
Lea menyadari sesuatu yang asing dari pergerakan pria itu dia memperhatikan setiap makanan itu sekilas tidak ada yang aneh
"Apa ini kelihatannya sangat enak". Kenapa baunya berbeda dari rupa dan penampakan nya ini tidak beres "Aku mau ini". Lea menunjuk makanan yang menurutnya asing itu
"Jangan nona makanan ini di khususkan untuk nyonya Irene". Pelayan itu menatap Lea dengan datar
"Tapi kau kan bisa buat lagi". Lea semakin melihat ketidak beresan dari gerak gerik pria muda itu
"Nyoyna Irene akan makan kesiangan ini sudah pukul 9 pagi butuh waktu lama untuk memasaknya"
Lea tersenyum miring . Kau pikir aku tidak tahu jika kau bukan koki kau hanya menyajikan dan menambahkan sesuatu kan
Pranggg!!!!
"Aduh maafkan aku aku tidak sengaja menjatuhkan nya". Lea menggeser hidangan itu terlalu ke pinggir dia bisa melihat wajah marah dan kecewa pria itu
Connor sendiri mencoba untuk tenang dna tersenyum "Ah sayang sekali nyonya Irene akan marah". Pria itu mencoba sabar hingga seorang wanita berjalan menghampiri mereka dengan angkuh
Julia melihat hidangan itu tumpah dia sendiri memilih hidangan terbaik agar Irene memakan nya tanpa curiga nanti
"Ada apa ini siapa yang melakukan ini!". Julia berteriak marah
"itu...". Connor hanya menunjuk Lea dia tidak tahu nama wanita itu
"Kau! Beraninya kau membuat kekacauan di sini!!". Julia menghampiri Lea
Lea malah menatap dengan sinis Dasar pelak*f
"Ada apa siapa kau, kenapa kau begitu marah sahabat ku saja yang mempunyai mansion ini tidak akan semarah itu aku bahkan sudah memecahkan beberapa guci mahal nya dia hanya bersikap biasa". Lea tertawa kecil dia tahu rencana busuk Julia walaupun belum ada bukti kuat
Julia semakin mengeram.marah dia belum pernah di rendahkan seperti ini terutama dengan wanita biasa
"Kau tidak tahu siapa aku! Adalah nyonya di sini!!".
"Hahahahah Nyonya aku hanya tahu jika Irene adalah Nyonya satu-satunya di rumah ini". Lea tertawa puas melihat kesal nya wajah wanita iy
"Lihat saja kau akan menyesal nanti!"
Julia menghentakkan kakinya hendak pergi dari sana tapi matanya tertuju pada Irene dan Jennie yang hendak turun
Wanita itu tersenyum licik dia melangkah ke arah wanita itu, dengan gerakan yabg tak terbaca Julia tiba-tiba mendorong wanita itu dengan keras
__ADS_1
Tubuh tinggi Julia kareba dia adalah keturunan eropa di tambah dia merupakan atlet yang di latih langsung oleh Benyamin membuat wanita itu menjadi wanita yang memiliki kekuatan lebih
Bahkan Jennie yang menahan Irene pun ikut terjatuh Jennie meringis kesakitan karena tubuh Irene menimpa tubuhnya
"Irene!". Lea dan beberapa pelayan lain nya mengahampiri kedua orang itu
Julia langsung pergi dari sana dia hanya tersenlnyum dengan puas rencana pertama nya sudah gagal setidaknya Julia bisa melihat Irene kesakitan di bawah sana
"Hei Sialan mau ke mana kau!!!". Lea hendak mengejar wanita itu, tapi perharhatian nya teralihkan
Irene dan Jennie adalah yang terpenting sekarang pelayan membantu Irene berdiri memeriksa apakah wanita itu terluka
Salah satu pelayan dengan sigap menelfon Leon agar pria itu datanv dan memeriksa lebih detai nyonya mereka yang sedang mengandung
"Aku tidak apa - apa aku tidak merasa kesakitan apa pun tolong cepat selamatkan Jennie". Irene panik karena Jennie jatuh pingsan
Irene memeouk Jennie begitupun dengan Lea
"Kalian cepat kejar wanita sia*lan tadi!". Lea meneriaki orang-orang di sana tapu mereka hanya diam takut
"Nona Lea tuan Kevin berpesan agar kami tidak mengganggu wanita itu barang sedetik pun". Salah satu pelayan menjelaskan nya dengan gugup
"Cih sialan kalau begitu bantu Jennie saja biarkan aku yang mengejar wanita itu!"
"Hei sialan mau kemana kau!". Lea benar-benar mengejar wanita itu
"Kenapa kau terus aaja mengganggu ku huh!!"
"Diam kau, kau pikir aku tidak tahu jika kau memasukan sesuatu pada makanan Irene, kenapa kau kejam dia itu sedang hamil dan kau juga mendorong dengan sengaja!"
Bukkk
Lea tidak bisa lagi menahan amarah wanita itu melayangkan satu tinjuan kepada Julia, Lea merupakan mantan atlet bela diri dia dengan mudah menghajar siapa saja yang dia tidak suka
"Argh... Sialan kau". Julia balik melayangkan pukulan tapi Lea masih dapat menghindari nya
Julia tidak berhenti melayang kan pukulan pada Lea yang terua menhindar hingga pukulan nya yang keras mengenai tembok
"Arggghhh....!!!". Julia meringis kesakitan ada retakan tulang di tangan wanita itu
Lea memandang nya dengan puas "Bagus kau layak mendapatkan itu dan..."
__ADS_1
Plakkk
"Itu karena kau berani menyakiti Irene kami". Lea memberi tamparan keras pada Julia hingga wanita itu menangis kesakitan
Lea turun ke bawah dengan puas sudah ada Leon di sana memeriksa Irene dan Jennie
"Nyonya Irene baik-baik saja tidak ada yang terluka karena Jennie dengan cepat menahannya"
"Lalu bagaimana denvan Jennie?". Irene sangat cemas takutndan merasa sangat bersalah, Jennie bahkan belum bangun
"Jennie hanya pingsan dan sedikit benturan di kepalanya aku sudha memanggil ambulan akan lebih baik dia di rawat di rumah sakit"
Irene menangis karena merasa bersalah
"Ini salah ku harus nya aku berhati-hati". Irene menangis padahal jelas itu bukan kesalahannya
"Irene tenang kan diri mu, ini bukan salah mu oke aku sudah memberi pelajaran pada wanita itu". Lea memeluk Irene dengan erat
"Sayang....!!!".
Kevin berlari menuju Irene dia menarik istrinya dari pelukan Lea, dia tahu kejadian naas itu dari seorang pelayan yang melapor padanya
"Sayang Jennie terluka gara-gara aku bahkan dia belum sadar!!". Irene menangis dalam pelukan Kevin
Lea melirik beberapa orang di belakang Kevin ada beberapa pria yang dia kenal di sana di antaranya afa Justin dan Harry
"Joe... Untuk apa dia ada di sini?". Lea berguman melihat pria itu dan asistennya Suga
Pria itu terlihat panik seperti hal nya Kevin tapi dia hanya memandang irene dengan panik tampa berani mendekat
"Lihat dia bahkan belum sadar Leon bilang jika kepala Jennie terbentur karena aku". Irene semakin menangis dan merasa bersalah
Joe menghampiri Jennie, pria itu memegang kepala belakang Jennie yang berdenyut memastikan wanita itu baik-baik saja
Tuhan tolong selamatkan wanita ini, dia sudah menyelamatkan orang yang ku cintai. Joe berguman dalam hatinya dia bahagia sekaligus sedih Irene mendapat teman yang luar biasa baik tapi keadaan wanita itu sedang tidak baik
"Ahhhh!!! Kevin... Lihat aku wanita itu menyakiti ku!!". Julia menunjuk pada Lea
Keadaan Julia membuat beberapa orang di sana sangat terkejut wanita itu mendapat lebam di pipinya dan darah yang keluar dari mulutnya
"Kau pantas mendapatkan nya!". Lea berteriak marah
__ADS_1
Harry terbelalak dia langsung menarik wanita itu keluar bersama dengan Justin dua pria itu seakan mengintrogasinya dengan kejam