kevin


"Suho kau tahu, jika bukan karena Istri ku yang sedang mengandung aku juga sudah lama menyelesaikan kedua orang itu". Kevin berbicara dengan ketus


"Maaf tuan aku pasti sangat mengganggu"


"Huhhh". Kevin menutup laptop itu dengan kasar setelah dia mencek seluruh hal penting itu "Suho aku sangat merindukannya, aku tidak bisa lagi melihat mata indah itu tiap pagi tidak ada lagi ciuman selamat pagi yang di berikannya"


Kevin menatap sedih keluar jendela selama perjalanan pikirannya selalu tertuju pada Irene


Sementara Suho sudah terbiasa setiap pagi pria itu mengungkapkan kegundahan hati nya, dan dengan setia Suho selalu memberi penghiburan untuk Kevin


"Tuan tenang saja bukankah hasil penyelidikan mu sudah 98% kau sudah sangat hebat dalam eaktu sesingkat ini, Nona Irene dan Tuan Muda pasti bangga pada mu"


Perkataan itu berhasil menghibur Kevin pria itu tersenyum tipis

__ADS_1


__ADS_2