Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Papa Kandung


__ADS_3

Brakk


Joe membanting semua barang yang ada di kamarnya dia begitu emosi begitu mengetahui jika Kenzo akan di pindah kan ke Belanda


Pria itu bahkan belum memulai rencana nya untuk mendapatkan hati putra nya


"Arggh aku akan membunuh Kev!". Joe melempar ponsel nya ke cermin membuat benda itu hancur berantakan


Dia sanagat emosi begitu mendapat informasi dari anak buah nya


Jie terududuk pada sebuah kursi di tengah-tengah barang yang hancur dan berantakan itu


"apa yang harus ku lakukan ahk". Joe memegang kepala nya yang terasa berat


"Tuan anda baik-baik saja?". Suga mendekat ke arah Joe begitu pria itu sedikit tenang


Dia sudah melihat betapa marah dan putus asa nya pria itu begitu menerima informasi menyedihkan itu


Anak buah Joe memberitahu jika sidang hal asuh anak tidak dapat di mulai


Karena semua bukti sudah terkumpul, Irene dan Joe sudah bercerai sebelum Kenzo lahir


Jadi Joe sendiri tidak punya kesempatan untuk merawat putra nya sendiri


Pria itu sudah kalah bahkam sebelum dia memulai perang


"Suga aku ingin kita menemui Irene dan Kenzo sebelum mereka berangkat". Satu kata-kata pria itu membuat Suga sekeika terdiam


"baik tuan saya dan Michael akan memeprsiapkan nya sekarang"


Mereka tidak mempersiapkan rencana yang matang untuk ini


Tapi dia tetap mengiyakan perkataan Joe, dia akan merancang rencana mereka aedemikan rupa dengan waktu yang singkat


Suga sendiri terkenal dengan cara dia menyusun strategi walau umur nya bisa di bilang masih muda tapi dia busa berpikiri dengan bijak


Itu juga alasan mengapa Joe selalu mempertahan kan pria itu di sisi nya dan menjadi tangan kanan nya


"Papa Mama, kalian yakin mengirim ku kesan tanpa kalian berdua?"


"Tentu saja Son, kau harus di sana sampai beberapa bulan ke depan". Kevin menjelaskan dengan sabar pada putranya itu


"Tapi apa aku bisa mengetahui alasan nya?kalian bahkan tidak memberi tahu aku masalah yang terjadi"


Kenzo sendiri belum mengerti kenapa dia harus di kirim ke Belanda bersama nenek nya, mereka bahkan menjelaskan kenapa diri nya di kembalikan dari oulau saat itu

__ADS_1


Bocah kecil seperti Kenzo juga mempunyai banyak pertanyaan dalam hati nya dan rasa penasaran itu akan selalu mengganggu nya jika diri nya tidak di beri tahu saat itu juga


Irene dan Kevin memandang bocah kecil itu, di banding kan dengan tubuh kecil nya otak nya bekerja jauh lebih cepat dan tidak sebanding dengan umur nya


"Sayang kami akan beritahu diri mu jika kau sudah berangkat ke sana dan semua masalah ini beres mama tidak bisa menjelaskan nya sekarang"


"apa karena papa kandung ku?"


"Kenzo!"


Irene begitu terkejut dengan perkataan putra nya bagaimana bisa dia mendapat informasi itu


"Son kau tahu dari mana apa kau menguping pembicaraan ku dan mama mu!


Kevin memberi tatapan tajam dia sendiri tidak menyangka jika Kenzo tahu rahasia itu


"tidak aku hanya menebak saja, beberapa hari lalu aku menerima surat dari pos, maaf jika aku sembarangan membuka nya tapi di sana ada nama ku dan itu dari pengadilan"


Kevin dan Irene teringat surat yang mereka terima kemarin walau Kenzo tidak membuka nya tapi otak jenius anak itu nyata nya bekerja lebih cepat


"sayang dengarkan mama, mama tidak ingin kau berhubungan dengan semua ini"


"apa masa lalu mama buruk dengan papa kandung ku?"


"Son dengar kan aku, apa pun yang kami lakukan semua itu untuk kebaikan mu kau percaya apa pada kami kan"


Kenzo menatap netra Kevin dengan dalam dia tahu jika pria itu tidak pernah berbohong


"Baiklah papa, tapi berjanjilah ketika aku kembali dari sana kalian akan menjelaskan nya pada ku"


Irene dan Kevin memeluk bocah itu, semua barang dan perlengkapan Kenzo sudah tersedia di bawah


Sopir dan Zunneth sudah menunggu di bawah untuk menemani Kenzo menuju belanda sebuah tempat kecil yang indah


Mereka sudah memastikan jika Kenzo tidak akan bosa di sana, Kevin sendiri sudah membuatkan perpustakaan dan komputer jika anak itu bosan nanti nya


"Pak! Ada yang mencari bapak!". Salah seorang pelayan mengahadap pada Kevin dnegan wajah peluh keringat


Pria paruh baya itu sedikit takut dengan tanagn gemetar nya


"ada apa kenapa kau ketakutan seperti itu!"


"Saya tidak bisa menjelaskan nya ada baik nya bapak langsung menemui mereka karena mereka membawa senjata tajam dan pistol"


Damm Kevin tahu siapa itu dia tidak memperhitungkan jika Joe akan mengambil langkah sejauh ini dia sudah salah perhitungan dengan pria itu

__ADS_1


"Sayang kalian tunggulah di sini aku akan menemui nya sendiri"


"tapi bagaimana jika dia menyakiti mu ?". Irene sangat takut dia tahu betul bagaimana jika Joe marah


"tidak apa aku akan baik - baik saja"


Kevin meninggalkan kedua orang itu di sana, Kenzo sendiri mendegar kata Joe membuat nya teringat pada pemilik perusahaan kontruksi yang dia temui minggu lalu


"Mama ayo kita ikuti papa Kevin"


Irene tampak gugup Levin menyuruh mereka tetao di sana


"ayo ma, kita tidak mwnemui mereka kita hanya akan melihat dari tangga saja"


"oke sayang ayo ke sana".


Irene dan Kenzo berjalan pelan sampai di tangga mereka dapat melihat yang terjadi di bawah sana


"om Joe"


"sayang kau kenal dia?". Irene sedikit terkejut ketika putra nya memnyebut nama mantan suami nya itu


"Om Joe adalah orang yang ku temui di pulau ma, bukan kag dia pemilik perusahaan kontruksi terbesar di negera ini dia juga punya majalah sendiri"


Irene membelalak mata nya dia lupa dengan fakta yang satu itu, putra nya bahkan tidak jauh berbeda dengan ayah kandung nya


Mereka sama-sama menyukai bagian pembangunan dan memiliki otak jenius


"apa om Joe lakukan di sini ma?"


"sayang mungkin saja mereka punya urusan bisnis"


"tapi kenapa mereka membawa senjata seperti ingin merampok saja, aku bahkan tidak menyangka om Joe seperti itu di pulau pria itu sangat baik pada kux


Irene memgang kepala nya berdenyut dia sangat pening hingga pandangan nya mengabur


Di tambah perdebatan orang-orang di bawah membuat nya semakin kalang kabut


"Mama tidak apa-apa kenapa mama sangat pucat?"


Kenzo memperhatikan Irene yang hampir terjatuh


Tapi fokus nya terpecah saat mendengar kegaduhan di bawah dia bahkan bisa mendengar teriakan dan makian seorang pria


"Di mana kau sembunyikan anak ku huh!!!"

__ADS_1


__ADS_2