
Joe menatap Irene, dadanya naik turun menahan sesak begitu mengingat masa lalunya dan Irene bagaimana pria itu memerlakukan wanita itu
Kecilnya kepercayaan yang di millikinya hingga membuat wanita itu pergi dari kehidupannya dia adalah orang yang paling berperan besar atas apa yang terjadi pada mereka
"Irene... aku sudah lama mencari mu". Joe menghampiri Irene, dia berlutut di hadapan wanita itu dengan segala penyeselannya "Percayalah Irene.. aku sangat menyesal aku sudah mencari beeberap tahun ini"
Irene memadang sayu pria itu, dia sudah melupakan Joe dalam hidupnya bertahun-tahun dia sudah membuang pria itu
Tapi sekarang pria itu ada di hadapannya dia dapat melihat seluruh penyesalan itu. Ada apa ini apa yang dia lakukan apa dia menemukan kebenaranya
Irene tidak menanggapinya dia malah memalingkan wajahnya dia tidak ingin menatap pria itu, hal yang semakin membuanya sakit
Luka yang dulu pria itu berikan belum seluruhnya hilang dari dalam dirinya "Menyingkir Joe, kita tidak punya hubungan lagi"
Irene mencoba menenangkan dirinya dia tdak bisa menunjukan kesedihannya sedikit pun dia harus menjaga perasaan Kevin, mereka sudah punya hubungan yang lebih serius
Irene bahkan sudah menaruh seluruh cinta yang dia miliki untuk pria itu dia tidak akan berakhir dengan cinta yang salah lagi tidak sastu kali pun
"Maafkan aku Irene aku benar-benar minta maaf..". Joe memeluk kaki wanita itu dengan erat seakan tidak mengijinkan wanita itu pergi lagi dari sisinya
"Joe lepaskan aku tidak ingin mendengar apapun dari mu kau tahu aku sudah punya pria lain aku tidak ingin berhubungan apapun dengan mu lagi". Irene berhasil melepaskan kakinya dari pelukan Kevin "Jangan temui aku lagi jika kau hanya ingin mengatakan hal itu"
Irene melangkah kan kakinya keluar dia sudah mengatakan hal yang ingin dia katakan, dia benar-benar sudah menhapus nama pria itu dari dalam hatinya
"Tidak Irene kau tidak boleh pergi!" Joe mencoba menangkap Irene tapi Kevin terlebih dahulu menarik wanita itu dalam dekapannya
"Kau sudah mendengarkan apa yang ingin kau dengar, dia tidak ingin berhubungan mu jadi jauhi dia". Kevin membawa wanita dengan posesif keluar dari ruangan itu
__ADS_1
Meninggalkan Joe dengan segala penyesalan dan kehampaan yang dia miliki,hatinya begitu marah dengan dirinya karena membiarkan wanitanya pergi dengan pria lain hatinya sudah terbakar cemburu
"Bagaimana dengan anak kita ?!". Joe mencoba bangkit dengan sisa kekuatan yang dia miliki "Di mana anak ku sekarang"
Irene membulatkan matanya dulu pria itu tidak menginginkan bayinya dia menyumpahinya dengan kejam saat dirinya masih mengandung
"Kau mengingatnya dia bukan anak mu Joe kau yang mengatakannya bukan". Irene melirik Joe yang terlihat hancur, dia hancur karena kesalannya sendiri
"Irene... aku sudah megetahui semua kebenaran itu, sekarang di mana anak ku?". Joe berbicara dengan kepedihan dalam hatinya dia sudah menunggu sejak lama untuk menemukan anak itu
Sedangkan Irene wanita itu sedang ketakuatan sekarang bagaimana jika Joe akan mengambil Kenzo darinya, dia begitu sangat takut
Kevin menyadari raut wajah wanita itu, dia sendiri sudah memperhitungkan kejadia ini sehingga dia memutuskan untuk mengembalikan Kenzo kembali ke Mansionnya beberapa jam yang lalu
"Sayang tenanglah aku sudah mengirim Kenzo ke Mansion di sana ada banyak pengawal yang menjaga nya kau tidak perlu takut". Kevin berbisik pada Irene
Walau beberapa saat lalu Kenzo sangat marah karena suruhan Kevin akhirnya pria keci itu menuruti perintah Kevin, pria kecil itu tahu jika ada masalah yang harus memaksanya untuk kembali lebih awal
Irene memandang Joe, pria itu sudah senggugukan tapi dia tidak boleh menaruh belas kasih sedikit pun yang akan menjadi masalah baginya kelak
"Kau tidak memiliki wewenang Joe, aku adalah ibunya aku merawatnya sejak dalam kandungan tanpa adanya dirimu jadi kau tidak berhak atas dirinya"
"Tapi aku tetap Ayahnya Irene, kau tidak bisa memisahkan aku dan anakku"
Irene tersenyum miring dia ingat bagaimana mengerikannya wajah Joe saat mengusir dirinya yang tengah mengandung dia tidak memikirkan persaannya sama sekali, dia juga kan membalasnya sama untuk melindungi Kenzonya
"Dia bukan anak mu, dan kau yang mengatakannya!". Irene tersulut emosi, rasa takut dan kesedihan sudah bercampur di benaknya dia tidak akan membiarkan pria itu mengambil putranya
__ADS_1
"Tidak..aku tidak masalah jika kau membenci ku tapi izinkan aku bertemu dengan anakku Irene, kau sudah mengaku salah dengan mu". Joe semakin melelmah saat wanita itu memandangnya dengan kebencian dia belum pernah menarima tatapan kebencian dari wanita itu sebelumnya
Irene tidak tahan lagi, dia berlari menuju ruangan Kevin dia tidak ingin melihat wajah pria itu lagi
"Sayang tunggu aku". Kevin mengejar Irene dia tidak ingin wanita itu terluka. "Kau si*lan !". Kevin memberikan tatapan sinis pada Joe sebelum dia meninggalkan pria itu
Brukkk
"Tuan Joe!". Suga panik begitu mendapati Joe yang terjatuh di hadapannya pria itu masih sadar tapi kondisinya sangat lemah, dia memapah Joe kembali ke ruangan pria itu
"Tuan ini minumlah anda terlalu lelah". Suga memberi mium pria yang sedang berbaring itu tatapannya sangat kosong seakan dia sudah kehinlangan segalanya dalam hidupya
"Suga aku sudah terlamabat Irene sangat membenci ku sekarang". Air mata kesedihan sudah membasahi pipi pria itu "dia bahkan tidak mengizinkan ku bertemu dengan anakku"
Suga mengeram kesal sekaligus sedih , Joe adalah pria yang sangat kuat tapi suga sangat cengeng jika sudah menyangkut Irene tidak bisakah pria itu menjadi gentleman agar wanita tidak elfeel dengannya
"Tuan kau tidak akan bisa mendapatkan kembali nona Irene jika kau tetap bersedih seperti itu, dia akan memilih pria yang jauh lebih kuat untuk melindungi dirinya dan anak kalian"
"Anak?". Joe menhentikan tangisnya, entah apa yang terjadi pikirannya teringat pada Kenzo anak kecil dengan kepintaran luar biasa itu "Suga selidiki di mana anak ku berada, aku ingin informasinya dalam 24 jam"
Joe seketika berunah menjadi serius perkataan Suga ada benarnya dia tidak akan mendapatkan Irene kembali jika dia menjadi pria yang lemah
"Baik Tuan!". Suga merasa lega melihat pria itu kemabli dengan semangatnya dan memang harus seperti itu, Joe tidak bisa lengah bukan hanya perusahaan yang dia pimpin
Tapi ada organisasi gelap yang harus dia jaga dan kendalikan, organisasi yang akan tunduk dalam kekuasaannya dia tidak boleh lengah sedikit pun
Organisasi gelap itu akan memberikan keuntungan yang besar jika dia menjaganya dengan baik, tapi juga akan menjadi malapetaka jika saja dia salah sedikit saja
__ADS_1
Dia akan menggunakan organisasi itu untuk mendapatkan apa yang dia inginkan termaksud Irene dan anaknya dia kan membawa kedua orang itu kembali dalam kehidupannya dengan cara apapun