
"Joe!, aku tidak mau pergi dari sini kau harus bertanggug jawab pada ku buka kah kita sudah tidur bersama?". Amanda menangis di kaki Joe
Pria itu sedang mengusirnya dari apartemen mewah milikinya "ahahahh jadi kau pikir jika aku tidur dengan mu kau spesial bagiku, kau hanya jaang ribadi ku!". Joe mengusir amanda dia benar-benar akan menjual apartemen itu
"Joe kau tahu aku sedang ada skandal kau tega mengusir ku seperti ini hiks kumohon Joe?!".Amanda tidak sadar jika Joe hanya sedang memanfaatkan tubuhnya dia berpikir pria keji itu bena-benar mencintai dirinya
'Cuihh dengan semua scakndal mu kau pikir aku ingi memelihara seorang jaang jangan harap". Joe menatap wanita itu dia sangat ingin membunuhnya sekarang tapi dia harus menahan ada penderitaan lain yang harus Amanda dapatkana "Cepat keluar Amanda atau aku akan memakai cara kasar"
Itu adalah ultimatum yang di beri oleh pria itu
"Tidak!, aku tidak akan pergi dari sini, aku akan menyebarkan semua kebusukan mu Joe kau yang sudah membuat skandal tentang ku". Amanda berteriak di tidak terima dengan perbuatan pria itu "kau harus bertanggung jawab Joe atau aku akan melaporkan mu kepolisi!"
Joe berjongkok untuk mencapai wajah Amanda "Kau ingin melaporkan ku? HAHAHHHHAA". tawa Joe terdengar sangat kejam sekarang dia memnekat tengkuk Amanda membuat wanita itu meringis kesakita
"Dengarkan aku Amanda, itu adalah awal dari penderiataan mu setelah semua hal yang kau lakukan ada Irene kau pikir aku tidak tahu dengan kebusukan mu huh?"
Amanda terdia dia tidak berani berbicara selain wajah Joe yang benar-benar menyeramkan, dia juga cukup terkejut dengan perkataan pria itu
PLAK
Satu tamparan keras mendarat di pipi Amanda wanita itu memegang pipi nya yang sudah memerah
"Keluar dari sini Amanda atau aku akan mengeluarkan mu dengan cara yang lebih kasar!". Joe berdiri menatap tajam wanita itu
Perempuan itu masih diam di sana tidak ada orang yang memperlakukanya seburuk ini sebelumnya dia tidak terima dengan perbuatan Joe
"Silan kau Jo!, Kau harus bertanggung jawab!!". Amanda mengamuk dia mencoba memukul Joe, tapi Joe yang jauh lebih besar memuluk tepat di wajah wanita itu
"Sudah kubilang jangan bertingkah kau tidak mendengar kan ku rupanya!". Joe menjambak rambut Amanda dengan kasar
__ADS_1
"Joe hentikan itu sakit sekali!!". Amanda menahn rambutnya untuk mengurangi rasa sakit itu
Joe membenturkan kepala Amanda ke meja, hingga wanita itu berteriak kesakitan "jangan mmbuat keributan salan, atau aku akan membunuh mu sekarang juga". Joe sudah kehinlangan akal sehatnya
Suga segera menahan pria itu untuk tidak bertindak lebih jauh "Tuan hentikan anda akan membunuhnya". Joe melepaskan jambakannya
"Usir dia Suga atau aku akan bertindak lebih kasar!".
Suga dengan cepat menyeret Amanda keluar beserta pakaiannya yang berantakan "Kau pergilah Amanda tuan Joe bisa melakukan hal apapun pada mu sekarang"
Amanda pergi teratih dia mengumpati Joe dalam hatinya tentunya Amanda ingin melakukan itu sekarang tapi melihat wajah Joe tadi, itu sangat menakutkan
Itu lebih menyeramkan dari pada saat Joe mendapati Irene yang berselligkuh di kamar hotel
>>>>>
Seorang pria bekerja seperti biasa di perusahaan yang dia miliki, wajahnya yag dulu ramah dan tersenyum untuk semua kariawannya kini berubah menjadi sangat dingin
Suga menatap tuannya yang sedang bekerja dengan berkeas dan komputer di hadapannya, pria itu tidak memiliki eksperesi lagi, setelah kesakitan yang dia alami beberapa bulan lau
Dulu saat merasakan kontraksi dia mungkin kesakitan, tapi kesakitan itu cukup untuk memberinya semangat untuk tetap hidup dan mencari cintanya yang hilang
"Tuan ini adalah berkas yang anda minta bulan lalu". Suga memberi beberapa data yang dia dapatkan Michaerl
Joe meminta pria itu menelusuri kehidupan Irene sejak awal dan dan sampai wanita itu perggi dari kehidupannya
Dia ingin menemukan sekecil appapun informasi yang akan membawanya menemui istrinya, dia akan tetap menjadi Joe yang dingin jika tidak ada Irene di sisinya
Dia menyadari jika perasaanya bukanlah cinta sesaat wanita itu sudah mengammbil sisa cintanya pergi jauh dari dirinya, bahkan wine dengan kualitas terbaik pun tidak akan mengubah apapun dalam sekejap itu
__ADS_1
Joe memperhatika setiap detail yang di kirim oleh asistenya "Suga siapa ini?". Joe menunujuk seorang pria yang duduk di samping Irene foto sepertinya itu sudah sangat lama
"Dari Informasi yang Michael dapat, lelaki itu adalah tunawisma yang dulu nona Irene tolong tuan". Suga terdiam dia belum mecari detail pemuda itu karena sangat sulit "Kami belum bisa mendapat data hidupnya tuan, kami akan berusha lagi"
Joe menatap pria itu dengan tajam dia tidak ingin menerima kekurangan sedikit pun tentang Irene "Apakah kau sudah tidak bisa bekerja dengan baik lagi Suga?"
Pria itu menunduk dengan semua rasa takut yang dia miliki, Joe terlihat sangat menakutkan belakangan ini seperti yang kariawan lain katakan "Maafkan saya tuan saya bersalah, kami akan mencarinya lebih jauh lagi"
"Lakukan dengan cepat, temukan data pria itu aku tidak peduli walu dia sudah mati aku ingin mendapatkan informasi yang sempurna"
"Baik tuan"
Suga keluar dengan cepat dari ruangan itu, dia harus menghubungi Michael atau mereka akan berada dalam masalah besar
"Irene sebenarnya kemana kau pergi huh, apakah kau tidak ingin bertemu dengan ku lagi?"
Joe menatap keluar gedung, dia melihat kota yang luas itu dengan sendu dia sangat merindukan istrinya, dia sangat bingung dengan agen yang dia punya
biasanya mereka akan dengan cepat mendapat informasi yang dia cari, tapi jangan kan mengetahi kemana perginya Irene satu titik kecil perjalanan wanita itu mereka tidak dapat menemukannya
Joe tidak tahu bagaimana kabar Irene, wanita itu suah selesai melahirkan anaknya rasa sakit yang sering dia rasakan dulu tidak datang lagi
"Hisk..Irene ku mohon kembali lah pada ku hisk aku akan memberikan segalanya jika kau pullang dengan selamat". Joe menutupi wajahnya dengan telapak tangan itu, dia tidak tahu akan berbuat apa lagi
Joe tidak tahu kapan terakhir kali dia tersenyum dengan tulus, dia hanya bekerja dan ulang dengan ekspresi datarnya
Joe mengambil foto-foto yang ada di lacinya di sana ada foto mereka selam 5 tahun mereka berpacaran, pria itu hanya menyimpan foto dirinya dan Irene saja
Foto mereka saat bertiga dengan Amanda tidak sekalipun dia simpan, dia hanya memiliki Irene dalam hatinya
__ADS_1
Mata Joe tertuju pada saat kencan pertama mereka, dia dapat melihat dirinya sangat gugup di samping Irene
"Apakah kau tidak merindukan ku huh, aku sangat merindukan mu sayang...". Joe mengusap foto itu dengan segala kepedihan yang dia pendam