Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Terimakasih Jennie


__ADS_3

"Jadi Kevin berniat meminjam orang-orang ku begitu?".


"Ya Tuan, Tuan Kevin minta maaf karena beliau tidak bisa menyampaikan nya langsung ada hal penting yang harus dia kerjakan".


Joe menghembuskan nafas nya dia merasa berat tapi pria itu memakluminya "Baiklah dengan senang hati aku akan memberi anak buah ku tapi aku tidak bisa ikut dengan kalian dalam pesta itu"


"Maaf tuan Joe.. Apa anda bisa memberi alasan yang kuat ini akan mempengaruhi rencana yang sudah tuan Kevin persiapkan".


"Bukannya aku tidak ingin langsung turun tangan membantu Kevin, aku percaya dengan kemampuannya dan aku juga akan mengirim Michael bersama kalian"


Suho mengangguk dia menunggu Joe untuk melanjutkan perkataanya


"Aku akan tetap di sini untuk melindungi Irene dan Kenzo aku tidak bisa menyerahkan mereka pada orang lain karena aku akan melindungi mereka dengan segenap hidup ku". Joe memberi alasan nya dan dia tidak akan mengubah hal apapun yang menjadi kehendaknya


"Baik tuan saya akan menyampaikannya, terimakasih atas bantuan nya dan telah melindungi Nyonya kami". Suho sedikit menekan kalimat agar Joe mengingat hubungan antara dirinya dan Irene


"Ya sama-sama sampaikan salam ku padanya". Kau pikir aku tidak tahu apa maksud dari kalimat mu itu!


Kevin sengaja menyuruh Suho langsung menghadap pada Joe agar pria itu dapat langsung mengerti, Suho sendiri langsung di undang Joe untuk masuk keruang pribadi nya yang berada di Perusahaan utama Joe, Joe menyambutnya dengan baik


"Kalo begitu saya pami undur diri tuan"


"Biarkan kami mengantar mu sampai ke parkiran, kami juga akan pulang untuk mengecek keadaan Jennie". Joe bangkit berdiri


Dengan rendah hati Joe membuka kan pintu untuk Suho sebagai tanda dirinya menghormati Kevin dan seluruh bawahannya


Joe menatap pergi mobil yang si tumpangi Suho, dia sangat kagum dengan kerja keras mereka setelah apa yang di beritahukan Suhobpada mereka


Kevin lebih cepat tanggap dari pada yang ia perkirakan 10 tahun bekerja di dunia mafia untuk misi kemanusiaan adalah hal yang ajaib, untuk dunia gelap itu


"Suga bagaimana keadaan Jennie". Joe menatap Suga yang sedang fokus menyetir menuju kembali ke Mansion miliknya


"Nona Jennie sudah membaik tuan setelah operasi yang di lakukan untungnya dia mendapatkan donor darah dengan cepat"


"Apa operasi itu akan mempengaruhi kehidupannya kedepan aku tidak ingin wanita itu kenapa-kenapa"


Suga terdiam sesaat sampai "Tuan Nona Jennie akan baik-baik saja dia akan sadar beberapa hari lagi dan dia tidak punya luka fatal selain pembekuan di otak nya"


"Aku hanya ingin dia baik-baik saja, dia wanita yang baik dan tulus". Joe memandang keluar jendela memikirkan apa yang akan dia lakukan ke depannya

__ADS_1


Dia yakin jika Kevin sebentar lagi akan membawa Irene pulang ke dalam kehidupannya, dan sudah seminggu lebih Irene dan Kenzo di rumahnya


Wanita itu selalu menjaga jarak dengan nya dan dia mengerti hal itu, walau Joe mengorbankan banyak hal dan memberi perlindungan pada Irene nyatanya Joe masih menyimpan sesuatu dalam hatinya


Joe sudah merelakan Irene tapi cinta dan penyesalam yang di miliki pria itu masih tetap ada Irene masih belum mengembalikan hatinya, di tambah Irene berada dalam pengawasan nta saat ini setiap hari dia melihat betapa cantik nya wanita itu


Tapi Irene tang sedang mengandung dengan perutnya yang sudah mulai membuncit membuat pria itu harus mengingat batasan mereka dan masa lalu kelam mereka saat Joe mengusir Irene dari kehidupannya


"Tuan silahkan". Suga membukakan pintu hingga membuat Joe sedikit terkejut


"Kita sudah sampai?". Joe melihat sekitar nya dan benar dirinya sudah berads di depan Mansion


Pria itu keluar dari sana dan pemandangan yang pertama dia lihat adalah Irene yang sedang merawat mawar merah yang sedang mekar dengan indah


Pemandangan itu berhasil membuat jantung pria itu berdetak kencang tidak karuan. Cantik sekali huh mawar itu sudah cukup indah tapi kau malah menghalangi mereka dengan rupamu itu hingga mereka semua hanya terlihat seperti mawar biasa


Joe menatap Irene cukup lama, hingga Irene juga memandang pria itu namun pria itu tidak kunjung sadar


"Joe!". Irene memanggil cukup keras hingga pria itu sadar "Apa yang kau lakukan!"


"Ah itu...". Apa yang harus ku lakukan ini sangat memalukan. "Itu.. Di mana Kenzo?"


"Dia ada di perpustakaan mu, si sedang membaca buku yang kau beri kemarin dia sangat fokus hingga tidak sadar aku di sana, jadi aku tidak ingin mengganggu nya"


"Begitukah, baiklah...". Tidak ingin berlama-lama di sana Joe melangkah masuk kedalam mansionnya tapi Suga mencegah pria itu


Suga berbicara pelan agar Irene tidak mendengarnya "Tuan Louis menghungi ku, Nona Jennie sudah pulih"


"Benarkah, ayo kita berangkat kesana aku tidak ingin wanita itu sendirian dalam keadaan seperti itu". Joe kembali masuk kedalam mobil membuat Irene bingung


"Nona Irene kami ada pekerjaan mendadak jadi kami pergi lagi". Suga berbohong, dia tidak ingin Irene panik di keadaan nya sekarang ini


Irene hanya mengangguki pria itu sebelum seorang pelayan menjemputnya masuk ke rumah karena hari sudah mulai sore


"Bagaimana keadaan mu Jen?". Joe mengajak wanita itu berkomunikasi tapi Jennie terlihat bingung "Hei tenanglah kau ada di rumah sakit kau ingat beberapa saat lalu kau kecelakaan"


Jennie menatap pria tampan di depannya pria itu terlihat sangat perhatian "Jo... Joe?"


"Ya Kau benar". Joe sedikit tenang setidak nya wanita di hadapan nya itu tidak mengalami amesia atau sebagainya

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan dan kenapa aku di sini". Jennie meminta penjelesan


Joe sedikit bingung menjelaskan nya ini sudah seminggu lebih dari kejadian itu


"aku akan menjelaskannya nanti pada mu, kau harus melakukan pemuliha dulu"


"Tapi aku tidak suka di sini, bisakah kau kembalikan aku ke apartemen ku aku bisa menjaga diri ku sendiri"


Jennie merasa tidak nyaman di sana walau tempat itu VIP dan Joe juga sengaja menempatkannya di tempat khusus di rumah sakit miliknya, nyatanya Jennie tidak suka menginap di rumah sakit manapun


Joe merasa bingung dia tidak mungkin mengembalikan wanita itu dan tinggal sendiri, wanita itu belum sepenuhnya sembuh


"Tolong Joe.. Aku tidak nyaman jika menginap di sini". Jennie nampak memohon hingga Joe tidak tega "Kau tahukan rumah sakit itu seram kalau malam". Jennie berbisik pelan hingga Kevin tergelak


"Baiklah kau tidak akan menginap di sini, tapi aku juga tidak akan membiarkan mu pulang kerumah sendiri, aku akan membawa mu ke mansion ku ada Irene dan kenzo di sana"


"Kau serius!, baiklah antar aku kesana". Jennie sangat bersemangat


"Ya tapi aku ingin menyampaikan satu hal lagi"


"Apa?"


"Terimakasih"


Jennie bingung dia belum mengngat apapun dari kejadian kemarin "Untuk apa?"


"Untuk menyelamatkan orang yang ku cintai"


Jennie terdiam hingga memori di otak nya berputar mengingat kejadian lalu hingga di terbangun


"Irene!". Jennie berteriak panik mengingat wanita itu. "Di mana dia apa dia baik-baik saja bagaimana dengan bayinya"


Jennie sangat cemas hingga Joe harus menahan pundak nya


"kan aku sudah mengatakan jika dia ada di mansion ku aku akan menjelaskannya nanti sekarang istrahatlah kita akan kembali kemansion ku nanti"


"Tapi aku ingin melihat Irene"


"Ya kau akan melihatnya nanti"

__ADS_1


Joe memaksa Jennie untuk berbaring wanita itu tidak boleh banyak bergerak sekarang


__ADS_2