
Untuk kesekian kali nya Joe merasa begitu bahagia dengan Jennie yang berada di antara dirinya dan Kenzo
Seakan Jennie adalah pelengkap kekurangan dirinya dan sekali lagi pria itu merasa kan keraguan yang teramat dalam untuk membiarkan Jennie menemukan pria lain dalam hidup nya
Sekarang tatapan pria itu tertuju pada Jennie dan Joe entah sejak kapan dua orang itu begitu akrab membuat hati Joe selalu menghangat
"Nak kau sudah selesai, mari kita pulang sekarang". Joe mengajak putranya karena hari mulai gelap
"Huh hari sangat cepat berlalu, Ayah dan Aunty bekum tentu punya hari seperti ini setiap hari". Kenzo mendengus kesal hari itu begitu menyenangkan dengam kedua orang itu
"Sayang, kan ada mama Irene dan tuan Kevin yang menemani mu kenapa kau begitu sedih huh". Jennie memberi pengertian pada bocah kecil itu
"Ya tapi sejak ada Kendrix fokus mereka akan terpecah, aku memahaminya mama dan papa selalu bergantian menguruh kami".
Joe paham perasaan pria kecil itu dan hal itu semakin membuat pikiran dan hati nya goyah ada Jennie yang sudah menyatakan perasaan pada nya tapi dia malah menolak
"Nak nanti kami akan menemani mu lagi Ayah janji"
"Serius!"
"Ya Aunty dan Ayah akan selalu punya waktu sekarang ayo kita pulang"
Kenzo yang tadi nya berat hati sekarang malah tersenyum ceria itu artinya ada hari yang menyenangkan akan datang lagi menghampiri mereka
Jennie dan Joe mengiring bocah itu di kedua sisi menjadi anak pamlling bahagia di hari itu
Banyak momen yang mereka ambil bersama seperti keluarga kecil yang punya segudang kebahagiaan
"Jennie!"
"Ada apa Jo!".
"Aku ingin berbicara sesuatu dengan mu, kau ada waktu?". Joe tampak gugup, dan begitulah sebebarnya
"Apa itu penting?". Jennie menelisik tubuhnya yang penuh keringat "Bisakah aku mandi dulu, kau juga belum mandikan"
"Ah tentu saja, mandi lah dulu temui aku di lantai bawah nanti"
Jennie mengangguk dia menutup pelan pintu kamar nya dia bisa melihat senyum kikuk Joe yang menunggu dirinya masuk ke kamar
__ADS_1
Dua orang itu sama-sama salah tingkah antar satu sama lain
Kenapa aku malah gugup seperti ini, pasti dia menganggap ku aneh. Joe membekap mulut nya menahan malu sendiri dia bahkan terlihat berantakan tapi dia berusa tidak seperti itu
Lihat aku begitu buruk, untung saja Jennie mengingatkan untuk mandi aku sungguh tidak romantis. Joe segera menuju kamar nya dengan cepat
Joe bergegas untuk membersihkan dirinya dia begitu terburu-buru agar Jennie tidak keduluanan dengan dia, pria itu dengan cepat keluar kamar menuju lantai bawah
Namun hal yang akan membuat dirinya k3sal sedang mencekal dirimya agar tidak pergi
"Suho apa yang kau lakukan menyikingkir!". Joe terburu-buru namun pria di depan nya terlihat akan menghalanginya
"Tuan Joe ada hal yang akan ku katakan pada mu"
"tidak bisa lain kali saja, aku juga punya urusan penting"
"Tidak karena ini menyangkut Jennie"
Degh jantung Joe berdetaj cepat, hati nya mengatakan jika pria di depan ini adalah lawan main nya sekarang
"Katakan!". Joe terpaksa karena itu menyangkut Jennie
"Apa maksud mu?"
"Ya kau tidak pantas untuk wanita sebaik Jennie biarkan dia bertemu pria yang lebih baik!"
Joe.terdiam dia kembali mengingat masa lalu nya yang kelam, tapi dia tetap percaya diri dia bisa berubah demi kesempatan yang satu ini
"Apa urusan mu dengan Jennie! jika kau ingin bersaing kau tidak perlu memojokkan orang lain"
"Cih bersaing kata mu, pria seperti mu bahkan tidak pantas untuk bersaing dengan ku". Suho melirik seseorang yang baru datang pria itu sengaja mengeraskan suara nya
"Tuan Joe kau pikir aku tidak tahi dengan seluruh masa lalu mu huh, bukan tentang Irene tapi juga Amanda"
Joe terdiam dia tidak dapat menghindar untuk alasan yang satu ini
"Pikirkan baik-baik Tuan Joe kau bukanlah pria sejati, kau menumpahkan seluruh kesalahan pada wanita itu kau membuat nya melayani empat pria tanpa dia inginkan kau menghukum nya seakan kau adalah korban bukan, padahal kau adalah salah satu pelaku yang tidak percaya akan cinta mu"
Masa lalu kelam yang sejak dulu berusaha Joe tutupi bahkan Irene dan Kevin pun tidak tahu terutama Kenzo kini terdengar seluruh nya dari orang di depan Joe
__ADS_1
Pria itu berhasil membuat Joe berkecil hati dengan tekanan batin yang dia miliki
"Dengarkan aku tuan Joe aku sangat mencintai Jennie jika bukan aku aku tidak masalah tapi tidak dengan mu, aku tidak ingin kekejaman mu terulang kembali pada orang yang ku cintai"
Suho berkata begitu serius bersamaan dengan amarah dan kecemburuan yang keluar dari mulut nya tapi ada senyum di sudut bibir itu karena rencana nya pasti akan berhasil
"Aku pergi dulu tuan Joe ku harap kau memikirkan kedepan nya lagi maaf sudah menguat masa lalu mu"
Suho meninggalkan Joe yang tertunduk malu, dia tidak berani bergerak barang sedikit pun perkataan Suho begitu kejam menanxap di hati nya
Menunjukan seberapa jahat nya pria itu, mata Joe melirik langkah seoranv wanita yang sangat ingon dia temui
"Joe...."
"Jennie.....". Bulu Joe merinding saat itu juga mata nya serasa berembun mengeluarkan air mata yang tidak dia ingonkan "Kau mendengar nya kan...."
Jennie mengangguk ada ketakutan di wajah wanita itu tapi tangan lembut Jennie terulur menghapus air mata pria itu
"Aku kejam bukan, itu...."
"Apa yang ingin kau katakan, ayo katakan kau tampak bersemangat tadi" . Jennie mengalihkan pembicaraan mereka agar Joe tidak tertekan
Joe meneguk salivanya dengan susah jangankan mengungkap perasaan nya sekarang pria itu sungguh taku memulai hal baru dalam hidup nya
"Jennie tolong berhenti berharap pada ku".
"Apa..."
Joe melepaskan tangan itu lembut menurunkan nya ke tempat tangan itu semula
"Bukan kah kau sudah mendengar semua nya huh, apa yang kau harap kan dari pria seperti ku?"
"Aku bisa menerima masa lalu mu Joe!"
"Tidak kau tidak bisa menerima kau". Joe tersenyum pahit "Jennie kau begitu gegabah, kau hanya menginginkan uang ku kan wanita normal manapun tidak menginginkan pria jahat seperti ku kau terlalu mengambil resiko"
"Joe!"
"Jangan munafik Jennie jujurlah pada diri mu sendiri pergi dari hadapan ku sekarang!". Maaf Jen, tapi aku ingin kau berhenti berharap dengan ku, Suho benar aku tidak pantas untuk orang seperti mu
__ADS_1