Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Memastikan


__ADS_3

Akhir bulan di sebuah proyek seperti biasa orang-orang di aana akan menyiapkan laporan bulanan seperi anggaran dan bukti proyek yang berjalan dengan baik, Joe dan dan Jennie adalah dua orang yang penting di sana terutama untuk laporan proyek bulanan mereka berdua akan menentukan gaji yang layak dari hasil kerja para orang-orang di sana


Semua cukup gugup terutama para kontrakor di sana jika ada kesalahan sedikit saja yang tidak sesuai dengan rancangan, mereka tentu saja akan mendapat masalah besar walaupun Joe mengawasi mereka setiap saat


Nyatanya banguna itu begitu luah hingga Joe butuh berhari-hari untuk mengecek setiap detail terkecil bangunan di sana


Sementara Jennie mengambil setiap sudut penting bangunan itu untuk di jadikan laporan pada Kevin dia tidak terlewat satu pun dia tahu betapa sempurna nya pemimpin seperti Kevin


Anggaran dana dan hasil proyek harus berjalan seiringan, dan Jennie selalu menyusun laporan dengan baik membuat Kevin selalu mrmeberi apresiasi dan bonus untuk wanita pintar itu


"Semuanya bagus kalian mengerjakan nya dengan baik". Perkataan Joe membuat kepala kontraktor itu memegang dada nya lega "Selanjutnya tetaplah bekerja dengan baik seperti ini"


"Baik pak!". Kepala kontraktor itu menjawab dengan hormat "Apa Bapak masih memerluka sesuatu?"


"Tidak pergilah, aku hanya akan berkeliling sebentar"


Semua orang berangkat pulang dari sana, Sore itu mereka pulang dengan cukup lega akhir bulan akan menjadi hari yang menegangkan untuk mereka


Hari di mana mereka harus bekerja lebih baik dari pada biasa nya untuk mendapat apresiasi dari pemimpin mereka, dan apresiasi yang bagus akan memberikan mereka keuntungan yang lebih besar


Joe dan Kevin bukan hanya memberikan gaji pokok tapi juga bonus untuk setiap pekerjaan yang bagus jadi mereka akan berlomba untuk memberikan yang terbaik dari pekerjaan yang mereja buat


"Jennie, kau sibuk?"


"Tidak ada apa Joe?"


"Kalau begitu temani aku ke atas wku ingin melihat keseluruhan pulau ini di sore hari agar aku bisa membuat detail tambahan nanti"


Jennie mengangguk dan mengikuti Joe ke atas gedung itu dan mereka dapat mwlihat indah nya pulau yang masih hijau dari atas sana


"Seperti nya harus di singkirikan saja, tembok ini menghalangi pemandangan saja". Joe menatapa tembok yang tidak twrlalu tinggi di sana "Ku pikir aku akan memberikan kaca bwning di sini bagaimana menurut mu?"


"Tentu saja kau memang sangat brilian". Jennie memuji kemamouan pria itu dalam mengamati situasi

__ADS_1


Jennie menanatp Joe yang sejak tadi sibuk dengan buku gambar seperti nya dia mengubah sedikit detal nya di bagian atas sana


Keadaan sore itu begitu indah sinar matahari yang orange menerpa seluruh tempat dan orang-orang di sana membuat nya semua nampak lebih indah


Dan Jie pria tampan itu mengacak rambut nya dan membuka jas nya pria itu tampak sangat tampat di mata Jennie dan wanita manapun yang melihat nya


Jantung Jennie berdetak begitu kencang seperti biasa ketika berada di dekat Joe, ada hal yang mengganjal di hati yang selalu ingin dia ungkapkan pada pria itu. Apa aku harus bertanya pada nya tapi bagaimana kalau aku terlalu lancang?


"Ada Jen ada hal yang ingin kau katakan". Joe bertanya begitu melihat wajah penasaran wanita itu


"Itu...". Jennie begitu gugup tapi dia meyakunkan dirinya untuk bertanya "Joe kau tidak ingin menjalin kasih dengan seseorang"


"Tidak". Joe langsung menjawab singkat dia bukan nya tidak tertarik tapi ada hal yang melarang nya untuk mengambil keputusan itu


Jennie menghela nafas nya dengan susah "Sudah ku duga dia memang tidak tertarik". "Jadi apa kau tidak dekat dengan wanita manapun, kau tidak ingin mempunyai keluarga kecil begitu?"


"Jennie pertanyaan mu itu terlalu privasi, bikan kah kau sudah melanggar batasaan seseorang?"


Degh. Hati Jennie merasa begitu perih, perkataan Jow sudah menunjukan batas mana kedekatan mereka


"Ya". Joe menatap fokus pada buku nya "Aku tidak tertarik dengan wanita manapun bukan kah aku suah oernah bercerita, jika Irene adalah wanita terkahir dalam hidup ku"


Hati Jennie semakin sakit saja dia pikir jika Joe memiliki hubungan yang begitu baik dengan nya hingga dia bwrani manyakan pertanyaan tadi


Jennie menocoba bersikap biasa dia menegak tubuh nya seakan tidak ada kuka dalam hati kecil itu ,yang akan membuat dirinnya semakin terluka dengan jawaban Joe


"Kau masih kama lagi Jo?"


"Tidak ini sedikit lagi, tunggu sebentar saja"


Jennie hanya mengangguk dia membuka ponsel nya untungnya Joe dan Kevin di sekitar proyek mereka hingga akses internet dapat berjalan dengan baik, Jennie tanpa sadar membuka kamera dan mebgarahkan nya pada Joe


Entah audah berapaa kali wanita itu mengambil gambar Joe diam-diam dia tidak bisa membohongi diri nya jika dirinya sudah jatuh cinta dengan pria itu

__ADS_1


"Ayo kembali aku sudah selesai"


"Baiklah"


"Kau mau makan sesuatu ini sudah sore kita bisa mencari makan malam di sekitar sini"


"Tidak aku mau langsung pulang saja". Jennie terlihat tidak biasa


"Kenapa kau ada perlu?"


"Iya begitu lah, ada hal kecil yang harus ku kerjakan"


Joe mengangguk paham dia memlajukan kendaraan nya menuju vila yang mereka tinggali "Kalau begitu kita makan di vila saja"


"Ku pikir aku akan makan di kamar saja"


Joe mengeryit apa ada hal yang sangat penting sampai mereka tidak bisa makan bersama seperti biasa


"Apa kau sesibuk itu, hingga tidak bisa makan bersama ku". Joe bersikeras agar Wanita itu makan dengan nya


Lihat kau selalu bersikap seperti ini, tapu kau bilang tidak ingin dekat dengan wanita manapun kau membuat ku jatuh cinta tapi tidak ingin bertanggung jawab. Jennie memberi tatapan tajam pada Joe "Joe aku ingin istrahat hari ini melelahkan"


"Kau bekerja seperti ini setiap hari apa yang membuat mu lelah, apa kau sakit?". Joe menyentuh dagi mulus itu dengan telapak tangan nya "Kau demam, Ato berobat!".


Joe menjadi panik karena mwraba dahi.Jennie yang panas, berbeda dengan Jennie wanita itu merasa sangat sakit hati dan tertekan sekarang


"Joe hentikan hangan seperti ini ku mohon!". Jennie mengeram kesal karena tingkah pria itu


"Ada apa kau ada masalah kenapa kau marah huh?".


"Aku tidak ada masalah aku hanya ingin beristrahat". Jennie merendahkan nada suara nya


Joe menjadi keras kepala dia merasa jika Jennie sedang tidak baik sekarang, dia tidak sadar jika diri nya lah yang membuat wanita itu menjadi kesal

__ADS_1


"Kumohon jangan seoperti ini kau membuat ku salah paham"


__ADS_2