Angel Of Love

Angel Of Love
Maukah kawin lari denganku?


__ADS_3

Chris merasa sangat heran saat Adelia tiba-tiba datang ketempatnya dan memeluknya dengan erat.


"Hei, ada apa denganmu?"


"Tidak ada apa-apa." Adelia semakin mengencangkan pelukannya.


Dia ingin seperti itu sejenak untuk menikmati kehangatan tubuh Chris. Adelia mengingat kembali ide keluarganya untuk menjodohkannya dan hal itu membuatnya tidak mau kehilangan Chris, yang dia mau hanya pria itu saja dan dia tidak mau yang lainnya.


Chris hanya tersenyum dan emeluk Adelia, dia juga mengusap punggung Adelia dengan lembut. Dia tidak tahu ada apa dengan kekasihnya dia sangat senang Adelia bersikap manja seperti itu.


"Del." Chris menciumi pipi Adelia dengan lembut.


"Ya?"


Tanpa banyak bicara Chris menggendong tubuh Adelia dan membawanya menuju kearah sofa, Adelia berteriak kecil dan memeluk leher Chris dengan erat karena dia sangat kaget.


"Chris, apa yang mau kau lakukan?"


Chris segera duduk diatas sofa dan mendudukkan Adelia diatas pangkuannya, tangannya mulai terangkat dan mengelus wajah Adelia dengan lembut sedangkan sebuah senyuman menghiasi wajahnya.


"Chris, kau bisa membuatku jantungan." kata Adelia malu-malu.


"Oh yeah, aku tidak merasa begitu."


Adelia meraih tangan Chris dan meletakkan tangan pria itu didadanya tanpa ragu, dia melakukan itu tanpa maksud apa-apa.


"Kau rasakan, jantungku berdebar tidak karuan karena ulahmu."


Chris menatap Adelia dalam-dalam sedangkan tangannya masih berada di dada Adelia.


"Aku juga sama."


Chris segera menciumi bibir Adelia sedangkan tangannya mulai mengusap dada Adelia dari balik baju yang masih dipakai oleh Adelia.


Adelia terbelalak kaget saat Chris mulai membuka kancing kemejanya satu persatu dan dengan cepat Adelia menahan tangan ptia itu karena dia malu.


"Chris,jangan." cegahnya.


"Kenapa?"


"Nanti ada yang melihat."


"Tidak akan sayang."


Wajah Adelia memerah saat jari Chris sedikit menyentuh kulitnya, dia ingin menyembunyikan wajahnya tapi Chris kembali menciumi bibirnya.


Saat kancing kemeja Adelia sudah terbuka, tangan Chris tidak tinggal diam dan tangannya mulai mengelus dada Adelia yang tampak menantang.


Jantung Adelia semakin berdetak tidak karuan dan nafasnya mulai terasa berat karena ini pertama kalinya seorang pria menyentuhnya.


Chris menciumi wajahnya dan menciumi leher Adelia, dia juga menciumi bahu Adelia dan membuat tanda disana sedangkan Adelia mengigit bibirnya merasakan geli dikulitnya.


"Chris."


"Hm?"


Chris mulai menunduk dan menciumi dadanya sedangkan tangannya masih sibuk dengan dada lainnya.


"Bagaimana?"

__ADS_1


Adelia mengerang pelan saat Chris memasukkan tangannya kedalam penutup dadanya dan memainkan jarinya disana.


"Apa?" tanya Chris disela ciumannya.


Adelia berusaha mengumpulkan akal sehatnya dan mendorong kepala pria itu agar menjauh dari dadanya.


"Bagaimana jika keluargaku tidak menyetujui hubungan kita?" tanya Adelia dengan nafas yang berat


Chris mengangkat kepalanya dan menatap mata Adelia dalam-dalam, apa maksudnya dari ucapan Adelia?


Apa Adelia telah menceritakan hubungan mereka kepada keluarganya dan mereka tidak menyetujui hubungan mereka hingga membuat Adelia tampak aneh seperti itu?


Chris merapikan kemeja Adelia kembali dan mengancingkannya, dia rasa sudah cukup dan dia tidak mau dianggap ba**ngan oleh pacarnya itu.


"Kenapa kau bertanya begitu? Apa kau sudah mengatakan tentang hubungan kita?"


Adelia menggeleng dan memeluk leher Chris dengan erat.


"Tidak, hari ini aku pulang kerumah dan...?" Adelia sedikit ragu melanjutkan perkataannnya.


Apa Chris akan kaget saat dia mengatakan jika dia akan dijodohkan? Tapi dia tidak mau menyembunyikan hal ini pada Chris.


"Apa?"


"Orang tuaku mau menjodohkanku." katanya tanpa ragu.


Chris terbelalak kaget saat mendengarnya, apa Adelia menerima perjodohan itu?


"Lalu? Apa kau menerimanya?" tanya Chris penasaran.


Dia yakin Adelia tidak menerima perjodohan itu tapi dia juga sedikit takut, bagaimana jika Adelia dipaksa oleh keluarganya?


Chris langsung merasa lega, dia sangat senang Adelia bersikap tegas menolak perjodohan itu.


"Lalu, apa yang membuatmu kawatir?"


"Aku hanya takut mereka tidak menyetujui hubungan kita."


"Kenapa? Aku pria baik-baik, aku juga bukan suami orang."


"Kau menyebalkan! Karena kau terlalu tua untukku makanya aku kawatir mereka tidak akan setuju."


Chris mengusap punggung kekasihnya itu dengan lembut sedangkan sebuah senyuman menghiasi wajahnya.


"Jadi kau menyesal berhubungan denganku?"


"Tidak, bukan begitu."


Adelia membenamkan wajahnya keleher Chris dan mengigit leher pria itu dengan lembut, Chris memejamkan matanya dan menikmati bibir Adelia dilehernya.


"Chris, jika keluargaku tidak setuju dengan hubungan kita, maukah kau kawin lari denganku?" ajak Adelia tiba-tiba.


Mungkin dia sudah gila mengajukan tawaran itu tapi dia tidak mau berpisah dengan Chris.


"What?"


Chris langsung tertawa mendengar ajakan kekasihnya. Yang benar saja?


"Hei aku tidak mau ya dikira menculik anak gadis orang?"

__ADS_1


"Lalu? Kau ingin membuatku hamil?" tanya Adelia lagi.


Chris tidak bisa menahan diri lagi dan kembali tertawa terbahak-bahak. Hal itu membuat Adelia menjadi kesal, apa ada yang lucu?


"Chris, apa yang kau tertawakan?" tanyanya kesal.


Adelia mulai kesal dengan kekasihnya yang masih saja terus tertawa, dia mulai memukul-mukul bahu Chris tapi Chris tidak juga berhenti tertawa.


"Chris!!" wajahnya mulai terlibat marah.


Adelia semakin kesal, dia jadi malu karena ditertawakan oleh Chris. Apa dia sudah salah bicara?


"Kenapa kau begitu polos." ujar Chris disela-sela tawanya.


"Hei barusan bukannya kau mau?" tanya Adelia dengan ragu.


"Tidak sayang, aku tidak berniat melakukan itu."


Chris masih berusaha menghentikan tawanya.


Adelia sangat kesal dibuatnya, mana dia tahu, dia kira Chris akan melakukan hal itu tadi.


"Berhenti menertawakanku!" Adelia membuang wajahnya.


Chris terkekeh pelan dan mengusap punggung Adelia.


"Sory sayang, aku tidak bermaksud menertawakanmu."


Adelia masih membuang wajahnya dan masih kesal.


Chris memegangi wajah Adelia dan mengusapnya dengan pelan.


"Apa kau tidak pernah melakukan hal seperti itu dengan lelaki?" tanyanya.


"Chris,aku belum pernah berhubungan dengan laki-laki bahkan ciuman waktu itu adalah ciuman pertamaku."


"Benarkah?"


Adelia mengangguk.


Chris segera menarik Adelia kedalam pelukannya dan menciumi wajahnya.


"Dengarkan baik-baik, aku tidak akan melakukan hal hina seperti itu padamu. Jika keluargamu tidak setuju dengan hubungan kita maka aku akan mendapatkanmu dengan caraku. Aku juga tidak akan membawamu lari dan membuatmu hamil, aku yakin aku pasti bisa mendapatkanmu dengan caraku jadi percayalah padaku."


Adelia tersenyum didalam pelukan Chris.


"Janji ya."


"Tentu saja sayang, aku berjanji padamu."


Adelia melepaskan pelukannya dan menatap wajah tampan kekasihnya


"Uncle, I love you."bisiknya.


Chris tersenyum dengan menawan dan entah kenapa dia tidak marah lagi saat Adelia memanggilnya 'uncle'.


"I love you too my angel."


Mereka mulai berciuman dengan mesra, Adelia memejamkan matanya dan menikmati sensasi itu. Dia harap hubungan mereka akan baik-baik saja dan keluarganya menyetujui hubungan mereka.

__ADS_1


__ADS_2