
Setelah beberapa minggu setelah masalah mereka, Kevin dan Irene berpikir jika mereka sudah cukup untuk membereskan semua hal yang menggangguvmerrka
Sekarang Irene sedang hamil Kevin tidak akan mengambil waktu yang lama lagi dia akan menikahi wanita yang sangat dia cintai
"Sayang kau cantik sekali". Kevin memberi kecupan di kening Irene
Pria itu begitu terpukau dengan cantik nya istri nya memakau gaun putih yang sangat anggun, perut Irene masih sangat rata
Membuat lekuk tubuh nya terlihat begitu sempurna dia terlihat sepetti seorang putri raja
Kenzo kecil juga sangat terpukau melihat ibu nya itu
"Mama cantik"
Kenzo menyempil di antara kedua orang dewasa itu dia tiba-tiba masuk ke sana karena bosan menunggu di luar
"Son kenapa kau bisa masuk huh, kau mengganggu kami". Kevin berbicara dengan sebal, dia ingin menghabiskan waktu untuk Irene di sana
"Cih dia mama ku kenapa papa sangat menyebalkan"
Mereka saling menatap tajam satu dengan yang lain mengungkapkan kekesan dalam hati mereka
"Kalian !". Irene memisahkan kedua orang yang akan cekcok itu
Irene sudah terbiasa dengan tingkah kedua orang itu mereka bisa sangat akrab dan juga bisa tidak sejalan di waktu yang bersamaan
Kevin mundur dengan teratur begitu juga dengan Kenzo mereka berdua tentu tidak ingin melihat wanita cantik itu berubah menjadi monster
Belakangan ini Kevin itu sangat sibuk mengurus organisasi dan perusahaan nya
Ada pergerakan aneh yang tidak terdatabdi organisasi mereka jika itu Joe mereka sudah akan langsung tahu tapi tidak ada satu hal pun yang menyangkuy mereka
Dia bekerja terlalu banyak hingga dia sering begadang, selain itu dia langsung turun tangan untuk urusan pernikahan nya karena tidak ingin ads satu hal yang kurang karena akan mengganggu diri nya
Kenzo menatap Kevin sedikit sebal selain karena pria itu menghalangi nya untuk memeluk Irene dengan erat dia juga kesal karena pria itu tidak menemani nya bermain atau belajar belakangan ini
Kevin tahu dengan tatapam putra kecilnya itu, dia mendekati Kenzo begitu Irene masuk ke ruang gabti
"Hei Son apa kau marah pada ku"
__ADS_1
"Tidak, aku hanya kesal kau tidak menemani ku beljar belakangan ini, aku juga makin pendek karena tidak main basket"
Kevin tergelak dengan perkataan pria kecil itu, semakin pendek padahal Kenzo sudah tumbuh sekita 10 cm belakangan ini
Pria kecil berkembang dengan pesat dia semakin mirip dengan Joe membuat Kevin dan Irene selalu menggelengkan kepala mereka
Dua orang itu dapat menerima Kenzo walau snagat berat bagi Irene
Wanita itu sudah memaafkan masa lalu nya namun nyatanya tidak dari hati yang terdalam dia hanya akan memaafkan pria itu hanya karena Kenzo
"Jangan marah, begitu pernikahan mama mu dan aku selesai nanti kita akan pergi liburan oke"
Kenzo tampak berpikir "Tidak boleh karena aku akan ke tempat Ayah Jo, aku sudah berjanji pada mama dan Ayah"
"Yah apa boleh buat berarti kita akan bersama begitu kami kembali liburan tidak apa Son kami akan menjemput mu begitu kami kembali ". Kevin tersenyum licik Itu bagus dengan begitu aku bisa menghabiskan waktu ku hanya berdua dengan Irene
Pandangan Kenzo beralih pada beberapa oranh di luar ruangan disainer itu
Seperti nya teman-teman Irene sudah datang karena Irene ingin jika ke empat teman itu akan menjadi bridesmaid nya
"Kalian masuknlah Irene sedang mengganti baju nya" Kevin melirik Kenzo di sana "Son ayo kita keluar mama dan teman-teman nya akan ada urusan"
Sama sepeti Lea ke tiga teman lain nya juga demikian walau mereka bisa di bilang lebih penakut
"Pak ini semua data dan formulir yang anda minta". Suho memberi beberapa dokumen pada Kevin
Setelah beberapa lama mencari asisten yang pas akhirnya Suho lah yang terpilih pria itu cukup cerdas untuk bersanding dengan kepintaran pria itu
Sedangkan Justin sudah di pindahkan ke salah satu cabang besar yang di miliki Kevin pria itu cukup handal untuk menangani perusahaan besar itu
Kevin membuka setiap lembaran dokumen itu dan lagi-lagi ada data janggal yang sangat tidak akurat berhubungan dengan organisasi nya
Ah sial apa lagi ini siapa yang ingin bermain-main dengan ku. Kevin sedikit kesal tapi dia harus membuang sementara kekesalan nya itu
Hingga dirinnya dan Irene resmi menikah nanti dia sudah berjanji tidak akan mengundur nya
"Suho apa sudah ada data tentang pergerakan organisasi kita?"
"Chris sudah memberi laporan nya tuan dan anda juga bisa melihat nya kemarin, kami akan berusaha menangkap orang yang berani bermain-main dengan kita"
__ADS_1
"Irene kau cantik sekali...". Laura memuji Irene dengan mata berbinar "Pantas saja pak Kevin jatuh cinta dengan mu"
"Kau bisa saja". Irene tersipu malu
Ke empat teman nya memuji terlalu banyak membuat dia malu sendiri
Sementara empat wanita cantik itu juga sudah memakai gaun mereka masing-masing
Mereka tampak seperti peri yang mengelilingi putri kerajaan trrlihat sangat anggun
Desainer nya saja sampai menitik air mata dia kagum dengan karya nya karena lima wanita itu memuji hasil desain nha
"Terimakasih nona Irene anda sangat baik hati". Desainer itu kagum karena wanita dari seorang Kevin Bailey memiliki hati yang baik dan tidak angkuh
"umh Irene apa kau sedah selesai dengan masalah mu,? apa kau benar-benar sudah berdamai dengan mantan suami mu?". Seperti biasa Laura adalah orang yang akan membuat suatu obrolan walau terdengar sangat mengesal kan
Jennie dan Lea bahkan sudah menatap tajam wanita itu
"Aku tidak tahu, tapi aku tidak bisa terperangkap dengan masa lalu ku terus Kenzo terus tumbuh dan semakin mirip dengan nya jika aku tetap membenci nya mungkin saja aku akan membenci Kenzo karena mereka terlalu mirip". Irene menjawab pertanyaan sahabat nya itu tanpa terbeban sedikitpun
"Kami memutuskan untuk berdamai saja dan kami berteman semua itu demi Kenzo aku bahkan akan mengundang ke pernikahan kami untuk menghargai dia"
"Benarkah". Ke empat wanita itu terkejud begitu mendengar jika Irene mengundang mantan suami nya
Dan yang paling senang di sana adalah Lea dia tahu jika suami Irene belum bisa move on
Dia akan merencanakan satu hal yang sedikit kejam pengalaman saat kakak nya dulu di sakiti dia juga merasakan nya pada Irene
Jadi wanita itu akan memberikan sedikit pelajaran untuk pria seperti Joe, dia sangat tidak suka dengan pria seperti iu
Jennie tahu apa yang di pikirkan Lea hanya dengan melihat senyum miring iu
"Jadi kau ingin pakai sapu, tongat bisbol atau tangan kosong" . Jennie berbisik pelan hingga hanya mereka Lea yang dapat mendengar nya
"Kau lihat saja nanti sebaik nya kau menyediakan senjata mu juga". Lea juga berbisik pada wanita itu mereka sangat kompak untuk hal seperti itu hingga mereka tertawa kecil dengan rencana licik mereka
"memang kau kenal dengan nya?". Jennie sendiri belum mengenal.mantan suami Irene
"Ya aku pernah melihat foto nya saat Irene sedang check kehamilan ada foto di surat perceraian mereka"
__ADS_1