
"Bagaimana Suga?, Apakah kau bisa menghandle perusahaan dengan baik?"
"Tentu tuan,saya hanya mendapat mendapat sedikit masalah ketika bersama klien sangat susah bagi saya untuk berdaptasi tanpa anda di sana". Suga menjelaskan sedikit masalah nya
"Bagus lah jika begitu aku akan fokus pada proyek ini sampai selesai dengan sempurna jadi aku akan menyerahkan kantor pusat kepada mu"
"Baik tuan". Suga menyerahkan beberapa berkas laporan pada Joe, dan juga beberapa foto "Tuan ini adalah foto apartemen yang anda pesan anda bisa melihat langsung jika anda ada mau"
Joe melihat-lihat isi foto itu desain ruangan itu sesuai dengan selera Joe
Joe sendiri memilih membeli apartemen mewah sendiri di dekat proyek yang dia kerjakan nya tepatnya di kota tempat tinggal Kevin dan Irene tinggal
"Tidak perlu aku dapat melihat nya dengan baik hanya dengan foto ini". Joe menutup semua berkeas itu dan membuka lembaran baru "Tolong urus sebgaian barang_barang ku untuk di pindahkan ke sana aku dan Kevin akan memiliki tempat itu sepenuuhnya setelah pembangunan selesai"
"Baik tuan oh ya Tuan Kevin akan mengadakan pertemuan besok mengnai proyek dan pembagian saham nanti nya"
"Aku mengerti kau kembali lah ke perusahaan Kevin sudah mememberikan aku seorang yang akan membantu, dan lagipun ini adalah proyek kerja sama kami jadi pihak Kevin juga harus bertanggung jawab"
>>>>
Joe mengendarai mobil nya menuju restoran yang sudah di pesan Kevin mereka akan berbagi laporan dan membahas kerja sama mereka ke depan nya
Kevin membawa Suho dan juga Jennie bersama nya ada beberapa orang penting seperti pejabat yang akan mendukung pembangunan proyek mereka, mereka sendiri berhasil mengambil hati enduduk di sana
Mereka mengambil keuntungan bukan hanya untuk mereka tapi juga membuka lapangan kerja yang baru berupa pariwisata alam, hingga para penduduk tidak lagi hanya menjadi nelayan
"Laporan mu bagus seperti biasa, kau membuat nya sendiri?". Kevin menatapa tidak percaya pada pria itu "Dan kau sendiri ke sini di mana Aisiten mu Suga?"
"Aku menyuruhnya untuk mengurus Kantor pusat dia sangat teradalkan untuk hal ini"
Kevin mengangguk paham dia sendiri bisa melihat bagaimana bagusnya Suga dalam bekerja dia bahkan lebih berbakat dari Suho Asistennya sendiri yang sudah dia uji
__ADS_1
"Aku sudah membeli Apartemen di ota ini untuk memantau langsung pergerakan vill itu nanti aku juga ingin bertemu dengan Kenzo di saat senggang ku"
"Benarkah, itu bagus kenzo juga sudah merindukan mu, Anak itu kian hari semakin mirip dengan mu saja bahkan dia tidak ingin mengambil alih sedikitpun perusahaan ku"
Joe tersenyum puas walau Kenzo menyanyangi Kevin seperti dirinya putranya itu ternyata masih tetap mengikuti seraatu persen gen nya
"Oh ya aku menunjuk Jennie sebagai asisten mu di sini dia akan mengurus dokumen antara kerja sama kita"
Joe menatap Jennie yang menunduk hormat "Tuan Joe mohon kerja sama nya"
"Baiklah, Tolong Kerja samanya juga". Kevin membalas hormat wanita itu dengan sopan dia sedikit lega ketika Kevi benar-benar mengirim Jennie mungkn karena dia tidak suka dengan orang baru
Itu sangat mengganggu sekarang dia mengenal Jennie dan mereka cukup dekat dia bisa bekerja dengan santai sekarang
"Apa kau senang dengan nya, Aku dengar kalian adalah teman sebelum perusahaan kita bekerja sama jadi aku memngutusnya saja dia juga cukup pintar dan merupakan salah satu karyawan berprestasi di perusahaan ku"
"Ya aku bahkan cukup lega karena kau mengutus orang yang ku kenal, Terimakasih Kevin"
Jennie tersipu malu tapi dia masih dapat mengontrol posturnya akan memalukan jika dirinya nampak salah tingkah di depan tiga pria tampan di sana *Kenapa dia senang dengan ku\, apa dia nyaman?*ah aku malu sekali jika ada yang mendengarnya mereka pasti akan menertawaiku dasar jomblo akut
Mereka makan bersama sebelum memutuskan untuk kembali ke tempat masing-masing Joe sendiri akan kembali ke tempat masing-masing
"Jennie kau ikutlah dengan ku ada beberapa barang yang harus aku urus karena aku pertama kali menempati apartemen ku". Joe melihat jika Jennie adalah wanita yang pembersih jadi dia meminta bantuan wanita itu "Aku akan mengatantar mu pulang nanti"
Jennie hendak masuk dan duduk di sebelah Suho seperti biasa Suho akan mengatantarnya pulang ke rumah setelah mengatar atasan mereka itu
"Tuan aku izin dulu". Jennie meminta izin pada Kevin dengan sopan
"Silahkan"
Joe membawa Jennie ke sebuah Apartemen yang mewah Jennie tentu tahu betapa mahal dan besarnya tempat itu, walau dia bekerja di perusahaan besar dengan posisi yang cukup bagus
__ADS_1
Nyatanya uang tidak akan cukup jika ingin menyewa apartemen itu "Kau ti... tinggal di sini?'. Jennie merasa tercengang dia tahu jika Joe kaya tapi dia masih saja terkejut
"Tentu saja, kau bantu aku untuk mengurusi barang ku itu terlalu banyak untuk aku urus sendiri?"
"Ba..baiklah". Jennie langsung membantu Joe untuk menyusun barang-barang nya "Kau tidak membawa pembantu untuk mengurus keperluan mu nanti?"
"Tidak aku tidak suka dengan orang asing untuk mengurus keperluan ku". Joe mengangkat koper dia sengaja tidak menyuruh Suga untuk menyusun barang itu dia juga akan mengecek kelengkapannya " Jennie bantu aku untuk menyusun baju ini ke lemari, aku tidak terlalu pandai menyusun yang sau ini"
"Ya kemarillah". Jennie dan Joe duduk berdua di kamar pria itu, Jennie begitu fokus untuk membantu Joe hingga dia baru sadar saat mereka berdua Jennie menatap Joe yang menco mengikuti gerakan tangan nya untuk melipat kemeja
Kenapa malah seperti ini, huh kami malah terlihat seperti pegantin baru saja. Jennie sangat malu menyadari itu hanya mereka berdua yang ada di sana
"Ada apa Jen apa kau butuh sesuatu?". Joe menatap bingung wanita itu "apa kau ingin kembali, ini memang sudah malam jika kau ingin pulang aku bisa mengantar rmu aku akan memebereskan sisanya"
"Tidak juga, ayo bereskan lagi kau tidak mungkin mengerjakan ini lagi kau kan sibuk"
Joe mengangguk mereka berdua membereskan tempat itu lebih cepat hingga selesai tengah malam
"Akhirnya selesai juga, Terimakasih Jennie"
"Ya sama-sama, kupikir aku akan pulang sekarang"
Joe menatap jam tangan nya dia sedikit ragu mengemalikan wanitaa itu tengah malam begini "Kau menginap di sini saja ini sudah malam aku akan mengantar mu besok pagi"
"Ta.. tapi aku segan kita hanya berdua di sini:
"Kau tenang saja aku tidak akan macam-macam dengan mu ada kamar tamu di sana, Suga sudah membereskan kamar itu"
Jennie berpikir sejenak pria tu benar, mereka juga akan bekerja bersama besok Joe bisa mengantarnya pulang hanya untuk sekedar berganti pakaian dan lanjut bekerja bersama pra itu
Berarti kami akan sering bersama, ah apa boleh aku mempunyai kesempatan dengan nya?
__ADS_1
"Jen, kau mau menginap kan". Jennie mengulang pertanyaan nya karena melihat keraguan di wajah cantik itu
"Ah jika kau tidak masalah baiklah"