
"Sopan kah jika anda bertamu dengan membawa senjata tajam seperti itu"
"Aku tanya di mana anak ku Irene!"
Joe berteriak memenuhi tumah besar Kevin dia tidak peduli itu akan mengganggu orang lain dan merusak image nya
Kabar bahwa Irene mendapat hak asuh Kenzo bahkan sebelum dia memulai nya sungguh membuat pria itu kesal dan putus asa
Kevin dengan santai menghadang Joe dan kawanan nya di sana dia tidak membawa senjata apapun untuk melindungi diri nya
"Tapi saya tidak bisa menerima tamu yang tidak sopan seperti anda"
"cih kau sangat sombong ternyata"
Joe meletak kan senjata nya dan dia juga menyuruh anak buah nya untuk menurun kan senjata mereka
Membunuh seseorang tanpa perlawanan bukan hal yang ber kelas untuk mereka
"Papa!". Kenzo berlari menuruni tangga
"Son apa yang kau lakukan, di mana mama mu". Kevin terkejut begitu meihat bocah kecil itu turun dengan wajah cemas
"Mama pingsan!".
Tidak menunggu lama Kevin sudah berlari menuju tangga dan benar saja Irene sudah tergeletak tak berdaya di sana
"Sayang bangun lah, ada apa dengan mu". Kevin memangku wanita itu dengan kepanikan
Kenzo mengikuti mereka tapi sebelum dia berlari Joe sudah menari tangan nya
"om kenapa kau di sini, lepaskan aku mama sedang sakit!"
Joe memandang pria kecil itu, diri nya baru menyadari jika bicah kecil itu sangat mirip dengan diri nya dulu
"Kenzo ini papa kandung mu". Joe menunduk untuk melihat netra itu
"Papa kandung?". Kenzo tersentak dengan perkataan pria itu entah kenapa dia tidak suka
"Grand Ma!". Kenzo memanggil Zunneth yang baru masuk ke ruang tamu setelah anak buah Joe melepaskan wanita tua itu
Bocah itu menyadari eajah takut nenek nya jadi dia memutuskan untuk mengahampiri wanita tua itu
"Grand Ma tidak apa-apa?"
"Grand Ma tidak apa-apa sayang, di mana papa dan mama mu?". Zunneth bertanya dengan khawatir
"Mama dan Papa ada di atas mama pingsan nek"
Kenzo menuntun wanita tua itu agar ikut bersama nya ke atas
__ADS_1
Tapi masih selangkah lagi menuju tangga, Joe sudah menarik Kenzo dalam pelukan nya
"Nak kau ikut lah dengan ku"
"Tidak aku tidak mau ikut dengan mu"
Kenzo berusaha memberontak pria itu, dia tidak tahu mengapa tapi insting nya dia harus menjauhi pria itu sekarang
"Jangan paksa dia, bukan kah Kenzo bilang dia tidak mau"
Zunneth mencoba mengambil kembali cucu nya tapi segera di tepis oleh Joe
"Menyingkir lah, dia anak ku kau da putra mu tidak berhak mengatur ku"
Joe mendekap putra nya semakin erat hingga pria kecil itu merasa sesak
Brakk. Ada kegaduhan berasal dari luar mansion
Joe menyadari sesuatu dia yakin jika kegaduhan itu merupakan sebuah perlawanan
Dan benar saja salah satu anak buah Joe berlari pada nya
"Pak kita di kepung dari arah depan!"
"Aman kan area kendaraan kita sekarang, dan yang lain tahan mereka dan jangan sampai membunuh seseorang di sini!"
Joe berlari membawa Kenzo bersama nya ota waras nya masih memakai logika dia akan mengambil Kenzo lalu Irene
"Hei lepaskan Kenzo sekarang!". Zunneth menahan tubuh pria itu agar dia tidak membawa boca kecil itu
Tapi Joe mendorong wanita itu kasar hingga wanita itu terjerembah ke lantai
"Nyonya!". Salah satu pelayan yang tadi nya diam membeku
Kini berlari membantun wanita tua itu
"Aku tidak apa-apa cepat selamat kan Kenzo!". Zunneth menatap Kenzo yang tidak sadarkan diri di pelukan Joe
"Kenzo!". Teriakan Kevin dari atas pria itu menggendong Irene yang belum sadar kan diri
"Kalian cepat tahan mereka". Kevin memerintah kan anak buah nya tergeletak lemah karena pukulan anak buah Joe
Beberapa menit yang lalu pria itu memang menghubungi beberapa anak buah nya untuk datang ke mansion nya dengan tanda darurat
Meski mereka sudah datng dengan jumlah yang dua kali lipat dari anak buah Joe
Nyata nya kawanan pria itu masih dapat menahan mereka, Kevin memerintah kan mereka agar tidak menggunakan senjata tajam
Karena dia tidak ingin psikis Kenzo terganggu fan kini dia membuat kesalahan besar karena putra nya sedang tidak sadar kan diri
__ADS_1
Karena Joe mendekap nya terlalu erat pria itu juga membawa Kenzo mereka dengan paksa
Kevin tidak bisa bergrak dengan leluasa karena Irene yang berada di pelukan nya
"Argghhh!!".
Kevin berteriak frustasi keadaan nya snagat kacau sekarang dengan beberapa anak buah yang tergeletak di sana
Dan yang lebih parah lagi putra nya sudah di bawa oleh Joe
Dia tidak tahu akan menjelaskan apa nanti pada Irene jika wanita itu sudah sadar
Tapi dia mencoba berpikir sehat dia harus menolong Irene dulu
Masalah Kenzo, Joe tidak akan menyakiti pria kecil itu dia akan memikirkan cara untuk mendapatkan bocah itu kembali
"Sayang maafkan mama, mama tiak bisa menjaga Kenzo"
Zunneth mencoba berdiri menghadap putra nya dia tahu jika Kenzo sangat marah sekarang
Mata Zunneth sudah berkaca-kaca menahan tangis nya dia tahu sesempurna apa putra nya pria itu tidak ingin menemukan kesalahan sedikit oun
Kevin menatap Zunneth yang lemah dia di bantu berdiri oleh pelayan yang menolong nya tadi
Sikut wanita itu di aliri darah tapi dia mencoba kuat
"Mama apa yang kau lakukan cepat ikut bersama ku, kau terluka parah sekarang!"
"Tapi mama sudah melakukan kesalahan harus nya mama menahan pria itu tadi. Agar dia tidak membawa Kenzo pergi"
Zunneth merasa sangat bersalah dia ingin memberi yang terbaik untuk outra nya selama sisa hidupnya
Kenangab buruk putra nya dulu dan kesalahan yang dia lakukan semasa Kevin remaja tidak akan fia ulangi lagi dia tidak akan menentang dan akan memberikan segala nya pada putra nya
Zunneth sangat tahu jika Kevin sangat menyayangi Kenzo dan sekarang dia membiarkan pria kecil itu di bawa pergi
"apa yang mama katakan ini bukan salah mama, kau bantu mama ku berjalan kita akan ke rumah sakit sekarang". Kenzo menatap wanita yang membantu ibunya
"Baik tuan!"
Kevin memangku Irene dalam pelukan nya dia menatap wajah lelah wanita itu
Belakangan ini wanita itu memang banyak pikiran di tambah saat Kevin memberitahu rencana nya
Untuk mengirim Kenzo ke Belanda dia tidak ingin berpisah dengan putra kecil nya itu
Sekarang jangan berpisah dengan tempat Kenzo dan diri mungkin akan berpisah selamanya
Jika Kevin tidka bergerak saat itu juga, pria itu mengubungi Chris, tentu saja bawahan nya itu sudah tahu apa yang terjadi
__ADS_1
"Chris kau tahu apa yang harus kau lakukan!"
"Baik tuan!"