
Dengan kesepakatan yang mereka bicarakan seperti sebelumnya Kevin terpaksa membawa Julia di sisi nya dia sudah memperkirakan apa yang mungkin terjadi nanti
Irene mungkin akan sangat marah pada nya tapidia tidak akan mengambil resiko yang membahayakan wanita itu
Selama perjalan di pesawat sebisa mungkin Kevin mejauhi Julia wanita iti selalu ingin menempel padanya membuat nya merasa sangat risih
"Menyingkir dari ku Julia atau aku akan melemparkan mu dari sink sekarang juga"
"Kenapa kau sangat kasar humm , baiklah aku akan menyingkir kau sangat sensitif". Julia memilih duduk di kursi belakang Kevin dia tahu pria itu tidak main-main dengan ancaman nya
Sementara Kevin duduk bersandar dengan memikirkan rencananya selanjutnya dia tidak tahu siapa saja yang sudah berkhianat
David sendiri adalah orang yang cukup membuatnya terkejut dengan pengkhianatan pria itu, Kecin tidak tahu seberapa banyak orang yang berkhianat padanya
Yang bisa dia percayai hanya Justin, Chrish dan Harry untuk saat ini
Tiga pria itu lamgsung bergegas mengamankan seluruh data perusahaan mereka dan organisasi akan menjadi sebuah bencana jika Kevin mengulur waktu mereka
"Sayang kau kembali... ". Irene menghambur di pelukan suaminya begitu pria itu datang
"Aku merindukan mu sayang, kau sudah makan?". Kevin membalas pelukan wanita itu dengan erat seakan tida ingin melepaskan nya
"Aku sudah makan, siapa dia?". Irene menatap Julia yang mulai tadi mengekor padanya
"Dia anak dari rekan ku"
Kevin menjelaskan nya dengan malas dia segera menarik tangan istrinya ke kamar tapi Julia mencekal mereka
"Nona Irene dan Kevin kalian mau ke mana?". Julia menghlangi kedua insan itu pergi dari hadapan nya
"Kau tahu nama ku?". Irene menatap wanita itu tidak suka karena masa lalunya dulu, dia dapat merasakan jika Julia hendak mendekati suaminya
"Tentu saja aku harus mengenal mu karena kita akan berbagi pria yang sama"
Degh Jantung Irene berdebar dengan cepat seakan ingat masa lalu nya matanya tertuju pada Kevin yang hanya diam mata pria itu malah melihat ke arah lain seperti mencari sesuatu
Julia sialan akan kubunuh kau nanti, jika bukan karena para bawahan mu yang sialan itu kau pasti sudah ku beri pelajaran , harus nya aku memyingkirkan kalian sejak dulu
Kevin memberi umpatan dalam hatinya dia ingin sekali memberi tamparan saat itu juga namun dia tidak tahu bahaya apa yang sedang mengintai Irene sekarang
__ADS_1
Di tambah kemarin Chrish baru saja memberi peringatan agar Kevin menjaga sikap saat dia di mansion ada beberapa pelayan yang misterius disana sedang mengawasi merek
"Kevin kau tidak ingim menjelaskan sesuatu pada ku ?". Mata Irene sudah berembun, air matanya sudah akan jatuh di pipi lembutnya itu
"Sayang sebaik nya kita masuk dulu kau harus banyak istrahat bukan?"
"aku tidak mau kau harus menjelaskan nya terlebih dahulu padaku". Irene susah menangis, dia semakin membuat Julia bahagia
Lihat kau sangat lemah aku bisa membuat Kevin jaruh cinta pada ku hanya dalam beberapa saat dia tidak butuh wanita cengeng seperti mu. Julia berguman senang dalam hatinya itu adalah langkah pertama dan dia akan melakukannya seterusnya
"Kevin cepat jelaskan". Irene berteriak tapi air mata itu masih mengalir, Kevin menatap lembut istrinya itu lalu memberi kecupan lembut di bibirnya agar Irene tenang
"Kau ingin aku menjelaskannya kan, kau harus ikut aku ke kamar jika kau ingin mendengarnya". Kevin menarik tangan istrinya dan wanita itu tidak menolak sama sekali
Julia mengeram marah pada dua orang itu bagaimana bisa mereka berciuman mesra di depan nya
"Argghh sial aku akan memberi mu pelajaran Irene, Kevin itu milik ku"
"Nona biarkan aku membawa tas mu ke kamar". Salah satu pelayan mengarahkan wanita itu ke ruangan yang sudah di persiapkan
"Kau!". Julia mengenal pelayan pria itu dia adalah utusan Ayah nya
"Connor... Sudah berapa lama kau di sini?"
"Lima bulan, dan aku sudah tahu seluk beluk mansion ini jadi nona bisa mempercayakan sesuatu pada saya".
Julia tersenyum "Kau tahu aku ingin kau memberi sedikit pelajaran pada Irene, aku ingin wanita itu pergi selamanya dari kehidupan Kevin"
Pria itu terlihat bingunh "maksud anda?"
"Aku ingin dia mati, aku tidak tahan jika pria yang ku suka sejak lama bersama dengan wanita lain"
"Nona semua makan di rumah ini di handle oleh kepala koki kepercayaan saya tidak bisa melakukan hal yang terburu-buru"
"Cih kau menyebalkan sekali kau hanya perlu memberi obat dengan kadar racun sedikit jadi itu tidak akan begitu terlihat gampang kan"
Connor mengangguk "Saya akan melakukan apa yang saya bisa"
"Ine, Sayang ku dengarkan aku oke..."
__ADS_1
Kevin mengajak Irene agar wanita itu duduk dengan tennag dia membungkuk agar dia dapat melihat jelas wajah istrinya
"Kau Percaya dengan ku kan, kita sudah berjanji untuk semua ini"
Irene mengangguk dia bisa melihat betapa seriusnya pria itu sekarang
"Sayang kau sudah tahu jelas bagaimana kehidupan ku di sisi gelap dunia ini, dan dia adalah orang yang berbahaya dia punya Ayah kejam dia bisa membahayakan mu kapan saja"
"Apa kaubdi ancam?". Irene memegang tengkuk Kevin Irene merasakan tekanan yang besar menimpa suaminya
"Kau sangat mengerti aku, aku berjanji tidak akan mengecewakan mu ini hanyabakan beberapa saat Ine aku akan memperbaiki semua nyabaku janji jadi biarkan dia di sini dan melakukan hal yang dia mau hanya sementara aku janji "
"Aku percaya, tapi kau harus berjanji untuk tidak bersentuhan dengannya, aku sangat cemburu"
Kevin tersenyum wanita itu sangat memahami nya
"Aku akan menugaskan Jennie dan Lea menemani mu lagi aku tidak akan membiarkan mu sendiri sayang dan aku juga akan membayar mereka dengan mahal"
Kevin mengelus perut Irene, dia sungguh sangat tertekan saat ini bahaya mengincar Irene dan anak nya kapan saja
Dan untungnya Kenzo berada bersama dengan Joe, Kevin tagu pria itu bisa melindungi putranya saat dia tidak ada di sana
"Sayang...". Irene memandang pria itu dengan lembut
"hmm"
"Apakah kau sangat mempercayai ku jika saja ada seseorang yang menfitnah ku ?"
"Tentu saja, dan kau juga harus mempercayai ku lebih dari apapun"
"Lebih dari apapun?"
"Iya... Lebih dari nyawaku aku akan mempercaimu seumur hidup ku aku tidak peduli jika suatu saat kau akan berada di sisi pria lain kau mengatakan kau mencintai ku dan itu lah yang terjadi"
"Tapi.."
"Tidak ada tapi-tapian Irene... Ine semua tidak berjalan dengan kehendak kita dan kita harus percaya dengan kehidupan yang sedang mengujibkita"
Irene tersenyum manis, Kevin membaringkan wanita itu dan memeluknya hingga wanita itu terlelap dalam pelukannya
__ADS_1