Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Rencana Jahat


__ADS_3

Kevin dan Irene termenung  dalam pikiran mereka masing-masing bahkan selama perjalanan mereka tidak sekalipun berbicara satu dengan yang lain


Namun Kevin tetap menggenga erat tangan wanita tu seakan mengatakan jika semua akan baik-baik saja


Setelah tiba di kota mereka Kevin menahan wanita itu dahulu, ada satu hal dalam hatinya yang membuat dirinya tidak tenang sejak kemarin dia bertemu dengan Joe


"Irene... ". Pria itu memanggil nama wanita itu dengan tidak biasa


Irene merasa tidak suka karena pria itu biasanya akan memangginya dengan kata sayang, sekejap trauma nya kembali pada masa lalunya saat Joe tidak mempercayainya


"Kenapa wajah mu masam begitu hmm?". Kevin menarik wanita itu dalam pelukannya "Irene aku akan berkata serius pada mu... "


"Kau pikir aku akan kembali padanya begitu, kau pikir aku akan mempercayai nya lagi!". Irene berkata dengan menggebu-gebu membuat pria itu heran apa dia mengingat masa lalunya dulu


Wajah dan tubuh wanita itu sudah bergetar dengan takut, matanya sudah berkaca-kaca hanya dengan mengingat masa lalu nya yang buruk


Kevin menarik wanita itu dalam dekapan nya menenangkan wanita itu, dia paham jika Irene takut sekarang


"Siapa yang ingin mengatakan itu huh, memang aku memperbolehkan mu untuk kembali dengannya jangan harap". kevin semakin mengeratkan pelukannya , dia menyatukan keningnya dengan wanita itu "Dengarkan aku Irene aku tahu jika kau punya masa yang kelam dengan masa lalu mu dengan pria itu tapi kau tidak bisa menyamakan aku dengan dia, aku ingin kau tetap di sisi ku bagaimana pun caranya, aku sudah mencari mu seumur hidup ku dn aku sudah memutusakan untuk menghabiskan sisa hidupku selamanya dengan mu"


"Kau percaya dengan ku"


"Hmmm"


Irene membalas pelukan pria itu "Aku tidak akan berpaling dari mu Kevin"


"Aku tahu, ayo kita masuk Kenzo mungkin sudah menunggu kita"


Kevin dan Irene melangkah menuju kamar Kenzo bersama mereka tidak menemukan putra mereka di sana


"Sayang di mana kau?. Irene mencari putranya tapi tidak ada sahutan dari pria kecil itu


"Sepertinya dia berada di perpustakaan". Kevin menarik tangan wanita itu untuk mengikutinya "Ayoo kita ke sana dia asti berada di sana"

__ADS_1


Dan benar saja Kenzo berada di sana hanya saja ppria kecil itu terlihat kelelahan dia sudah tertidur di meja belajarnya dengan tumpukan buku dan komputer yang masih menyala


"Dia sangat suka belajar , kenapa dia tidak pernah bosan sih seharusnya di usianya yang sekarang dia harusnya bermain seperti anak lain nya". Irene memeluk Kenzo dengan lembut dia kadang sangat kesal dengan tingkah putranya itu


"Kenapa kau harus kesal seperti itu, justru Kenzo karena Kenzo berbeda diia adalah anak yang spesial dengan kemampuan yang dia miliki". Kevin mengambil Kenzo dari pelukan Irene dia memeluknya dengan erat dan mencium kening pria kecil itu


Kevin sudah menaruh hatinya pada bocah kecil itu sejak Kenzo berada dalam kandungan Irene, dia bahkan sudah akan berencana menyerahkan segala harta nya jika Kenzo sudah besar nanti


"Kevin aku takut... bagaimana jika Joe mengambilnya dari ku"


"Sayang aku akan menjadi garda pertama mu jika itu terjadi, aku akan memberi pengacara terbaikku, jika Joe membawa Kenzo ke pengadilan nanti"


Kevin sebenarnya mempunyai rencana lain yang lebih efektif, tapi dia tidak bisa memberi tahu wanita itu sisi kelamnya


Itu akan membuat Irene takut berada di dekat nya


>>>>


"Kevin Bailey... tidak ku sangka aku akan bersaing dengan orang seperti mu hmmm ". Joe tertawa miring begitu dia mendapat keseluruhan informasi Kevin setelah sekian lamanya


Joe menyadarkan kepalanya ke sandaran kursi kebesarannya dia sudah memikirkan cara bagaiman mendapatkan Irene kembali


Wanita itu mungkin tidak akan kembali padanya dengan mudah karena Kevin akan menghalanginya


"Kenzo... hm nama yang bagus bukan kah dia sangat tampan  dia juga sangat pintar bukan". Joe menatap foto putranya yang di ambil oleh anak buahnya secara diam-diam


"te... tentu". Michael menjawab dengan kaku, sungguh wajah Joe yang sekarang jauh lebih menyeramkan dari pada saat dia berwajah datar dulu


"Aku ingin mereka kembali pada ku".


Michael dan Suga hanya terdiam dengan perkataan pria itu mereka tidak berani menjawab sedikit pun, sebelum Joe memberi perintah langsung pada mereka


"Karena itu aku akan menyikingkan bajngan itu terlebih dahulu". Joe memainkan pena yang berada di tangannya

__ADS_1


Kau sudah gila bos, dia itu Kevin Bailey. Michael berguman dalam hatinya bagaiman bisa mereka mengaahkan orang sekuat dan sepintar Kevin  . dia memiliki kekayaan berkali lipat dari mu, jika kau hanya mengandal kan organisasi gelap mu dia juga punya*


Sementara Suga hanya pasrah dengan pria itu dia sudah bekerja lama dengannya dia pun tidak akan mengabdi ada orang lain agi selain Joe, dia sudah bberutang nyawa pada pria di depannya itu


"Bagaiman dengan kerja sama kita dengan proyek Bailey, bukan kah kalian bilang jika perusahaan kontruksi Bailey masih sangat baru?". Joe bertanya pada dua orang itu


"Semua sudah beres tuan, tapi jika anda ingin membatalkannya aku bisa mengurusnya secepat mungkin"


"Kenapa harus di hentikan? Itu bagus lanjutkan datanya sampai proyek selesai di laksanakan"


"Baik Tuan"


Suga menelan ludahnya dengan sesah apa yang di rencakan pria ini


"dan kau Michael"


"Ya tuan!"


"Tetaplah bekerja untuk mengawasi seuruh pergerakan orang yang berhubungan dengan Kevin, kita akan membangun kerja sama dengan mereka bukankah Kevin butuh bantuan kita sebagai pemula di bagian Kontruksi". Joe berbicara sambil tersenyum miring tentu saja bukan hanya itu yang di rencanakan pria itu bukan


"Tapi tuan bagaimana jika tuan Bailey menolak nya dia adalah orang yang sensitif jika sudah menyangkut masalah pribadinya". Michael mencoba memberi fakta nyata pada pria itu


"Kenapa kau sangat banyak tanya Michael kau tidak suka bekerja dengan ku lagi?". Joe mengangkat pistolnya dia mengarahkan pistol itu ke kepalanya sendiri


Tentu saja pria itu menunjukan bagaiman dia akan menembak kepala Michael jika dia sedang kesal sekarang, dia adalah psikopat bahkan lebih menyeramkan lebih dari pada itu


Michael terdiam dalam pikirannya sendiri dia sudah salah mengatakan hal yang tidak seharusnya pada pria itu "Maaf tuan saya salah". pria itu menunduk dengan tangan gemetar


Joe sendiri sudah memikirkan matang-matang apa yang akan dia lakukan dia harus mendapatkan apa yang dia inginkan


Dia akan mengambil hati putranya lebih dahulu, dia dapat merasakan jika Kenzo sangat dekat dengannya dan untuk Irene dia akan menyeret wanita itu kedalam genggamanya


Sebagai seorang yang sudah berpengalam dalam sebuah strategi dia sudah memperhitungkan kekuatan nya untuk melawan orang seperti Kevin, dia juga tidak merendahkan pria itu

__ADS_1


Dia justru sangat mengagumi orang itu bagaimana dia memiliki kekuasaan dan bagaiman dia menjadi dua orang yang berbeda dalam dua dunia sama seperti dirinya


__ADS_2