Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Mr. Benyamin and His Daugther


__ADS_3

"Tuan ada surat dari tuan Benyamin untuk anda"


Suho memberikan sepucuk surat yang terlihat sangat rahasia, Suho sendiri dapat beradaptasi dengan kehidupan Kevin


Bahkan dengan semua rekan lama dan baru Suho akan mengenali mereka dengan cepat dia bekerja keras untuk itu seperti Justin yang dulu bekerja keras dia belajar banyak dari Manajernya dulu


Kevin mengerutkan keningnya sudah lama dirinya tidak berintraksi dengan orang tua itu


Mr.Benyamin merupakan pendiri organisasi yang sekarang dipinpin oleh Kevin dia sendiri bekerja keras dan mengeluarkan dana hingga organisasi itu tunduk padanya, termaksud Benyamin


"Sudah lama kita tidak bertemu dan berbincang, aku ingin berbincang dengan mu mengenai orang-orang ku aku sedikit merindukan mereka jadi aku mengundang mu untuk makan malam di kediamanku"


Kevin tidak senang dengan pria tua itu dia sering membawa masalah jika bertemu dengan nya


Tapi Kevin cukup menghormati Benyamin bagaimana pun orang tua itu memegang setengah hak dsti organisasi yang dia pimpin


"Suho atur pertemuan dengan Benyamin"


"Baik tuan"


Kevin memutar bola matanya malas dia harap pria tua itu tidak memberinya masalah nanti


Trinng....!


Sebuah panggilan masuk ke hp pria itu membuatnya tersenyum seketika dia merasa jika bebannya sudah menghilang dan dia harap juga begitu


"Halo sayang ada apa, kau butuh sesuatu?"


"Sayang kau masih lama lagi, aku sangat bosan"


Irene mengeluh dari ujung sana, dirinya merasa kesepian karena Kenzo pun sedang berada di kediaman Joe


"Tenang saja aku akan pulang sebentar lagi"


"Benarkah bukan kah ini masih siang ini masih pukul 3 sore aku akan mengganggu mu". Irene merasa tidak enak hati tapi dia sedang hamil keinginan nya akan sangat mengganggu dirinya


"Memang kenapa, kau tidak mengganggu ku aku sangat senang jika kau meminta nya aku pulang sekarang Sayang"


Irene tersenyum manis di ujung sana pria itu selalu membuatnya bahagia


"Suho kau handle perusahaan aku akan pulang sekarang untuk menjenguk istri ku dia merindukan ku"


"Ah tentu saja tuan silahkan saya akan mengurus perusahaan sekarang juga".


Suho hanya bida mengelus dada dengan tabah ini dia juga tidak mungkin melawan perintah pria itu dia masih sayang pekerjaan dan karirnya ke depan


"Sayang kau cepat sekali, kau ngebut ya!". Irene memberikan tatapan tajam pada suaminya

__ADS_1


"Hmm kau bukannya menyambut ku dengan senang malah mengintimidasi ku kau harus di beri pelajaran". Kevin menghampiri istrinua dan memberi banyak ciuman di wajah wanita itu


"Sayang hentikan itu geli sekali"


"Kau senang aku datang cepat hmm...". Kevin mengehentikan ciuman nya


"Tentu saja"


Kevin mengajak wanita itu duduk di sofa karena sejak tiba Kevin melihat wanita itu sedang berdiri di depan lemari es


"Kau mau makan sesuatu kenapa tidak panggil pelayan". Kevin memperhatikan sekotak semangkan di tangan Irene


"Aku mau sendiri sayang"


"Sayangku"


"Hmm?". Irenemenatap suaminya "Kau mau ini?"


Kevin tidak menolak dia memakan suapan istri nya itu lalu melanjut kan perkataan nya


"Sayang aku akan ada pertemuan di Prancis besok selama dua hari"


"Lalu?"


"Kau mau ikut?"


Kevin akan bersedia tapi dia cukup sadar diri Kevin akan sangat lelah jika terus menjaga nya


"Tidak kau pergi saja sendiri sayang, nanti aku lelah dokter tidak menyarankan aku bepergian jauh"


"Hmm kau benar". Kevin memberi udapan lembut di perut Irene kandungan wanita itu sudah menginjak 3 bulan sudah sedikit membuncit "Sayang aku tidak ingin kau sendiri, kau harus memanggil teman untuk menemani mu"


"Sayang ada pelayan di sini aku tidak apa"


"Tidak aku harus memanggil Lea atau mungkin Jennie ke sini saja aku akan memberi cuti pada mereka"


"Baiklah aku hanya akan mengikuti keputusan mu"


"Nice!"


Kevin berangkat keesokan harinya dia selalu mengabari wanita itu saat dia akan lepas landas dan saat pesawatnya landing


Pria itu terkesan sangat perhatian bahkan sedikit overdosis


"Sayang kau baru menghubungi ku sejam yang lalu aku baik-baik saja, Kenzo juga baru menghubungi ku kalian berdua sama-sama posesif"


Irene mengeluh dengan kedua pria nya itu yang tak henti menghubunginya

__ADS_1


"Maaf sayang aku sangat merindukan mu". Kevin berbicara dengan nada sedih di ujung sana pria itu sangat manja jika sudah kenal omel istrinya


"Sayang aku baik-baik saja Jennie dan Lea menemani ku di sini"


"Baiklah sayang ku aku akan berangkat pertemuan sebentar lagi kau jangan lupa makan"


"Iya sayang ku"


Irene mematikan panggilan suami nha, Jennie dan Lea bahkan tertawa kecil mereka tidak menyangka jika bos kejam mereka akan seperti bocah jika berhadapan dengan istrinya


Kevin menatap pria tua di depan nya tidak ada keramahan di wajah pria itu


"Ada apa tuan Benyamin apa ada yang anda perlukan langsung ke intinya saja aku tidak ingin membuang waktu ku"


"Hei tenang lah makan saja dulu kue di depan mu, koki kami sudah repot memasaknya untuk tamu spesial seperti mu"


Kevin tidak ingin menyentuh makanan itu dia tidak nafsu sama sekali, dia merindukan istrinya di seberang benua sana


"Katakan maksud mu atau aku akan pergi sekarang juga"


Kevin sudah memberi ultimatum , Benyamin tidak menyampaikan topik sesuai suratnya kemarin dia malah mengalihkan topik ke hal yang tidak jelas


"Baiklah tenang lah dulu aku ingin kau bertemu seseorang, Sayang masukla"


Seorang wanita cantik masuk dengan pakaian ketat yang menampakan tubuh indah nya


"Kevin lama tidak bertemu dengan mu, kau semakin tampan saja"


"oh hai Julia". Kevin hanya memberi tatapan datar dia tahu siapa wanita itu putri tunggal dari Benyamin sekaligus putri satu-satunya


"Putri ku sangat menyukai mu Kevin dan itu sejak dulu aku ingin kau dekat dengan nya"


"Tuan Benyamin, aku sudah punya seorang istri"


"Kami tahu". Julia berbicara dengan lembut "Ku dengar istri mu sedang hamil kan"


Kevin memberi sorot mata tajam dia tidak suka kehidupan pribadinya di usik dan dia merasa dapat ancaman dari kedua orang itu


"Kau sudah tahu lalu kenapa kalian menganggu ku hu?"


" Kevin.. Aku sudah lama menyukai mu kau tahu aku sangat kecewa begitu mengetahui kabar bahwa kau sudah menikah itu membuat ku sangat kecewa"


"Lalu apa yang kalian mau huh!".


"Kevin terimalah putri ku di sisi mu aku tahu istri mu tidak bisa melayani mu bukan karena di sedang hamil"


Kevin mengeram marah dia tahu jika kedua orang itu memata-matai kehidupan nya

__ADS_1


__ADS_2