
Beberapa bulan setelah drama yang panjang semua nya berjalan seperti biasa bahkan jauh lebih baik
Tidak ada lagi perdebatan antara Irene dan Joe mereka saling memaafkan diri mereka di masa lampau dan menjadi kan itu sebagai pelajaran yang bermakna
Joe dan Kevin memutuskan untuk berteman dalam bisnis maupun sosial mereka memliki cukup persamaan dalam hal dunia bawah
Kevin sendiri memenuhi keinginan nya dia membalas budi pada Joe, dengan menjadi inverstor utama saat ada proyek besar yang di kerjakan oleh Joe
Tentu saja itu menjadi berita yang sangat besar di negri itu, dua perusahaan raksasa bergabung membuat perusahaan besar lainnya akan merasa minder dengan prestasi kedua orang itu
Seperti saat ini Kevin dan Joe sedang mengurus bisnis mereka untuk membangun sebuah fasilitas di pulau yang terpencil berupa villa lengkap dengan segala keperluan yang menguntungkan penduduk pulau dan para pengusaha yang terkait pembangunan
Kevin sendiri sebagai inverstor utama dan pemilik resmi pulai itu, sedangkan Joe adalah pemilik perusahaan proyek di sana sekaligus orang yang akan mendesain detail seluruh proyek itu
Pria itu memang sangat berbakat untuk bisnisnya bakat itu juga ternyata turun pada putra nya Kenzo, mereka berdya sering mengajak bocah itu untuk langsung memantau
"Kerja mu bagus juga". Kevin memberikan pujian pada Joe setelah mereka melihat hasil pembangunan itu
Joe hanya mengangguki saja, dua orang asisten setia mereka turut mengikuti mereka dari belakang Suga dan Suho tidak luput dari pantauan publik mereka juga di kenal karena prestasi di usia yang masih terbilang muda mereka mampu menjadi pendamping dua orang hebat itu
"Bagaimana dengan kandungan Irene bukan kah bulan ini dia akan melahirkan?". Joe penasaran dengan wanita itu sudah dua bilan mereka tidak bertemu
"Istri ku meminta ku untuk mengerjakan proyek dia tidak suka di temani jadi aku mengirimJennie untuk menemani nya"
"Jennie?". Joe baru mendapat kabar karena wanita itu tidak pernah berkomunikasi dengan nya
"Ya Jennie di baru kembali beberapa saat lalu dia lebih kurus dari pada langsung memberi nya pekerjaan berat akan lebih baik aku suruh dia menemani Irene lagi pula Kenzo juga nyaman dengan nya". Kevin memberi penjelasan walau dia tidak tahu apa yang menyebapkan wanita itu sampai terlihat kurus
__ADS_1
Mampuslah, aku harap Tuan Joe tidak banyak tanya habislah aku jika dia tahu kami merahasiakan ini. Suga sudah keringat dingin di belakang sana walau dia memastikan kondisi Jennie sangat sehat nyatanya efek dari donor darah itu ternyata sangat mempengaruhi imun nya
Joe termenung dia masih merasa kurang untuk membalas budi pada Jennie entah apa yang menghinggapi hati nya tapi pria itu merasa jika Jennie berpengaruh besar dalam kehidupan nya
"Ada apa kenapa kau tampak berpikir, apa kau ada masalah?". Kevin menatap heran Jor
"Ah tidak aku hanya ingin tanya satu hal?". Joe berjalan santai dengan Kevin di samping nya "Bagaimana bisa kau tidak cemburu ketika Irene bersama ku dan saat wanita mu mengkhawatir kan ku dulu"
Sederet pertanyaan yang dulu selalu hinggap di benak nya dia begitu aneh dengan hubungan yang rumit
Kevin hanya tersenyum "Kenapa aku harus cemburu dia mencintai ku dan aku percaya dengan nya"
"Aku juga sangat Mencintai nya dulu tapi kenapa aku malah tidak percaya dengan nya apa kau berpikir aku bodoh". Joe seperti seorang polis yang baru belajar cara mencintai seseorang
Kevin dan dua orang di belakang nya sampai tersenyum miring, Joe seperti remaja yang baru jatuh cinta
Joe mengangguk paham dia tidak terlalu banyak bicara dia hanya bertanya dan mengangguk paham
"Jangan pernah melakukan kekerasan pada seorang wanita Joe, mereka akan ingat detail itu meski mereka memaafkan mu". Kevin menambahi kalimatnya walau dia hanya pernah berhubungan dengan Irene sepanjang hidup nya
Nyatanya Kevin jauh lebih mengerti wanita dari pada Joe yang sudah pernah memiliki hubungan lebih dari satu orang wanita
Joe tidak ingin menanyakan apa-apa lagi baginya penjelasan Kevin sangatlah sempurna hanya saja akan lebih sulit untuk melakukannya nanti
"Memang kau sudah punya kekasih kenapa kau bertanya hal ini pada ku?". Kevin bertanya seakan dia tahu ada hal di benak Joe
Joe terdiam pikiran nya tertuju pada seorang wanita cantik . "Ah tidak aku hanya bertanya saja"
__ADS_1
Kevin menepuk pundak Joe, "Ku pikir kau harus mencari pendamping hidup, kau juga perlu semangat orang lain selain Kenzo dan...". Kevin menatap Suga
"Ada apa tuan Kevin anda membutuhkan sesuatu?". Suga kikuk walau Kevin menatapnya sanyai
"Yah ku harap kau cepat mendapat seorang perempuan, karena kau dan Suga terlalu dekat untuk sekedar menjadi rekan kerja".Kevin langsung berjalam dengan cepat dia tahu jika akan ada ledak amarah di sekitar sana
"Sialan kau aku masih normal!!". Joe mengeram matah dia langsung memandang Suga "Kau menjaulah dari ku sampai seminggu ke depan!"
"Baik Tuan!". Suga hanya mengangguk paham dia tidak ingin di hampiri masalah lagi . Aku juga ingij mencari kekasih kalau bukan karena mengabdi pada mu kau pikir aku mau apa!
Joe langsung menyusul Kevin dan meninju pundak pria itu
Kevin sendiri hanya memain kan jari nya pria itu tertawa sepanjang jalan membuat Joe semakin kesal saja
"Jangan Tertawa Sialan atau aku akan Membunuh mu!". Joe menatap tajam pria itu, dan Kevin masih saja tersenyum walau dia memalingkan wajah nya Joe dapat tahu
"Papa! Ayah!". Kenzo berlari menghampiri mereka di ikuti mandor dan petugas keselamatan dari belakang
"Ada apa Son!". Kevin mengetuk-etuk helm keselamatan pria kecil itu "Bagaimana kau suka proyek ini"
"Tentu saja Ayah Jo membangun nya dengan detail yang keren!". Kenzo bersemangat lalu kembali murung "Tapi aku rindu pada Mama dan Anunty Jen kita sudah dua hari di sini, juga tidak ada sinyal untuk menghubungi mereka"
"Tenang saja nak kita akan kembali besok". Joe memberi penjelasan dia juga akan ikut untuk melihat keadaan Irene dan jennie
"Benarkah?"
"Yup jadi nikmati hari mu sekarang karena kau akan kembali ke sini setelah proyek lnya selesai" . Kevin memberi penjelasan karena proyek dan alat berat akan bekerja lebih sibuk
__ADS_1
Joe dan Kevin tidak ingin mengambil resiko dengan membawa anak itu kesana