Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Luluh


__ADS_3

Lea terdiam sesaat saat menatap netra Harry yang sudah terlihat lelah dan pasrah, pria yang biasa humoris dan selalu tertawa dalam keadaan apapun sekarang sangat frustasi di mata Lea


"Kau tidak lelah?". Lea menelisik seluruh garis wajah itu. "Kau tidak lelah berpura-pura seperti ini Hmm?"


"Aku tidak berpura-pura dan aku benar-benar melakukan ini?".


Ada satu hal yang mengganjal di hari Lea, dia selalu nyaman dengan pria di depan nya itu tapi di sisi lain dia juga takut jika Harry hanya mempermainkan dirinya, sana seperti Harry mempermainkan wanita lain dan terutama sahabat nya Jennie


"Bagaimana dengan Jennie dulu dan para mantan mu? Kau mempermainkan banyak hati wanita kau tidak pernah berpikir ke sana?"


"Jennie". Harry bertanya polos dia sendiri tidak tahu jika Jennie tertarik dengan nya karena dia sendiri tidak pernah berbicara manis dengan wanita itu "Kau tidak tahu tentang Jennie, tapi mantan yang kau sebut itu tidak ada Lea percayalah pada ku".


"Tapi kau sangat dekat dengan mereka, bagaimana aku bisa mempercayai mu Har?"


"Aku hanya kesepian". Harry menyimpan luka. di balik kalimat itu "Masa lalu ku yang kurang kasih sayang ibu ku yang membuat ku seperti itu"


Lea tidak berani bertanya lagi, ini sudah menyangkut kehidupan yang sangat pribadi dari pria di depan itu dia merasa tidak punya hak yang sebesar itu.


"Kau tidak ingin tahu tentang masa lalu ku?".


"Bukan kah itu terlalu privasi?"


"Aku ingin kau tahu segalanya tentang ku". Harry menatap yakin pada kekasih nya itu


Lea hanya bisa mengangguk nya saja, tapi hati nya menyimpan satu hal yang berhasil membuat jantung nya berdetak semakin cepat


Sepenting itu kah aku untuk nya, dia bahkan ingin menceritakan masa lalunya .


"Lea ibu ku tidak pernah memperhatikan ku dengan baik dia lebih suka menghabiskan waktu dengan teman-teman nya dulu".


"kau tahu sampai akhir hayat nya dia bahkan tidak pernah menyayangi ku dengan tulus aku lebih banyak menghabiskan waktu dengan pelayan di rumah dan juga Ayah ku"

__ADS_1


Harry menceritakan nya dengan singkat dia merasa Lea perlu tahu tentang hidup nya agar Lea dapat memahami dirinya sendiri


"Dan untuk para wanita itu, aku tidak benar-benar serius dengan mereka aku selalu berkata manis dengan wanita karena Ayah ku ingin aku menjadi pria yang baik dan tidak menyakiti wanita dan itu adalah prinsip yang ku pegang sampai saat ini"


Pria itu meregangkan pelukan nya pada Lea sampai tangan nya berada di kedua sisi pria itu


"Lea... aku tidak tahu sejak kapan pasti nya aku jatuh cinta dengan mu kau wanita yang sangat perhatian dan baik pada orang lain aku menginginkan perhatian itu ada pada ku dan menjadi milik ku sepenuh nya".


"Awal nya aku hanya ingin bertemu singkat dengan mu, hanya sekedar memuaskan rasa penasaran ku tapi aku malah terjebak dan berakhir menjadi pria yang begitu menginginkan mu di sisi ku aku semakin tertantang ketika kau menolak ku pertama kali"


"Tapi percayalah Lea aku benar-benar mencintai saat ini"


Dua insan itu menghabiskan beberapa saat untuk saling menatap satu sama lain dengan tatapan yang begitu dalam


Apa yang harus ku lakukan, dia sangat serius dan aku tidak menemukan kebohongan di sana. Lea ingin memeluk pria itu sekarang juga tapi ego mengalahkan dirinya


"Lea aku menyerah jika kau menolak ku saat ini, aku tidak akan memakai kesempatan satu bulan itu lagi". Harry terlihat begitu pasrah "Dan kau tenang saja tidak akan ada yang tahu tentang malam itu terutama Justin"


"Lea ini bukan masalah menyerah dan pengecut, aku tidak ingin kau tersiksa berada di dekat ku itu membuat ku seperti orang jahat yang memperalat orang yang tidak bersalah terutama diri mu".


"Hisk.... hiks..... ". Lea tidak dapa tlagi menahan gejolak di hatinya pria di depan nya membuat dia bimbang dan takut


"Lea kau tidak apa, kenapa kau menangis apa aku menyakiti mu aku ... aku minta maaf".


Harry kembali mendekap wanita cantik itu, dan tidak menunggu lama Lea membalas dekapan pria itu seakan tidak ingin pria itu pergi dari nya


"Nah kau membuat ku bingung, kau memeluk ku tapi perkataan mu selalu menolak ku".


"Aku tidak tahu... ". Lea berbicara dengan suara serak nya "Aku tidak yakin dengan mu tapi aku tidak ingin kau pergi "


Lihat bahkan hati mu pun bekerja lebih baik dari otak mu. Harry memejamkan mata nya sesaat hati nya lega sekarang, setidak nya ada titik kepastian di hari wanita yang dia cintai saat ini

__ADS_1


"Berikan aku kepastian Lea, jangan buat aku semakin berharap"


"Ayo lupakan waktu satu bulan itu, aku tidak ingin berpisah dengan mu". Lea berkata dengan yakin dia tidak ingin mengambil resiko yang akan membuat pria itu menjauh dari nya


"Kau percaya dengan ku?".


"Tidak, tapi aku tidak ingin kau menjauh dari ku dan selama itu kau harus benar-bear merebut hati ku". Lea mengeluarkan perkataan yang membuat hatinya lega seketika "Harry jadilah seorang pria sejati, jangan berani bertingkah di belakang ku atau aku akan membunuh mu!".


Lea memberi ancaman yang membuat hati Harry begitu gembira, wanita itu sekaan mengancam dirinya tapi itulah yang membuat pria itu semakin nyaman


"Baik, jadi bagaimana nona Lea? Kau bersedia menjadi isteri ku?".


"Apa!?". Lea tergagap seketika karena perkataan pria itu "Se..secepat itu?"


"Tentu saja bagaimana kau jika nanti kau berubah pikiran, kesempatan seperti ini tidak datang dua kali kan". Senyum pria itu begitu lebar, kebahagiaan di wajah nya nampak begitu nyata "Kau tidak ingin aku pergi kan, untuk apa kita mengulur waktu lagi"


Lea mengigit dada pria itu dengan gemas, lalu kembali menyembunyikan wajah nya di dada bidang pria itu


"Sakit!"


"rasakan itu".


"Kapan kita akan membicara kan ini dengan keluarga mu?". Harry kembali serius "Hmm aku akan membicarakan nya dengan ayah ku secepat nya"


"Bukan kah itu terlalu cepat"


"Apa nya, aku sudah mengejar mu selama lebih dari lima tahun dan kita sudah menjalin hubungan sepasang kekasih selama setengah tahun apa itu terlalu cepat?"


"Kau benar...."


"Umur kita juga tidak lagi muda, kau tidak ingin menikah dan meliki anak yang tampan dan cantik nanti nya?. Harry menatap Lea dengan harapan

__ADS_1


__ADS_2