Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Pengganggu


__ADS_3

Seperti perjanjian mereka, Joe membawa putra ke proyek milik nya, pria kecil nampak begitu bahagia ya dia sudah lama menantikan ini


Jennie dan Joe berjalan di samping nya mengawasi jika saja bocah kecil mengalami hal yang tidak di ingin kan mereka berjalan beriringan sesuai langkah Kenzo


Kenzo menjinjit kan kaki nya karena tidak mampu melihat furnitur yang cukup tinggi di depan nya, dia sangat ingin mengambil gambar itu


"Biar Ayah menggendong mu, dan ambil foto yang bagus"


"Baik Ayah". Joe manaikan putra nya ke pundak nya membiarkan putra kecil nya menatap segala hal di sana dengan leluasa "Bagaimana kau dapat melihat nya dengan baik?"


"Ya!". Kenzo mengambil gambar dengan baik Joe sudah mengajari nya untuk mengambil gambar yang bagus "Lihat pekerjaa Ayah sangat luar biasa"


"Tentu saja dan kau juga harus bisa menjadi lebih baik dari pada Ayah"


"Kamera ini sangat berat Ayah". Kenzo menatap Jennie yang memandang nya dengan bingung "Aunty bantu aku sebentar tolong tangan lengan ku"


Jennie cukup terkejut dengan permintaan bocah itu tapi dia tidak menolak karena itu adalah Kenzo, padahal beberapa hari ini dia sedang menjauhi Joe untuk menetralkan hati nya dia harus bisa move on karena Joe sudah menolak nya


Wanita itu menahan lengan Joe dan berhadapan dengan Joe membuat jarak mereka begitu dekat hingga Jennie dapat merasakan hembusan nafas pria itu Ah sial jantung ku sangat tidak aman ku harap dia tidak mendengar nya


Jennie menundukan kepalanya agar pria itu tidak bisa menatap wajah nya yang bersemu merah, padahal Joe sendiri merasakan hal yang sama dengan Jennie


Jantung Joe berdetak dengan cepat di depan wanita cantik itu Aku sangat ingin memeluk nya sekarang, tapi itu akan membuat nya takut lagi pula Kenzo ada di sini itu tidak dapat di pertontonkan


Kedua orang itu begitu terhanyut dalam pikuran mereka masing-masing hingga mereka tidak sadar dengan Kenzo yang sejak tadi ingin turun dan melihat sisi lain dari bangunan itu


"Ayah Aunty kalian tidak mendengar ku ayo kita ke tempat lain!". Kenzo sedikit kesal hingga dia bernisiatif untuk turun sendiri

__ADS_1


"Tunggu nak!". Joe kehilangan keseimbangan menahan putra nya untung nya Jennie menahan dengan cepat dan mendekap kedua pria itu


"Aish Ayah ini sedang apa dari tadi hingga tidak mendengar ku!". Kenzo kesal tapi posisi mereka bertiga membuat bocah kecil itu luluh "untung nya kalian berdua berhasil menahan ku". Kenzo menyandarkan kepalanya pada dada Jennie hatinya sangat senang di peluk kedua orang itu


Jennie mematung dia begitu beku saat dirinya memeluk kedua orang itu . Apa yang kau lakukan Joe cepat pegang Kenzo dengan benar!


Joe hanya tersenyum saat Jennie memeluk nya duluan walaupun wanita itu tidak sengaja Joe begitu senang


"Ma..maaf Ayah Nak kau tidak apa?". Joe menurunkan Kenzo "kau pasti terkejut maaf kan Ayah"


"Baik Ayah, ayo kita kesana !". Kenzo menarik tangan Joe dan Jennie bersisihan di samping nya seperti keluarga kecil saja


Dan lagi-lagi Irene sangat senang melihat pemandangan itu hingga dia tidak sadar dengan Kevin yang cemburu "Sayang kenapa kau memperhatikan mereka dan bukan kami"


Pria itu bermuka galak membuat Irene sangat gemas dengan suaminya sendiri, walaupun Kevin sangat mempercayainya dan memahami dirinya nyata nya ada sisi menggemaskan dari suaminya yang kadang akan dia tunjukan ketika dia cemburu


"Sayang aku hanya kagum dengan hubungan mereka itu, ayo kita pergi dan jangan ganggu mereka". Jennie menarik lengan Kevin dengan mesra, mereka tidak bisa menyusuri seluruh tempat di sana karena akan berbahaya bagi Kendric kecil yang tertidur di pelukan Kevin


"Tidak nona saya hanya sedang mengecek keadaan tuan Joe dan Kenzo saja". Suga menjawab dengan hormat "Saya juga tidak ikut dalam urusan proyek ini, semua tuan Joe yang tangani"


"Dan kau apa yang kau lakukan di sini? Aku tidak meminta mu datang". Kevin menatap aneh Suho, pria itu punya waktu libur jadi Kevin menyuruhnya untuk berlibur saja


"Tuan ku pikir pulau ini cukup untuk liburan ku yang menyenangkan lagi pula aku juga akan mengecek langsung semua data yang di buat oleh Jennie dan Tuan Joe". Suho menjelaskan nya dengan mudah, walupun bukan itu yang menjadi tujuan utama nya . Haish di mana Jennie, aku tidak suka dia dekat dengan Joe walau pria itu sudah menolak nya hati baji*** itu pasti akan berubah nanti


Kevin dan Irene memberi tatapan curiga pada Suho, walaupun alasan mereka curiga tidak sama Kevin berpikir jika Suho hanya sedang bermain-main dan Irene berpikir jika Suho akan menjadi masalah bagi Jennie dan Joe


"Suho kau yakin hanya berlibur di sini dan juga mengurus data proyek?"

__ADS_1


"Tentu saja nona saya juga sudah membawa datanya" Suho menunjukan rablet yang biasa dia gunakan sebelum izin pergi dari sana "Kalau begitu saya permisi dulu tuan dan nyonya"


Kevin mengangguk tidak mempedulikan kemana tujuan Suho dia hanya menarik istrinya ke taman belakang dengan udara pagi yang sejuk untuk putra mereka


Suga mengikuti Suho dari belakang dia akan menemui Joe, sekaligus Kenzo tapi dia juga memiliki firasat buruk dengan Suho dia merasa jika Suho sedang merencanakan hal yang tidak baik


"Suho sebenarnya apa yang akan kau lakukan?"


"Apa maksud mu?". Suho memberi tatapan tidak suka "Aku akan bertemu Jennie dan tuan Joe untuk mengolah data mereka"


"Bukan kah itu urusan nona Jennie kenapa kau malah repot?"


"Bukan urusan mu!". Suho berjalan dengan cepat meninggal kan Suga "Dasar banyak pertanyaan, kau dan bos mu sama saja sama-sama menyebalkan!"


Suho mencari orang dia ingin temui beberapa menit hingga dia daoat melihat Joe dan Jennie tertawa bersama di sana ada Kenzo di antara dua orang itu


Hati Suga begitu cemburu dia juga ingin berada di sisi Jennie ketika wanita itu tertawa senang seperti saat ini


"Jennie!"


"Suho kau di sini?"


"Ah iya sudah lama kita tidak bertemu, kau sedanv bekerja bukan kah ini weekend kenapa kau di sini". Suho berbicara seolah tidak tahu apa yang wanita itu lakukan


"Aku sedang menemani Kenzo kau lihat bocah kecil itu sangat aktif "


"Kau benar tuan muda memang sangat pintar". Suho tersenyum manis pada wanita cantik itu "Aku ingin bicara dengan mu nanti kau ada waktu?"

__ADS_1


Suho sengaja mendekat kan dirinya pada Jennie, hingga mereka berdua terlihat sangat dekat dengan obrolan mereka


Dan selama itu dua orang laki-laki menatap mereka tidak suka


__ADS_2