Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Anak ke 2


__ADS_3

Kevin menggeggam erat tanga Irene dia sama takutnya seperti saat dia mendampingi Irene melahirkan Kenzo, sekarang terulang lagi dia merasa bahagia dan takut juga


"Kevin sakit sekali!". Irene mengeratkan pegangan merasa pembukaan yang kesekian kalinya "Aku tidak tahan ini benar-benar sakit"


Wanita itu menahan rasa sakit yang tiada tara dia mendoronv kuat tubuh nya sesuai perintah dokter yang membantu nya melahirkan


Kevin tidak bicara apa pun dia bahkan jauh lebih takut dari wanita iu namun dia masih mencoba tenang ada kehidupan yang menanti mereka


Jadi dia menghilangkan kecemasan itu dia memberikan banyak kecupan untuk menenangkan istrinya seakan mengatakan jika semua baik-baik saja


"Arggghhh!!!". Irene sudah sangat lemah tapi dia terus berjuang sampai satu kehidupan benar-benar sudah menghampiri keluarga mereka


"Selamat Tuan dan Nyonya Bailey, anak kalaian benar-benar tampan dan sehat"


Dokter wanita itu memberikan Kendrix dalam pelukan Irene, dan anak itu seketika berhasil mengembalikan kekuatannya


"Terimakasih Sayang, dia benar-benar sangat indah". Kevin menangis memeluk kedua orang itu "Aku berjanji akan membahagiakan kalian seumur hidup ku"


Dia benar-benar bahagia dengan kehadiran Kendrix di tengah keluarga mereka yang memang sudah lengkap


Irene mengulum senyum rasa lelah nya tergantikan dengan suara tangisan Kendrix, sudah ada Kenzo yang membuatnya bahagia dan di tambah ada Kendrix Irene merasa menjadi wanita yang paling bahagia sekarang


>>>


Zunneth dan juga Kenzo menunggu kedua orang itu di luar ruang persalinan, Zunneth begitu bahagia dengan kehamilan Irene


Wanita tua itu bukannya ingin menyepelekan Kenzo di sana, Zunneth sama bahagia nya saat dia memiliki Kenzo namun sekarang dia kebih bahagia dengan kehadiran Kendrix


"Grand ma, kenapa mereka lama sekali apa sesulit itu mengeluarkan Kendrix?". Kenzo bertanya dengan polos nya, dia tidak suka belajar biolgi jadi dia tidak mengerti


"Sayang persalinan itu memakan waktu cukup lama dan ibu mu butuh istrahat nanti jadi kau harus bersama nuntuk beberapa waktu ke depan"


"Baiklah Grand ma". Kenzo melirik beberapa wanita yang berjalan menuju ke arah mereka "Aunty Jen... ".

__ADS_1


"Kenzo!". Jennie menarik Kenzo dalam pelukan nya sudah beberapa minggu mereka tidak bertemu karena Zunneth turun tangan langsung untik mengurus menantu dan cucu nya


Jadi Jennie kembali ke kantor untuk bekerja lagi, di sana sudah ada Lea, Sana da Laura mereka sama-sama menunggu kabar baik Irene


"Huh lihat, Irene sudah punya dua anak kita bahkan belum menikah". Laura mengeluh dengan jenuh


"Kalian saja aku sudah tuh!". Sana mengangkat pundak nya dia sendiri sudah menikah dengan Leo beberapa buqlan lalu hanya saja belum di karuniai anak


Laura dan Jennie merasa sangat tersindir karena mereka berdua sedang jomblo


"Menyebalkan sekali, padahal aku sudah menginjak 27 apakah aku terlalu jelwk hingga tidak ada yang mau dengan ku". Laura tampak cemberut, Jennie menepuk pundak wanita iru berkali-kali


"Ssstt singkirkan bad mood mu itu sekarang Irene sedang bergembira jadi ikutlah bahagia". Jennie meerangkul Laura dengan bahagia


"Iya-iya tentu saja". Laura tersenyum tatapan mengedar pada dua pria yang verjalan ke arah mereka "Siapa mereka apa mereka rekan tuan Kevin yang sering di sebut itu"


Jennie menatap dua pria tampan yang baru datang itu kerja sama mereka memang ssngat menggemparkan, bukan hanya itu


Suga dan joe terkenal karena ketampanan mereka apalagi saat kaum hawa tahu jika mereka sama-sama single mereka tidak bisa jika tidak menjadi para fans


Lagi pula Kevin adalah pria dingin di luar dari ruang lingkup istrinya tidak ada wanita dan pelakor manapun yang berani menggodanya kecualu Julia dulu


Namun wanita itu juga sudah lama pergi Kecin dan Suga sudah mengantar wanita itu ke tempat di mana dia tidak bisa kembali menyakiti siapapun


Lihat tuan Joe sangat tampan dan lihat asistenya itu kudengan dia masih sangat muda


"Ya Suga memang masih berusia 26 tahun saat ini". Jennie menjelaskan


"Hei lihat mereka mendekat ke sini". Laura salah tingkah dengan kehadiran dua orang tampan itu


"Nona Jennie kau di sini". Suga mendekat pada wanita itu melirik sekilah keadaab wanita itu semakin membaik


"Iya tuan Kevin memerintahkan kami ke sini untuk berbagi kebahagiaan bagaimna dengan kalian"

__ADS_1


"Ah itu tuan Joe sudah lama merencanakan ini dia ingin juga ingin...". Suga berhenti begitu mendapat tatapan tajam dari Joe


"Kami sudah memiliki hubungan baik dalam kerja sama perusahaan tidak baik jika hal baik seperi ini kami tidak hadir". Joe menjelaskan alasan nya walau itu bukan hal yang sebenarnya


"Owh begitu kalian duduk lah dulu". Joe duduk di samping Jennie pria iru menegakkan badan nya hingga membuat Jennie heran


Ada apa dengan nya dia tampak berbeda dari sebelum nya, ah sialan jantung ini tidak bisa di ajak kerja sama lagi. Jennie mengutuki hati nya


Lea menatap kedua orang yang tampak kaku itu, dia tidak terkejut lagi karena mereka dekat


Jennie sendiri sudah bercerita bagaimana mereka bertemu dan bisa berteman Seperti sudah di takdir kan bertemu


Wajah Lea berubah kesal begitu melihat kegadiran pria yang tidak asing . Cih untuk apa dia ke sini buat kesal saja


Harry dan Justin berjalan menuju ke arah mereka


"Bagaimana apa Irene sudah selesai?". Harry bertanya dengan lembut pada Lea tapi wanita itu malah menjawab dengan ketus


"Tidak tahu!". Lea memalingkan wajah nya seperti menyembunyikan sesuatu


Belakangan ini memang sangat benyak yang di sembunyikan wanita itu sari para sahabat nya


Mereka tahu jika Lea memiliki seoranv kekasih tapi wanita itu tidak pernah sedikit pun bercerita


Kevin keluar dengan mendoronng keranjang bayi, di belakanv Irene juga di dorong menuju ruangan khusus untuk mereka beristrahat


Mereka semua berdiri ingin melihat Kendrix, pria kecil itu sudah di bersihkan namun untuk beberapa saat dokter tidak menyarabkan bati itu untuk di kunjungi


"Syuhh kalian menyingkirlah kalian membawa bakteri untuk putra ku!!". semua oranv menjauh di sana karena para perawat juga mengatur jarak untuk tidak terlalu dekat dengan Kendrix


"Sial lalu untuk apa kau menyuruhbkami ke sini!!" . Justin mengeram kesal dia sudah jauh-jauh datang dari kota lain malah di sambut tidak hangat


Kevin tidak menjawab pria itu dia malah menatap Kenzo yang menatap heran mereka

__ADS_1


"Son pulalnglah dulu dengan Grand ma papa akan menjaga mama beberapa waktu ke depan"


Semua orang melongo mereka berharap jika mereka akan mendapat berita yang bagus dari Kevin tapi pria itu malah mengabaikan mereka seperti beberapa lalat pengganggu


__ADS_2