
Beberepa Minggu dari kejadian saat mereka bersama Joe masih bersikap sama pada Jennie mereka sering bersama karena urusan proyek dan sebagai nya Joe sendiri hanya meminta maaf saat mengantar wanita itu pulang, dan selanjutnya Joe bersikap seakan tidak ada hal yang terjadi
Berbeda dengan Jennie dia semakin hari merasa semkain hari dia punya perasaan pada Joe, pria itu begitu hangat dan penuh cinta apalagi saat Joe dan Kenzo menghabiskan waktu bersama, Kenzo akan menajak Jennie di antara mereka
Membuat hati wanita itu menghangat dia juga sangat ingin mempunyai keluarga kecil seperti Irene dan Kevin tempat dia menghabiskan waktunya yang berharga
Jennie semakin sering melamun dia ragu menceritkan nya pada orang lain bahkan jika itu para sahabat nya mereka juga sudah jarang bertemu, Jennie tidak ingin mengacaukan pertemuan mereka yang singkat itu hanya untuk membuat mereka susah
Ini sangat tidak normal, kenapa Joe selalu bersikap manis pada ku apa aku yang terlalu lama menjomblo dia dengan santai membelikan ku kopi seperti ini tapi dia selalu mengatakan aku adalah teman yang baik dia benar-benar membuat ku bingung
Jennie menatap kopi yang di belikan Joe padanya setelah waktu rehat pria itu menemuinya hanya untuk memberikan se cup kopi
Wanita itu sangat berharap jika dia mempunyai hubungan yang lebih dari sekedar teman dengan Joe tapi jauh dari sana dia tahu jika hubungan itu akan sangat rumit dia tahu status Joe, walaupun pria itu mantan suami sahabatnya bukan kah itu akan sagat geli
"Irene kan sudah bercerai dengan Joe, tidak masalah kan jika aku menyukainya kenapa aku malah menghawatirkan hal bodoh itu". Jennie berbicara dengan dirinya sendiri, Jennie mendekapa tangan nya sendiri "Aku harus menyatakan perasaan ku pada tapi... bagaimana kalau dan menolak ku dan hubungan kami jadi rumit"
"Bodoh!'. Memukul kepalanya sendiri mengutuki kebodohan nya 'jadi aku harus bagaimana ini sangat menyebalkan"
"Menyebalkan apa nya?". Seorang pria baru saja masuk k sana dan melihat tingkah laku wania itu yang berbicara sendiri "Kenapa kau berbicara sendiri apa kau ada kesusahan?"
'Suho? Kau di sini?". Jenie menatap hera pria itu "Apa tuan Kevin menyuruh mu kesini?"
"Ya begitu lah, Hei kau belum menjawab pertanyaan ku". Suho memperingati wanita itu lagi
"Tidak aku hanya sedang...". wanita itu tampak ragu
__ADS_1
"Sedang apa?"
"Apa kau kau merasa aneh jika seseorang menyukai mantan sahabat nya?". Jennie memberi pertanyaan yang berada dalam hatinya
"Apa kau menyukai mantan sahabat mu?". Pertanyaan pria itu langsung membuat Jennie kesal tapi dia tidak bisa mengelak dia harusnya tahu jika Suho adalah pria yang sangat mudah memehami seseorang 'Benar ya?"
"Ya begitulah aku meyukai seorang mantan sahabat ku, dia begitu baik tapi dia hanya menganggap ku teman kami begitu dekat hingga aku tidak bisa menahan perasaan ku setiap bersama nya"
Wajah Suho berubah masam dia tahu jika pria yang di maksud Jennie adalah Joe "Kau begitu dekat dengan nya?"
"Ku pikir begitu, dia tidak punya teman lawan jenis selain aku, kau tahu aku selali berdebar di samping nya dia mungkin terlihat dingin ketika di luar tapi dia adalah pria yang sangat hangat"
Suho hanya mengangguk dia tersenyum walau hatinya terasa tergores luka dia sudah lama bersama dengan Jennie dia menatap lembut Jennie "Kau tahu, perasaan mu itu tidak salah tapi aku berpikir jika Joe bukan pria yang baik untuk mu".
"Aku tidak mengatakan dia seorang bajin* tapi kau tahu kan masa lalunya dengan Irene"
"Ta di sudah berubah aku bisa melihat nya langsung"
"Itu hanya ilusi Jennie dia menyesa karena Irene adalah wanita yang begitu baik dan juga mengandung anak nya dulu, jika dia menemukan wanita lain dia mungkin akan melakukan hal yang lebih buruk jika dia tidak suka"
Jennie merasa jika Suho tidak menyukai Joe tapi sejauh ini Jennie dan suho sudah kenal lama dan juga cuku dekat pria itu tidak sekali pun berbohong padanya
"Jennie pikir kan lagi, aku tidak akan melarang mu untuk dekat dengan Joe tapi jarak kalian terlalu jauh dari segi umur dan juga status"
Jennie menunduk di sadar perkataan Suho benar dia juga akan merusak pertemanan antara dirinya dan Joe dan itu akan membuat semua nya rumit
__ADS_1
"Tapi bagaimana dengan perasaan ku, aku akan selalu di dekat nya untuk waktu yang lama"
"Mulai lah pelan-pelan aku yakin perasaan mu hanya sebatas kagum dengan peruahan pria itu, kita tidak pernah tahu isi hati orang yang sebenar nya Jen, kau juga belum kenal lama dengan nya"
"Iya tapi apakah jika perasaan ini semakin besar apa yang akan aku lakukan?"
"Kau bisa mengatakannnya jika kau mau, tapi ingat kau harus berikir lebih ke depan nya lagi"
Suho menangkan Jenie diaa mendekatkan dirinya pada wanita itu hingga tangan nya merangkul Jennie seperti biasa .Maaf Jen, tapi aku juga sudah lama menykai mu aku tidak mungkin membiarkan mu pergi begitu saja dengan pria lain siapapun itu
Kedua orang itu terlihat begitu dekat dan mesra mungkin jika orang melihat nya mereka akan terihat seperti sepasang kekasih yang romantis, seperti saat ini dua orang pria menatap mereka
"Tuan apa anda membutuhkan sesuatu di sana saya akan mengambil nya ". Suga merasakan jika Joe sedang kesal sekarang dia datang mengantarkan cemilan sekaligus mengambil berkas yang tertinggal di sana tapi dia malah di buat kesal dengan pemandangan yang dia lihat sekarang
"Terserah". Joe langsung menyingkir dari ruangan itu hati nya begitu kesal dengan pemandangan itu "Apa hubunga mereka kenapa mereka selalu terlihat dekat buat kesal saja!"
Joe membuka setiap lembbaran berkas itu dengan asal dia begitu kesal tanpa dia sadari, Suga akan menjadi pelampiasan kekesalannya padahal pria malang itu sengaja datang jauh-jauh hanya untuk memastikan Joe dalam keadaan baik
"Kau itu semakin payah saja, kenapa format ini salah huh!". Joe memarahi Suga karena data error itu padahal dirnya yang salah klik, Suga dengan sabar memperbaiki nya lalu menyerahkan nya lagi pada Joe "Kau itu lebih muda dari ku tapi sudah seperti lansia saja"
Suga mencoba tersenyum walau dia juga ikut jengkel sekarang, untung nya dia sudah mengantisipasi hal ini
"Suga! kau itu!". Joe sudah akan marah lagi, tapi Suga yang pintar tahu cara menangani pria seperti Jor
"Tuan Nona Jennie dan Suho hanya berteman tapi setahu saya pria itu memiliki perasaan pada Nona Jennie". Lihatkan sudah begitu langsung terdiam, Anda pikir Saya tidak tahu arti tatapan anda pada setiap orang Huh kau bahkan lebih bodoh dari pada saat jatuh cinta dengan Nona Irene*
__ADS_1