Anak ku tidak di Inginkan

Anak ku tidak di Inginkan
Perasaan Jennie


__ADS_3

"Bagaimana Jennie apakah kau bisa menanganinya?".


"Walau saya masih pertama kali turun kelapangan saya yakin bisa menangani nya". Jennie percaya diri


"Baiklah kalau begitu kau hanyavakan mengawasi dan membuat laporan dengan benar aku juga akan ikut memantau nanti ketika tuan Kevin memberi perintah"


Suho memberi tugas tambahan pada Jennie sesuai dengan perintah Kevin, Jennie akan mengawasi langsung proyek kerja sama Joe dan Kevin


Jennie sendiri akan mengelah anggaran yang ada dan akan menyesuaikan nya pada pembangunan yang masih berjalan itu


Jennie sendiri akan menyesuaikan anggaran yang akan di keluarkan sesuai kebutuhan Joe, dia cukup ahli dalam bidang itu hingga Kevin mempercayainya untuk turun tangan


Dan tiba hari di mana dia benar turun kelapangan dia memakai helm keselamatan dan juga baju yang yang sesuai untuk proyek, banyak dari kepala kontraktor di sana memandang nya dengan kagum


Jennie nampak begitu cantik dan anggun tapi dia bisa menyesuaikan diri dia tidak merepotkan orang lain saat berjalan di tengah bebatuan dan saat memanjat bangunan yang belum selesai sepenuh nya


"Kau di sini, apa Kevin mengirim mu?". Joe menunggu seseorang dari oerusahaan Kevin dia tidak menyangka jika Jennie yang akan datang ke sana


"Tentu Tuan Joe, tenang saja aku bisa menangani ini seauai yang di katakan oleh pak Kevin". Jennie berbicara dengan formal dia tahu tempat jika harus mengobrol santai dengan Joe


"Bagus lah begitu setidak nya aku sudah cukup mengenal mu sekarang ikuti aku". Joe berjalan menuju beberapa tempat pemyimpanan beberapa bahan bangunan agar Jennie dapat mengetahui detail dari harga barang itu


"Wow.. Bukan kah ini adalah Marmer paling mahal". Jennie menatap kagum semua benda itu, dia dengan ceoat menghapal semua kode yang ada di barang itu


"Sudah sekarang kita pindah ke twmpat lain ada hal yang harus kau perhatikan baik-baik"


Jennie mengikuti pria itu dari belakamg dengan beberapa pegawas keselamatan yang menjaga mereka


Jennie menarap kagum pada Joe pria itu berdiri memimpin di depan dengan gagah, dia juga sudah banyak mendengar tentang Joe jika pria itu adalah seorang yang terampil di bidang bangunan


Sial kenapa dia terlihat sangat keren . Jennie berguman kagum dalam hati nya, jantung nya kemvali berdetak sama seperti saat dia bersama dengan Harry, dan sepertinya itu jauh lebih dari saat dulu

__ADS_1


Setelah mereka sampai di bagian pang atas gedung itu Jennie sangat terpukau dengan pemandangan yang ada


Pemandangan yang menunjukan pulau-pulau kecil yang hijau, mereka berada dia atas bangunan yang begitu tinggi tapi Joe membangun kolam renang dengan air yang di ambil langsung dari lautan


"Air laut nanti akan di saring begitu masuk ke dalam kolam ini, dan air itu juga akan di saring kembali setelah pemakaian beberapa minggu". Joe menjelskan setiap detail nya Jennie dengan ceoat mencatat segala hal yang penting


Dia dapat menyimpulkan anggaran yang akan di keluarkan Joe dan Kevin untuk pengolahan Vila berbintanv itu


"Dan semua fasilitas barang berasal dari pabrik industri tuan Kevin, saya mengerti semua sudah terdata di komputer saya". Jennie mengangguk paham menjelaskan semua tang perlu dia katakan


"Kerja mu bagus juga kita sudah selesai kau bisa datang beberapa minggu lagi untuk mengambil laporan". Joe berjalan dulu untuk kembali


Joe berjalan pelan agar bisa beriringan dengan Jennie "Kau sudah makan siang?"


"Saya akan makan sebentar lagi tuan, jam masih belum menunjukan tengah hari". Jennie masih bicara normal karena ada beberapa orang penting selain Joe di sana


Joe sendiri tersenyum simpul dia tidak pernah nyaman dengan wanita manapun selain para mantan nya


Sekarang dia merasa nyaman dengan Jennie mungkin karena mereka sudah berteman dengan baik, Jennie adalah seorang yang profesional dalam bekerja


"Kenapa kau sangat pendek huh apa kau tidak makan banyak?"


Mulai mulai!!! Jika saja kita hanya berdua aku sudah pasti mencubit mj sialan!!. Jennie tersenyum ramah berbeda dengan isi hatinya "Aku mengikuti gen ibu ku dia sangat pendek, aku bahkan tubuh sedikit lebih tinggi dari nya"


"Benarkah kau saja sudah oendek bagaimana dengan tinggi ibu mu kira-kira dia seukuran mana?". Joe berbicara dengan sedikit meledek Jennie


"Ah iya Mungkin anda bisa langsung menjumpai ibu saya untuk mengukur tinggi badan nya". Jennie tersenyum lebar


"Benar aku rada aku bisa mengatur waktu untuk bertemu wanita-wanita berukuran mini seperti mu"


Joe begitu jahil begitu dekat dengan Jennie, dia sangat suka menggoda wanita itu dan membuat nga kesal bagi Joe ketika Jennie marah dan cemberut itu adalah wajah terlucu yang pernah dia lihat dan memberikan nya sedikit hiburan

__ADS_1


"Ya tuan ibu ku akan senang beryemu dengan anda, anda bisa menjumpainya kapan saja"


"Benarkah?". Joe tersenyun meledek


"Ya anda bisa kangsung melompat dari gedung ini dan anda akan menjumpai nya begitu sampai di atas sana". Jennie tersenyum menang


"Pfff... ". Beberapa orang di belakang menahan tawa mendengar dark Jokes itu


Bisa-bisa nya Jennie mengatakan itu dengan santai nya


"Kau menyuruh ku mati". Joe memberi tatapan tajam


"Tidak, kan tuan yang bilang ingin bertemu Ibu saya dia sudah di sana". Jennie berbicara melempar ledekan kepada pria itu


PLETAK!


"Ah sakit !". Jennie memegang kening nya yang terasa panas karena Joe menjitak nya


"Rasakan itu, kau sunggu tidak sopan". Joe merasa serba salah menyinggung ibu Jennie yang sudah tiada tapi dia juga kesal kareba wanita berani meledeknya


Mereka duduk bersampingan di sebuah tempat makan yang cukup nyaman, tempat itu tudak terlalu mewah tapi cukup untuk membuat seorang Joe untuk makan dengan nyaman


"Apakah kau benar-benar merancang sendiri bangunan itu tampan bantuan orang lain?". Jennie dan Joe duduk berdua dengan jarak yang cukup jauh dari orang lain


"Tentu saja kau meragukan ku?"


"Tidak-tidak aku hanya memastikan nya". Jennie makan sedikit terburu-buru hingga membuat bibir nya kotor dengan saus


Joe yang tabiat nya pembersih dan risih mengambil tissue dan menlap bibir itu tanpa seizin Jennie


"Kenapa kau makan seperti anak-anak Kenzo saja tidak seperti mu". Joe memarahi wanita itu seperti seorang kekasih

__ADS_1


Wajah Jennie memerah begitu saja hati nya begitu senang dengan perhatian pria itu


Kenapa Joe lebih mengesan kan dari oada biasanya dia sangat hangat dan penuh cinta, apa aku jatuh cinta dengan nya apa karena perubahannya saja ah dia sangat membingungkan saja


__ADS_2